Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Klanceng Edufarm UMS Bidik Pasar Global Usai Raih Juara Nasional

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 24 Juli 2026 18:08 WIB
Klanceng Edufarm UMS Bidik Pasar Global Usai Raih Juara Nasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Prestasi Tim Klanceng Edufarm Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) menjadi pijakan untuk memperluas pengembangan usaha. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi Tim Klanceng Edufarm Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) menjadi pijakan untuk memperluas pengembangan usaha.

Setelah meraih Juara 1 Business dan Juara 2 Proposal kategori Budidaya, tim kini membidik peningkatan kapasitas produksi hingga pasar internasional. Klanceng Edufarm merupakan startup agribisnis yang digagas mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS.

Tim ini beranggotakan Hibatulloh Al-Mubarok, Oyan Sugiyanto, Wildan Iskandar, Riski Aldiansyah, dan Athifah Fabanyo yang mengembangkan budidaya lebah klanceng berbasis edukasi dan pelestarian lingkungan.

Hibatulloh Al-Mubarok mengatakan Klanceng Edufarm lahir pada Agustus 2024 dari keinginan memaksimalkan potensi lebah klanceng di Indonesia yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui penyerbukan.

“Kami ingin menghadirkan usaha yang tidak hanya menjual madu, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan pemberdayaan kepada masyarakat. Karena itu, sejak awal kami membangun Klanceng Edufarm sebagai bisnis yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya saat ditemui, Jumat (24/7/2026).

Berbeda dengan usaha madu pada umumnya, Klanceng Edufarm tidak hanya memproduksi madu premium, tetapi juga mengembangkan inovasi Dual Chamber Trigona Hive System (DCTHS) untuk meningkatkan efektivitas budidaya. Lebah klanceng yang tidak memiliki sengat juga dimanfaatkan sebagai media edukasi bagi anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum.

Prestasi Tim Klanceng Edufarm Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) menjadi pijakan untuk memperluas pengembangan usaha.

Prestasi Tim Klanceng Edufarm Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) menjadi pijakan untuk memperluas pengembangan usaha. (Humas)

Perkembangan usaha tersebut pun terus meningkat. Hingga kini Klanceng Edufarm telah memiliki lebih dari 200 koloni lebah, melayani lebih dari 600 pelanggan di berbagai daerah, membangun sembilan reseller, bekerja sama dengan empat mitra, serta membukukan omzet kumulatif sekitar Rp140 juta.

Hibatulloh menjelaskan keikutsertaan tim dalam Studentpreneur Bootcamp MCEBI yang digelar pada 17–18 Juli 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang bukan semata mengejar prestasi. Program tersebut dimanfaatkan sebagai ruang belajar untuk memvalidasi model bisnis, memperluas jejaring, serta memperoleh masukan dari mentor, praktisi, dan akademisi.

Masukan dari para mentor semakin menguatkan arah pengembangan Klanceng Edufarm. Tim didorong memperkuat hilirisasi produk, meningkatkan nilai tambah melalui inovasi, serta membangun ekosistem usaha yang menghubungkan peternak, konsumen, dunia pendidikan, dan pelestarian lingkungan.

Berbekal capaian tersebut, Klanceng Edufarm kini menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari menambah jumlah koloni budidaya, memperluas jaringan reseller dan mitra di berbagai daerah, membangun pusat edukasi budidaya lebah klanceng, hingga membuka cabang di sejumlah wilayah strategis sebagai persiapan memasuki pasar ekspor.

Keberhasilan mahasiswa UMS itu juga mendapat dukungan Wakil Rektor III UMS, Mutohharun Jinan. Menurutnya, bisnis yang memiliki daya saing adalah usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan.

Melalui pembinaan kewirausahaan yang terus diperkuat, UMS berkomitmen melahirkan lebih banyak startup mahasiswa yang inovatif dan berdampak. Kisah Klanceng Edufarm menjadi bukti bahwa mahasiswa UMS mampu membangun bisnis berkelanjutan yang kompetitif di tingkat nasional sekaligus memiliki visi bersaing di pasar global.

Berita Terbaru

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...