Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 23 Juli 2026 16:17 WIB
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip mushaf Al-Qur'an peninggalan Kasunanan Surakarta yang diperkirakan berusia lebih dari 200 tahun.

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip mushaf Al-Qur’an peninggalan Kasunanan Surakarta yang diperkirakan berusia lebih dari 200 tahun.

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal internasional ZAD Al-Mufassirin Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026 melalui artikel berjudul Manuscript of the Qur’an of the Kasunan Palace of Surakarta (coded MAA.001): A Historical-Philological Study of Writing Errors and Their Implications for Interpretation.

Penelitian ini mengkaji manuskrip mushaf berkode MAA.001 yang tersimpan di Perpustakaan Masjid Agung Kasunanan Surakarta dengan memadukan pendekatan filologi, kodikologi, paleografi, dan ilmu qira’at.

Berdasarkan hasil kajian, manuskrip tersebut diperkirakan ditulis pada rentang 1780–1820 Masehi, ketika tradisi intelektual Islam berkembang di lingkungan Keraton Surakarta. Temuan tersebut semakin menguatkan posisi manuskrip sebagai salah satu warisan penting dalam sejarah perkembangan ilmu Al-Qur’an di Nusantara.

Tim peneliti menemukan sejumlah kesalahan penyalinan (scribal errors) pada Surah At-Taubah ayat 81, 83, dan 84. Kesalahan itu berupa perubahan huruf maupun harakat yang berpotensi memengaruhi makna ayat apabila tidak ditelaah secara ilmiah.

Ainur Rhain menegaskan bahwa temuan tersebut bukan berasal dari perbedaan qira’at yang sahih, melainkan kesalahan teknis yang terjadi saat proses penyalinan manuskrip.

“Warisan manuskrip Al-Qur’an Nusantara bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga sumber pengetahuan yang sangat berharga untuk memahami perjalanan transmisi Al-Qur’an di Indonesia. Kajian ilmiah seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga keakuratan teks Al-Qur’an sekaligus melestarikan khazanah intelektual Islam Indonesia,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip mushaf Al-Qur'an peninggalan Kasunanan Surakarta yang diperkirakan berusia lebih dari 200 tahun.

Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip mushaf Al-Qur’an peninggalan Kasunanan Surakarta yang diperkirakan berusia lebih dari 200 tahun.

Selain itu, penelitian juga menemukan adanya percampuran penggunaan rasm imlā’ī dengan rasm ‘Utsmānī serta inkonsistensi ortografi pada beberapa bagian manuskrip. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa standardisasi penyalinan mushaf di Nusantara pada akhir abad ke-18 belum berlangsung secara seragam.

Menurut Ainur Rhain, variasi penulisan yang ditemukan lebih mencerminkan dinamika sejarah transmisi teks daripada menunjukkan adanya perbedaan bacaan Al-Qur’an.

Penelitian tersebut juga mengungkap bahwa manuskrip tidak hanya berfungsi sebagai mushaf untuk ibadah, tetapi juga menjadi media pembelajaran Al-Qur’an, simbol legitimasi religius Kesunanan Surakarta, sekaligus pusat transmisi ilmu keislaman di lingkungan Masjid Agung Surakarta.

Hal itu diperkuat dengan keberadaan catatan pinggir (marginal notes) yang menunjukkan manuskrip tersebut aktif digunakan dalam kegiatan pembelajaran, proses tashih, hingga kajian Al-Qur’an pada masanya.

Ainur Rhain menilai penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pelestarian manuskrip Islam di Indonesia. Kajian tahqiq, menurutnya, diperlukan untuk memastikan keaslian teks, merekonstruksi sejarah perkembangan ilmu Al-Qur’an di Nusantara, sekaligus menjadi dasar penyusunan edisi kritis manuskrip dan kebijakan konservasi naskah kuno.

Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi rujukan bagi akademisi, filolog, pemerhati manuskrip, maupun lembaga pelestarian budaya dalam mengembangkan studi manuskrip Al-Qur’an Nusantara. Penelitian itu juga menunjukkan bahwa tradisi keilmuan Al-Qur’an di Jawa telah berkembang secara dinamis dan memiliki jaringan intelektual yang kuat dengan pusat-pusat keilmuan Islam dunia sejak akhir abad ke-18.

Berita Terbaru

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...