Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 11 Mei 2026 15:42 WIB
Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam Pengajian Rutin Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) di Madrasah Diniyah depan Masjid Jami' Kampung Sewu Solo, Minggu (10/5/2026).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam Pengajian Rutin Aisyiyah yang diselenggarakan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) di Madrasah Diniyah depan Masjid Jami’ Kampung Sewu Solo, Minggu (10/5/2026).

“Setiap masalah pasti ada solusinya dari langit, jika kita mau kembali pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Kita buka Surah At-Talaq ayat 2, ‘Dan siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya jalan keluar,'” kata Dwi Jatmiko.

Menurutnya, setiap orang tidak terlepas dari masalah dalam hidupnya. Orang beriman harus berani menghadapinya sambil meningkatkan ketakwaan dan berserah diri kepada Allah. “Dari kepasrahan dan usaha tersebut, Allah akan memberikan rezeki yang tak terduga. Kita buka Surah At-Talaq ayat 3, ‘Dan Dia memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,'” ujarnya.

Guru Pendidikan Agama Islam SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta itu juga mengajak jamaah memahami Surah Al-Anfal ayat 29 sebagai penguat bahwa orang beriman yang bertakwa akan diberikan furqan, yakni kemampuan membedakan antara yang benar dan salah.

“Setiap persoalan kehidupan sejatinya bisa diselesaikan dengan meningkatkan ketakwaan. Baik laki-laki maupun perempuan, kaya ataupun miskin, pejabat maupun rakyat biasa, seluruhnya memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pertolongan Allah Swt. melalui ketakwaan,” urainya.

Dwi Jatmiko yang juga anggota Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Kota Surakarta itu menjelaskan, selain membawa kemakmuran, ketakwaan mampu menghadirkan ketenteraman dalam kehidupan sosial masyarakat, terutama dalam lingkup keluarga. Sebaliknya, perilaku maksiat dan keingkaran dapat mengundang berbagai musibah, kemiskinan, hingga kehancuran suatu negeri.

Ia merujuk Surah Al-Isra ayat 16 yang menjelaskan kehancuran sebuah negara dapat terjadi akibat kedurhakaan penduduknya, terutama ketika kemewahan membuat manusia lalai terhadap perintah Allah. “Semoga dengan istiqamah mengikuti pengajian mampu memperkuat iman, memperbaiki akhlak, serta menjadikan ketakwaan sebagai fondasi membangun bangsa yang damai, makmur, dan penuh keberkahan,” ucapnya.

Berita Terbaru

Tafsir atau Tafsir-Tafsir-an? Bahaya Belajar Agama Tanpa Guru di Era Digital

Ada satu perubahan yang pelan-pelan terjadi dalam cara manusia memahami agama—dan sering kali luput disadari. Hari ini, belajar agama terasa semakin mudah. Cukup membuka TikTok,...

Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...

Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...

Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an

Pendidikan  kesabaran  (ṣabr)  sebagai  salah  satu  nilai  fundamental  dalam  Al-Qur’an  sangat penting   untuk   pengembangan   karakter   manusia,   terutama   dalam   konteks   pendidikan. Pendidikan  karakter  sebaiknya  diterapkan  sejak ...

Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?

Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...

Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....

Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an

Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...

Memahami Al-Qur’an di Era Modern: Pentingnya Pendekatan Kontekstual dalam Kehidupan Kontemporer

Al-Qur’an merupakan hidup bagi umat Islam sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak mengatur hubungan manusia dengan tuhan-Nya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dalam...

Mengupas Bahasa Langit Secara Membumi: Sebuah Artikel tentang Ilmu Tafsir Al-Qur’an

Daftar IsiApa Itu Ilmu Tafsir?Sejarah Singkat: Dari Lisan Nabi hingga Era DigitalRagam Pendekatan TafsirTafsir di Era Kita: Relevansi di Tengah Laju ZamanTafsir sebagai Perjalanan SpiritualDaftar...

Relevansi Tafsir Kontemporer dalam Isu Kesetaraan Gender

Perkembangan wacana keislaman di era modern menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami Al-Qur’an secara lebih kontekstual. Hal ini terutama terlihat dalam pembahasan isu gender dan...

Membaca Tafsir Al-Qur’an di Era Teknologi: Adaptasi dan Relevansi

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara memahami ajaran agama. Salah satu perubahan yang paling signifikan terlihat...

Ketentuan Fidyah dan Qadha Puasa dalam Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan jauh, atau usia lanjut, Islam...