
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan keagamaan, serta keterlibatan seluruh warga sekolah.
Hal itu disampaikan Humas SD Muhammadiyah 1 Surakarta, Dwi Jatmiko, dalam program Dinamika Pendidikan di Radio Mentari FM, Rabu (16/9/2026). Siaran yang berlangsung pukul 13.30–14.20 WIB di Studio Radio Mentari FM tersebut mengangkat tema “Manajemen Amal Usaha Muhammadiyah”.
Jatmiko menjelaskan, loyalitas di lingkungan pendidikan merupakan wujud menjaga amanah dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah. Guru, siswa, keluarga, dan seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab masing-masing dalam membangun budaya pendidikan yang positif.
“Loyalitas bukan sekadar bertahan di sebuah lembaga. Loyalitas harus diwujudkan dalam tindakan nyata, kedisiplinan, kebersamaan, dan kesediaan memberikan yang terbaik,” ujarnya. Ia menambahkan, nilai tersebut juga memiliki landasan keagamaan, salah satunya QS An-Nahl ayat 97 yang menjelaskan janji kehidupan baik dan balasan bagi orang beriman yang mengerjakan kebajikan.
Baitul Arqam
Di SD Muhammadiyah 1 Surakarta yang berdiri sejak 1935, penerapan nilai-nilai tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Di antaranya Baitul Arqam, pengajian Jumat malam, pengajian keluarga, serta apel pagi yang dimulai pukul 06.45 WIB.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan dan rasa handarbeni atau rasa memiliki terhadap sekolah. “Kalau kebiasaan baik dilakukan secara konsisten, lama-kelamaan akan menjadi budaya. Dari budaya itulah karakter warga sekolah terbentuk,” katanya.
Menurut Jatmiko, kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai oleh sekolah secara mandiri. Dukungan guru, siswa, orang tua, dan masyarakat diperlukan agar budaya pendidikan yang berkualitas dapat tumbuh bersama.
Karena itu, loyalitas perlu dimaknai sebagai komitmen kolektif untuk menjaga mutu pendidikan, bukan sekadar keterikatan pada sebuah lembaga. “Memajukan pendidikan adalah kerja bersama. Semua harus mengambil peran sesuai tanggung jawabnya. Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah diorkestra pemimpin yang melalui penjenjangan perkaderan yang sangat disiplin dan sangat sistematis bukan tergantung sinten,” tuturnya.
Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...
Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan. Diskusi mengusung...
Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...
Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...
Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...
Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....
BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga
JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...
Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...
Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...
Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...
UMS Bekali Pemuda Karang Taruna Jajar Keterampilan Las Listrik
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali pemuda Karang Taruna RW VIII Kampung Kraton Ulo, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Surakarta,...
Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Peran Pers Berkemajuan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pers harus ditempatkan sebagai pilar keempat demokrasi. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam...






