Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Tarjih

Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah (Bagian I)

Zaki Setiawan, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 22 September 2026 18:54 WIB
Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah (Bagian I)
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Kajian Tarjih secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Selasa (24/6/2025). Kajian yang rutin diadakan ini menghadirkan Kepala Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) UMS, Imron Rosyadi. (Humas)

Bagian Pendahuluan

بِسْمِ االله الرَّحْمَنِ الرَّحيْمِ

لاَاِله الاّ االله وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِهِ الحَوْلُ وَالقُوَّة.ُ الحَمْدُاللهِ المُبْدِئِ لِلعَوَالِمِ وَالمُعِيْدِ الاَرْوَحَ اِلَى الأَجْسَامِ يَوْمَ القِيَامَة.ِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ وَاَفْضَلِ الْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى أَلِهِ أَجْمَعِيْن.َ

وَقَدْ وَرَدَ فِىالْحَدِيْثِ عَنْ عُمَرَ رَضِىَ االله عَنْهُ قَال:َ بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُولِ االله (صلعم) ذَاتَ يَومٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعَرِ لاَيُرَى عَلَيهِ اَثَرُ السَّفَرِ وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا اَحَدٌ حَتَّى جَلَسَ  ِلَى النَّبِىِّ  صلعم) فَاَسْنَدَ رُآْبَتَيْهِ اِلَى رُآْبَتَيْهِ وَوَضَعَ آَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَال:َ يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِى عَنِ الإِسْلاَم.ِ قَالَ رَسُوْلُ االله (صلعم): الإِسْلاَمُ اَنْ تَشْهَدَ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ االله وَاَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ االله وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِىَ الزَّآَاةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ اِنِ اسْتَطَعْتَ اِلَيْهِ سَبِيْلا.ً قَال:َ صَدَقْتَ فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُه.ُ قَال:َ فَاَخْبِرْنِى عَنِ الإِيْمَان.ِ قَال:َ اَنْ تُؤْمِنَ بِا للهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَآُتُبِهِ وَرَسُلِهِ وَالْيَومَ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدْرِ خَيْرِهِ وَشَرِّه.ِ قَالَ : صَدَقْت(الحديث رواه مسلم)

Arti :

Dengan menyebut Asma Allah yang maha pengasih dan penyayang

  1. Tiada tuhan selain Allah sendiri, tiada bersekutu dan dengan-Nyalahadanya daya-kekuatan. Segala puji untuk Allah yang menciptakan semua ‘alam dan yang mengembalikan ruh kepada jasadnya di hari Kiamat. Rahmat dan Salam semoga terlimpah pada junjungan Nabi Muhammad s.a.w. penutup para Nabi dan seutama-utamanya Utusan, serta pada sekalian keluarganya.
  2. Tersebut dalam hadist, dari shahabat ‘Umar r.a: “ Saat kami duduk padasuatu hari bersama-sama Rasulullah s.a.w. datanglah seorang laki-laki, putih bersih pakaiannya hitam bersih rambutnya, tak terkesan padanya tanda orang yang sedang bepergian dan tiada seorangpun diantara kami yang mengenalnya; kemudian ia bersimpuh dihadapan Nabi dengan merapatkan kedua lututnya pada kedua lutut Nabi dan meletakkan kedua telapak tangannya pada paha Nabi. Lalu ia berkata: ”Hai Muhammad, terangkanlah padaku tentang Islam!”. Nabi ةenjawab: ”Islam ialah engkau mempersaksikan: tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mengerjakan sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan pergi Haji bila kamu mampu melakukannya”. Kata orang itu: ”Benar engkau”. Maka kami terheran, kenapa ia bertanya lalu ia  Orang itu bertanya lagi: terangkanlah padaku tentang Iman!” Nabi menjawab: “Iman ialah bahwa engkau percaya akan Allah, malaikatnya, kitab- kitab-nya, Rasul-rasulnya, hari kemudian dan percaya akan takdir baik dan takdir buruk”. Orang itu berkata :” Benar engkau!”.(Hadist riwayat Muslim).

Penjelasan :

Bagian ini merupakan bagian pembukaan dari HPT. Muhammadiyah menegaskan bahwa Persyarikatan berlandaskan pada Aqidah Islam yang lurus. Muhammadiyah menyatakan bahwa Tiada Tuhan yang pantas disembah kecuali hanya Allah SWT.

Muhammadiyah tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun. Allah SWT yang menciptakan alam semesta dan membangkitkan manusia di Yaumul Ba’ats. Ini menjadi dasar Aqidah Persyarikatan. Sholawat dan Salam selalu terlimpah bagi Nabi Muhammada SAW, sahabat dan keluarga.

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim di Kitab Shohih Muslim. Hadits ini disampaikan oleh Sahabat Umar Bin Khattab RA. Pada suatu hari, Nabi Muhammad SAW sedang duduk dan berbincang dengan para sahabat kemudian didatangi oleh seseorang laki-laki.

Orang tersebut sangat aneh karena tidak dikenali oleh siapapun di majlis tersebut. Penampilannnya yang rapi, bersih dan rambut yang hitam tertata menambah rasa takjub,. Dia seperti bukan melakukan  perjalanan jauh. Laki-laki tersebut duduk bersimpuh menghadap Rasulullah SAW dan merapatkan kedua lututnya ke lulut Rasulullah SAW.

