
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di Ballroom Hotel Alana, Colomadu, Karanganyar, Selasa (21/7/2026).
Momentum tersebut menjadi penanda lahirnya dokter-dokter yang diharapkan unggul secara akademik, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 79 calon dokter yang terdiri atas 20 laki-laki dan 59 perempuan mengikuti prosesi pengambilan sumpah. Dengan pelantikan ini, jumlah lulusan dokter FK UMS sejak berdiri pada 2004 mencapai 1.743 orang, terdiri atas 551 dokter laki-laki dan 1.192 dokter perempuan.
Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, mengucapkan selamat kepada seluruh dokter yang resmi diambil sumpahnya. Menurutnya, profesi dokter merupakan perpaduan antara profesionalisme, ibadah, dan pengabdian kepada kemanusiaan.
“Atas nama universitas, saya menyampaikan tahniah dan selamat kepada dokter yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya untuk kemudian diterjunkan kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Harun menyampaikan empat pesan kepada para dokter baru. Pertama, menjadikan profesi sebagai bagian dari ibadah kepada Allah Swt. Kedua, melandasi setiap pengabdian dengan niat yang ikhlas. Ketiga, tidak melupakan jasa orang tua. Keempat, senantiasa menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua.
“Di dalam profesi dokter ada pengabdian. Pengabdian itu amalkan dengan niat lillahi ta’ala sebagai fondasi penting untuk mengantarkan Anda menjadi profesional. Sekalipun sudah menjadi dokter, tetaplah hormat, tetap tawadhu kepada orang tua, karena ridha Allah bergantung pada ridha orang tua,” pesannya.
Ia juga menyampaikan perkembangan UMS yang kini memiliki 85 program studi mulai jenjang doktor, magister, profesi, hingga sarjana. Selain itu, UMS tengah mengajukan pembukaan Program Doktor Kedokteran sebagai bagian dari penguatan pendidikan tinggi di bidang kesehatan.

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di Ballroom Hotel Alana, Colomadu, Karanganyar, Selasa (21/7/2026). (Humas)
Harun menambahkan, UMS terus berkontribusi dalam pengembangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), termasuk melalui pendampingan sejumlah perguruan tinggi serta kiprah alumni yang dipercaya memimpin berbagai PTMA di Indonesia.
Sementara itu, Dekan FK UMS, Flora Ramona Sigit Prakoeswa, menyampaikan Angkatan LIX menjadi lulusan pertama yang diambil sumpahnya setelah FK UMS meraih akreditasi internasional penuh selama delapan tahun.
“Hari ini Anda menjadi dokter pertama yang mengucapkan sumpah setelah FK UMS memperoleh akreditasi internasional penuh selama delapan tahun. Capaian ini menjadikan FK UMS sebagai fakultas kedokteran swasta pertama di Indonesia dan institusi kedua setelah Universitas Indonesia yang meraih pengakuan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan tingkat kelulusan Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter (UKNPPD) mencapai 98,7 persen untuk kelompok besar, yang menjadi salah satu capaian tertinggi sepanjang sejarah fakultas.
Flora mengingatkan bahwa gelar dokter bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat. “Hari ini Anda memperoleh gelar. Hari ini pula Anda menerima sebuah tanggung jawab. Jalankan keduanya dengan profesionalisme, kerendahan hati, dan kasih sayang,” pesannya.
Mewakili orang tua dan wali, AKBP (Purn.) Suhar menyampaikan apresiasi kepada FK UMS atas dedikasinya mendidik mahasiswa selama kurang lebih enam tahun. Ia mengingatkan bahwa sumpah dokter bukan sekadar seremonial, tetapi janji moral kepada Tuhan, profesi, masyarakat, dan hati nurani.
“Jadilah dokter yang tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga mampu menghadirkan harapan. Dokter yang ilmunya bermanfaat, tutur katanya menenangkan, dan kehadirannya membawa kebaikan bagi setiap pasien yang ditemui,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan dokter baru, dr. Farhan Dhio Yanuarsyah, mengajak seluruh sejawat menjadikan profesi dokter sebagai jalan pengabdian. Ia mengangkat filosofi Jawa Memayu Hayuning Bawana yang dipadukan dengan nilai-nilai Muhammadiyah sebagai pedoman menjalankan profesi.
Mengutip pesan K.H. Ahmad Dahlan, Farhan menegaskan bahwa profesi dokter harus dijalankan dengan semangat melayani.
“Hidup kita setelah ini bukan untuk memperkaya diri, melainkan menjadi pelindung dan perawat keselamatan bagi semesta. Bagi kita, profesi ini adalah jalan pengabdian. Ilmu kita ada untuk membesarkan nilai kemanusiaan dan dakwah kesehatan, bukan alat mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.
Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...
Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...
Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...
Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...
Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...
Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...
Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...
Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional
MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...
FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...
Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...
FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....
Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...






