
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berpotensi memperkuat penerimaan negara dari sektor komoditas.
Namun, kebijakan tersebut perlu didukung transparansi, kepastian teknis, dan komunikasi publik yang memadai agar tidak menimbulkan ketidakpastian di kalangan pelaku usaha.
Menurut Akbar, kebijakan tersebut lahir dari kebutuhan pemerintah untuk menekan praktik manipulasi volume ekspor dan permainan invoice yang selama ini berpotensi mengurangi penerimaan devisa negara. “Motif utamanya adalah menyelamatkan potensi income negara. Kita seharusnya mendapat imbal hasil yang cukup besar dari komoditas kita,” jelasnya, Selasa (9/6/2026).
Ia menuturkan Indonesia memiliki posisi strategis dalam perdagangan komoditas global, termasuk batu bara. Dengan sistem transaksi yang lebih transparan, potensi penerimaan negara dari sektor ekspor dapat meningkat secara signifikan.
Akbar menilai manipulasi invoice menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian. Dalam sejumlah kasus, nilai maupun volume ekspor yang dilaporkan tidak sesuai dengan transaksi sebenarnya sehingga mengurangi potensi devisa yang masuk ke dalam negeri.
Menurutnya, penguatan devisa sangat penting bagi perekonomian nasional, terutama saat nilai tukar rupiah menghadapi tekanan. Cadangan devisa yang kuat dapat menjadi penyangga untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengurangi dampak kenaikan biaya impor.
“Cadangan devisa itu menjadi sangat penting. Ketika mata uang terdepresiasi, belanja impor menjadi lebih mahal. Kita butuh devisa yang cukup besar sebagai buffer agar perekonomian tetap berjalan lancar,” ujarnya.
Jangan Tergesa-gesa
Meski memiliki tujuan positif, Akbar mengingatkan implementasi kebijakan ekspor satu pintu tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. Pelaku usaha masih membutuhkan kejelasan terkait mekanisme hubungan antara eksportir, pembeli internasional, dokumen perdagangan, hingga karakteristik masing-masing komoditas.
Ia menilai ketidakjelasan aturan teknis berpotensi memunculkan sentimen negatif di kalangan pelaku usaha maupun investor. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kepercayaan pasar dan aktivitas bisnis secara keseluruhan. Karena itu, pemerintah perlu memastikan kebijakan yang diterapkan memiliki kepastian hukum, mekanisme bisnis yang jelas, serta didukung sosialisasi yang memadai.
Akbar juga menyoroti potensi dampak terhadap eksportir swasta. Menurutnya, pelaku usaha cenderung mengambil sikap menunggu apabila regulasi belum disertai petunjuk teknis yang rinci. Sikap tersebut dapat memengaruhi aktivitas perdagangan dan berdampak pada dinamika ekonomi nasional.
Sementara bagi UMKM, dampak kebijakan diperkirakan tidak dirasakan secara langsung karena fokus utamanya berada pada ekspor komoditas. Namun, gejolak pasar yang muncul akibat ketidakpastian kebijakan tetap dapat berpengaruh terhadap biaya produksi, nilai tukar, maupun iklim usaha secara umum.
Sebagai rekomendasi, Akbar menyarankan pemerintah memperpanjang masa transisi sebelum menerapkan kebijakan secara penuh. Ia juga mengusulkan pembentukan tim pengawas ekspor untuk memastikan kesesuaian antara komoditas yang dikirim dengan dokumen perdagangan yang dilaporkan.
Selain itu, komunikasi publik dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan kebijakan. Pemerintah perlu menyampaikan tujuan, mekanisme, dan tahapan implementasi secara jelas agar tidak menimbulkan spekulasi maupun kebingungan di kalangan pelaku usaha.
Akbar menegaskan kebijakan ekspor satu pintu dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat penerimaan negara apabila dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...
Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...
UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer
SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...
PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji
GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...
Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...
Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...
Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...
Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...
Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...
Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...
Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...
Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...






