Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 15 Juni 2026 22:38 WIB
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi tradisi Malam Satu Suro.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut tetap harus ditempatkan dalam bingkai tauhid agar tidak bergeser menjadi praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Isman, menjelaskan bahwa dalam Tuntunan Seni Budaya Muhammadiyah berdasarkan Putusan Munas Tarjih ke-27 Tahun 2010 di Malang, kebudayaan dipahami sebagai hasil cipta, karsa, dan rasa manusia.

“Setelah Malam Satu Suro dipahami secara utuh struktur dan objeknya, Muhammadiyah menilai tradisi tersebut dengan menjadikan agama sebagai sumber nilai kebudayaan,” ujar Isman saat ditemui, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, seni dan budaya berada dalam wilayah muamalah dunyawiyah yang pada dasarnya diperbolehkan selama tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan syariat. Karena itu, tradisi budaya tidak bisa diterima begitu saja, tetapi perlu diuji berdasarkan nilai-nilai agama.

Menurut Isman, hubungan antara Satu Suro dalam kalender Jawa dengan bulan Muharam dalam Islam dapat dipahami sebagai bentuk transformasi budaya. Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, sedangkan Satu Suro berkembang sebagai ekspresi budaya Jawa setelah berinteraksi dengan tradisi Islam.

“Pekerjaan rumah berikutnya adalah bagaimana transformasi budaya itu melahirkan demistifikasi, yaitu upaya menghilangkan elemen mitos, takhayul, bid’ah, dan khurafat,” katanya.

Campur Aduk Agama dengan Budaya

Ia menilai persoalan muncul ketika Malam Satu Suro diyakini memiliki kesakralan khusus atau kekuatan mistis tertentu. Keyakinan semacam ini berpotensi mencampuradukkan agama dengan budaya dan dapat mengarah pada praktik yang tidak sejalan dengan dakwah Muhammadiyah.

Isman menegaskan masyarakat tetap dapat melestarikan tradisi selama fungsinya sebagai ekspresi budaya, sarana silaturahmi, media pendidikan, atau penguatan identitas sosial. Batasannya terletak pada orientasi tradisi tersebut. Jika sebuah tradisi dilakukan untuk mencari keselamatan, kekuatan gaib, atau keberkahan dari selain Allah, maka hal itu harus ditinggalkan.

Dalam membedakan budaya yang dapat diterima dengan praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam, ia menyebut setidaknya ada tiga aspek yang perlu diuji, yakni tujuan tradisi, nilai atau keyakinan yang terkandung, serta bentuk praktik yang dijalankan.

Tradisi yang bertujuan sosial dan kultural masih dapat diterima. Namun, keyakinan terhadap kekuatan supranatural selain Allah bertentangan dengan prinsip tauhid.

Terkait ritual seperti tirakatan, kirab pusaka, atau aktivitas mencari berkah saat Malam Satu Suro, Muhammadiyah mengambil pendekatan akomodatif-transformatif. Unsur budaya yang bernilai sosial dan edukatif masih dapat dipertahankan, tetapi orientasinya perlu diarahkan sesuai ajaran Islam.

Memasuki bulan Muharam, Isman mengingatkan umat Islam agar lebih fokus pada keutamaan bulan tersebut sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, termasuk puasa Asyura pada 10 Muharam, meningkatkan ibadah, dan memperkuat ketakwaan, bukan meyakini Satu Suro sebagai malam yang memiliki kekuatan mistis tersendiri. “Budaya dapat dipelihara sebagai warisan sosial, tetapi agama tetap menjadi sumber nilai dan pedoman dalam menilai setiap tradisi,” ujarnya.

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...