Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 17 September 2026 16:21 WIB
Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Humas SD Muhammadiyah 1 Surakarta, Dwi Jatmiko, dalam program Dinamika Pendidikan di Radio Mentari FM, Rabu (16/9/2026). Siaran yang berlangsung pukul 13.30–14.20 WIB di Studio Radio Mentari FM tersebut mengangkat tema “Manajemen Amal Usaha Muhammadiyah”. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan keagamaan, serta keterlibatan seluruh warga sekolah.

Hal itu disampaikan Humas SD Muhammadiyah 1 Surakarta, Dwi Jatmiko, dalam program Dinamika Pendidikan di Radio Mentari FM, Rabu (16/9/2026). Siaran yang berlangsung pukul 13.30–14.20 WIB di Studio Radio Mentari FM tersebut mengangkat tema “Manajemen Amal Usaha Muhammadiyah”.

Jatmiko menjelaskan, loyalitas di lingkungan pendidikan merupakan wujud menjaga amanah dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah. Guru, siswa, keluarga, dan seluruh warga sekolah memiliki tanggung jawab masing-masing dalam membangun budaya pendidikan yang positif.

“Loyalitas bukan sekadar bertahan di sebuah lembaga. Loyalitas harus diwujudkan dalam tindakan nyata, kedisiplinan, kebersamaan, dan kesediaan memberikan yang terbaik,” ujarnya. Ia menambahkan, nilai tersebut juga memiliki landasan keagamaan, salah satunya QS An-Nahl ayat 97 yang menjelaskan janji kehidupan baik dan balasan bagi orang beriman yang mengerjakan kebajikan.

Baitul Arqam

Di SD Muhammadiyah 1 Surakarta yang berdiri sejak 1935, penerapan nilai-nilai tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan pembiasaan. Di antaranya Baitul Arqam, pengajian Jumat malam, pengajian keluarga, serta apel pagi yang dimulai pukul 06.45 WIB.

Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan dan rasa handarbeni atau rasa memiliki terhadap sekolah. “Kalau kebiasaan baik dilakukan secara konsisten, lama-kelamaan akan menjadi budaya. Dari budaya itulah karakter warga sekolah terbentuk,” katanya.

Menurut Jatmiko, kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai oleh sekolah secara mandiri. Dukungan guru, siswa, orang tua, dan masyarakat diperlukan agar budaya pendidikan yang berkualitas dapat tumbuh bersama.

Karena itu, loyalitas perlu dimaknai sebagai komitmen kolektif untuk menjaga mutu pendidikan, bukan sekadar keterikatan pada sebuah lembaga. “Memajukan pendidikan adalah kerja bersama. Semua harus mengambil peran sesuai tanggung jawabnya. Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah diorkestra pemimpin yang melalui penjenjangan perkaderan yang sangat disiplin dan sangat sistematis bukan tergantung sinten,” tuturnya.

Berita Terbaru

Wayang dari Sak Semen Jadi Media Edukasi Lingkungan di Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah untuk mencegah kerusakan lingkungan melalui media wayang berbahan...

Prof. Aidul Fitriciada Azhari Jelaskan Putusan MK tentang Ijazah Gibran

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara syarat pendidikan dan dokumen...

Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Salurkan 12 Tangki Air ke Boyolali

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta bersama Lazismu KL RS PKU Muhammadiyah Surakarta, PDAM Surakarta, dan sejumlah pihak menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak...

Umrah ke Tanah Suci, Dwi Jatmiko Bawa Pengalaman Spiritual

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Menunaikan ibadah umrah menjadi pengalaman spiritual sekaligus pembelajaran mendalam bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, Dwi Jatmiko. Dai Champions Standardisasi...

KBIH Al Kautsar Muhammadiyah Kelas Klego Gelar Manasik Haji Bagi 101 Calon Jemaah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Kautsar Muhammadiyah Kabupaten Boyolali sukses menggelar praktik manasik haji mandiri untuk kelas Klego, Ahad (4/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tekankan Bahaya Bullying pada Acara MES Surakarta & Asbisindo Goes to School

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta turut ambil bagian dalam memeriahkan agenda Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Goes to School...

Dari Solo ke Forum Asia Pasifik, Mahasiswa UMS Angkat Isu Sampah Pangan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Isu pengurangan food loss and food waste tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga beririsan dengan keadilan pangan, perubahan iklim, dan kebijakan publik....

Pemkot Solo-Transid Kolaborasi Aktifkan Perpustakaan Kampung dan Taman Cerdas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemerintah Kota Solo menjalin kerja sama dengan komunitas Transid untuk mengoptimalkan perpustakaan kampung dan taman cerdas sebagai ruang literasi warga. Kolaborasi tersebut ditandai...

Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...

Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan.  Diskusi mengusung...