Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Muslimah Kaffah Tak Perlu Pusingkan Standar Dunia Maya

Genis, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 20 Maret 2025 15:27 WIB
Muslimah Kaffah Tak Perlu Pusingkan Standar Dunia Maya
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Seiring waktu media sosial semakin membentuk standar kecantikan, kesuksesan, dan kebahagiaan yang kerap tak realistis. Fenomena ini menjadi sorotan dalam Kajian Nisa' bertajuk “Muslimah Kaffah: Jangan Mau Disetir Sosmed”. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Seiring waktu media sosial semakin membentuk standar kecantikan, kesuksesan, dan kebahagiaan yang kerap tak realistis. Fenomena ini menjadi sorotan dalam Kajian Nisa’ bertajuk “Muslimah Kaffah: Jangan Mau Disetir Sosmed”.

Kajian ini menghadirkan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Nasyiatul Aisyiyah (NA) Sukoharjo Ustazah Ninin Karlina, S.Ud., yang membahas bagaimana media sosial memengaruhi persepsi diri seorang muslimah, serta pentingnya kembali kepada nilai-nilai Islam dalam menentukan standar hidup.

Dalam materi yang disampaikan, Ninin menguraikan bagaimana media sosial berperan besar dalam membentuk persepsi perempuan terhadap dirinya sendiri. Standardisasi kecantikan, tren gaya hidup, hingga pencapaian yang kerap dipamerkan di dunia maya acap kali menciptakan tekanan sosial bagi muslimah.

”Media sosial juga memengaruhi cara berpakaian, pola pikir, hingga cara muslimah menempatkan diri dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, eksistensi di dunia maya dapat menggeser nilai-nilai Islam yang seharusnya menjadi pedoman utama,” ungkapnya Rabu, (19/3/2025).

Seiring waktu media sosial semakin membentuk standar kecantikan, kesuksesan, dan kebahagiaan yang kerap tak realistis. Fenomena ini menjadi sorotan dalam Kajian Nisa' bertajuk “Muslimah Kaffah: Jangan Mau Disetir Sosmed”.

Seiring waktu media sosial semakin membentuk standar kecantikan, kesuksesan, dan kebahagiaan yang kerap tak realistis. Fenomena ini menjadi sorotan dalam Kajian Nisa’ bertajuk “Muslimah Kaffah: Jangan Mau Disetir Sosmed”. (Humas)

Dalam kajian yang berlangsung di Masjid Fadhlurrahman Kampus 1 UMS itu, Ninin menekankan pentingnya memiliki kesadaran digital dan tidak serta-merta menjadikan media sosial sebagai satu-satunya tolok ukur kebahagiaan dan kesuksesan.

Sebagai upaya untuk tetap teguh dalam prinsip Islam di tengah arus digital, ia membahas beberapa langkah strategis, di antaranya:

* Membangun kesadaran digital, dengan memahami bahwa tidak semua yang populer di media sosial mencerminkan kebenaran atau harus diikuti

* Menggunakan media sosial secara bijak, menjadikannya sebagai sarana untuk menyebarkan kebaikan dan bukan sekadar ajang pamer

* Memperkuat pemahaman agama, agar standar hidup tetap berlandaskan pada nilai-nilai Islam, bukan pada tren yang cepat berubah

* Menjaga privasi dan kehormatan diri, dengan tidak mudah mengumbar kehidupan pribadi demi mendapatkan validasi sosial

Kajian Nisa’ yang digelar pada hari Jumat (14/3/2025) ini dapat menjadi awal dari diskusi yang lebih luas mengenai peran muslimah dalam menghadapi tantangan zaman. Ninin berharap, materinya dapat memberikan manfaat bagi muslimah dalam membangun kehidupan yang selaras dengan ajaran Islam, tanpa terpengaruh standar dunia maya yang semu.

Berita Terbaru

Kajian Maulid Nabi, Pesan Cinta Rasulullah untuk Generasi Z

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta menggelar kajian dan doa bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa...

Pengajian Ahad Pagi Masjid An Nuur Tekankan Keteladanan Rasulullah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Masjid An Nuur di Jalan Biak Gang II Nomor 15, Kepatihan Wetan, Jebres, Solo, menggelar pengajian Ahad pagi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad...

Mensyukuri Kemerdekaan dengan Amal Saleh, Ini Pesan Dai MUI di Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan melalui penguatan iman, ketakwaan, dan amal...

Pengajian Kauman Bahas Makna Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Doa bukan sekadar bacaan yang dilafalkan setelah Salat, tetapi menjadi wujud penghambaan sekaligus pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan Allah Swt....

Kajian Ahad Subuh Barokah Masjid Sidodadi Perkuat Iman dan Ukhuwah Jemaah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pajang bersama Pengurus Takmir Masjid Sidodadi Pajang, Laweyan, kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Subuh Barokah, Ahad (26/7/2026). Kegiatan...

Kupas Tafsir Al-Baqarah 155-157, Dosen UMS Jelaskan Makna Ujian Hidup

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ujian hidup kerap dipahami sebagai tanda ketidaksukaan Tuhan kepada manusia. Padahal, dalam perspektif Islam, ujian justru dapat menjadi bentuk kasih sayang Allah...

Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...

Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...

Iman dan Takwa Jadi Kunci Keberkahan Kampung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan kajian bertema “Kunci Kampung yang Berkah dan Bahagia” dalam Salat Subuh...

Doa sebagai Penyembuh: Sembuhkanlah Sakitmu dengan Dahsyatnya Kekuatan Doa

Di tengah dunia yang semakin bising, manusia modern sesungguhnya sedang memikul banyak luka yang tidak selalu tampak oleh mata. Ada tubuh yang sakit karena kelelahan,...

Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam...

Tafsir atau Tafsir-Tafsir-an? Bahaya Belajar Agama Tanpa Guru di Era Digital

Ada satu perubahan yang pelan-pelan terjadi dalam cara manusia memahami agama—dan sering kali luput disadari. Hari ini, belajar agama terasa semakin mudah. Cukup membuka TikTok,...