Dia bertanya mengenai Islam. Rasulullah SAW menjawab bahwa Islam ialah engkau mempersaksikan: tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mengerjakan sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan pergi Haji bila kamu mampu melakukannya”. Dia kemudian membenarkan. Laki-laki ini memang sungguh aneh.

Dia kemudian bertanya lagi mengenai Iman. Rasulullah SAW menjawab bahwa Iman ialah bahwa engkau percaya akan Allah, malaikatnya, kitab- kitab-nya, Rasul-rasulnya, hari kemudian dan percaya akan takdir baik dan takdir buruk”. Laki-laki tersebut melakukan lagi yaitu bertanya dan sekaligus membenarkan juga.

Jawaban Rasulullah SAW dari pertanyan pertama merupakan rukun Islam. Jawaban yang kedua dikenal dengan rukun Iman. Rasulullah SAW menjelaskan pada sahabat di hadits tersebut yang tertulis di kitab lain dengan redaksi lebih panjang.

Kitab tersebut yaitu Kitab Arbain An-nawawiyah. Laki-laki yang terasa janggal tersebut yaitu Malaikat Jibril. Hadits tersebut merupakan hadits ahad bukan mutawatir. Muhammadiyah memaparkan di HPT di bagian awal sebagai dasar Aqidah Islam di Muhammadiyah.

Muhammadiyah membahas aqidah tidak terlalu bertele-tele atau filosofis. Muhammadiyah tidak menggunakan ilmu kalam. Hal ini berbeda dengan Nahdlotul Ulama yang menggunakan model Asya-ariyah. Hal ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah lebih mengutamakan bayani dan burhani di bidang Aqidah.

Muhammadiyah lebih tertarik dengan pengembangan Islam yang terkait dengan kebutuhan masyarakat seperti Pendidikan dan Kesehatan. Hal ini menunjukkan modernitas Muhammadiyah karena ternyata selaras pula dengan filsafat pendidikan John Dewey. Maka tidak mengherankan jika ada yang mengatakan bahwa Muhammadiyah lebih cenderung gerakan daripada pemikiran.

Berita Terbaru

Majelis Tarjih Muhammadiyah Perluas Kajian Zakat hingga Hasil Pengelolaan SDA

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan bentuk usaha dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) membuat pembahasan mengenai zakat terus berkembang. Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Muhammadiyah melalui Hasil...

Hukum Penambahan Doa Saat Sujud dalam Perspektif Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di kalangan masyarakat muslim terdapat banyak perbedaan dalam pelaksanaan salat, terkhusus dalam hal doa. Ada beberapa pendapat yang menyatakan diperbolehkannya membaca doa selain doa...

Kajian Tarjih UMS Bahas Hukum Kewajiban Suami Memberi Nafkah pada Istri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Kajian Tarjih Online dengan menghadirkan Yayuli,  Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. Kajian tarjih kali ini secara spesifik membahas...

Hukum Pemakaian Media Komunikasi dan Aplikasi Digital Menurut Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi menimbulkan perbedaan pandangan dalam memutuskan hukum muamalah era sekarang. Merespons hal itu, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberi pandangan dengan menghadirkan dosen Fakultas...

Kajian Tarjih UMS Bahas Fikih tentang Batasan Aurat Perempuan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Melanjutkan pembahasan mengenai batasan-batasan aurat perempuan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kembali Kajian Tarjih Online dengan mengangkat tema “Aurat & Jilbab Menurut Majelis Tarjih...

Kajian UMS Bahas Hukum Perceraian dari Perspektif Tarjih Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali hadir menyelenggarakan Kajian Tarjih Online. Pada kesempatan ini Yayuli hadir menjadi narasumber dengan mengangkat tema “Gugatan Cerai Istri atas...

Kajian Tarjih Online UMS Bahas Fikih Makanan Halal

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan Kajian Tarjih Online dengan tema “Fikih Makanan Halal Perspektif Tarjih” pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Isman,...

Kajian UMS Bahas Puasa Sunnah Sesuai Tarjih Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengadakan Kajian Tarjih Online bersama Imron Rosyadi dengan tema “Puasa Sunnah yang Disyariatkan menurut Tarjih Muhammadiyah”. Materi yang disampaikan...

Kajian Tarjih Online UMS Bahas Fatwa Aurat dan Jilbab

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih Online dengan tema “Aurat dan Jilbab Menurut Fatwa Tarjih”, Selasa (28/5/2025). Kajian ini menghadirkan narasumber Mahasri...

Kajian UMS Ulas Fikih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih edisi ke-196 dengan tema “Fikih Makanan Halal (Perspektif Tarjih)” pada Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini menjadi ruang...

Fatwa Muhammadiyah: Percepat Salat Demi Ringankan Jemaah Tidak Dibenarkan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih secara daring dengan menghadirkan Imron Rosyadi sebagai narasumber. Dalam kajian kali ini, pembahasan difokuskan pada tema...

Kajian Tarjih UMS Bahas Perbedaan Pandangan Bacaan Rakaat Ketiga dan Keempat Salat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perbedaan pandangan terkait bacaan surat pada rakaat ketiga dan keempat salat wajib menjadi pembahasan utama dalam Kajian Tarjih yang digelar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)...