PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan keras tersebut dilayangkan Menkomdigi Meutya Hafid saat memimpin inspeksi ke kantor operasional Meta di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Langkah ini diambil lantaran platform di bawah naungan Meta seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp dinilai belum optimal dalam menanggulangi gelombang judi online, disinformasi, ujaran kebencian, hingga fitnah yang meresahkan masyarakat.
Dosen mata kuliah Hukum Siber Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Wardah Yuspin, menilai negara memiliki peran strategis untuk memastikan platform digital dalam mematuhi regulasi nasional demi melindungi kepentingan publik.
Ia menjelaskan secara yuridis, negara memiliki kewenangan konstitusional dalam mewakili kepentingan masyarakat luas saat berhadapan dengan korporasi digital raksasa. Hal ini mencakup perlindungan data pribadi yang kini kedudukannya telah diakui sebagai bagian dari hak asasi manusia (HAM).
“Dalam konsep hukum, kepentingan orang banyak itu bisa diwakili oleh negara. Termasuk dalam konteks perlindungan data pribadi yang sekarang sudah menjadi hak asasi manusia,” ujar Wardah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (11/3/2026).
Lebih lanjut, dosen FHIP UMS ini menyoroti pergeseran geopolitik global yang kini ditentukan oleh penguasaan informasi. Menurutnya, data telah menjadi komoditas paling berharga melebihi sumber daya alam konvensional. “Sekarang bukan lagi siapa pemilik minyak yang menguasai dunia, tetapi siapa yang menguasai data,” tegasnya.
Karena itu, upaya pemerintah memastikan kepatuhan platform digital terhadap regulasi nasional menjadi penting untuk menjaga kepentingan publik di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat. Laporan Profil Internet Indonesia 2025 dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 229,43 juta orang pada semester pertama 2025.

Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan keras tersebut dilayangkan Menkomdigi Meutya Hafid saat memimpin inspeksi ke kantor operasional Meta di Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Humas)
Terkait aspek legal di tanah air, Wardah menilai substansi regulasi digital Indonesia, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sebenarnya sudah mengalami berbagai penyempurnaan yang cukup baik. Namun, ia menggarisbawahi bahwa tantangan utama bukan lagi pada tataran teks undang-undang, melainkan pada eksekusi di lapangan.
“Substansi aturan kita sebenarnya sudah cukup bagus, tetapi persoalan sering kali ada pada penegakannya,” kata Wardah. Ia menambahkan bahwa kendala implementasi sering muncul akibat pemahaman aparat terhadap aturan turunan yang belum sepenuhnya jelas.
Ia juga menyoroti pentingnya integrasi sistem data nasional sebagai fondasi tata kelola digital yang lebih kuat. Menurut Wardah, penerapan kebijakan digital, termasuk pengawasan platform global maupun pembatasan usia pengguna, akan sulit berjalan secara efektif jika sistem data nasional belum terintegrasi secara menyeluruh.
“Untuk membatasi atau memverifikasi data pengguna itu sebenarnya membutuhkan satu data yang terhubung. Sementara saat ini, data kependudukan kita masih belum sepenuhnya tersentral dan belum terkoneksi dengan baik,” katanya.
Kondisi tersebut, menurut Wardah, membuka celah dalam manipulasi identitas dalam berbagai aktivitas platform digital, mulai dari pembuatan akun media sosial hingga verifikasi pengguna. Karena itu, penguatan sistem Satu Data nasional menjadi penting agar kebijakan digital pemerintah dapat diterapkan secara lebih efektif.
Wardah menambahkan bahwa penguatan regulasi harus berjalan seiring dengan peningkatan literasi digital masyarakat. Tanpa kesadaran yang kuat mengenai pentingnya perlindungan data pribadi, kedaulatan digital akan sulit terwujud di tengah pesatnya ekonomi berbasis data. “Kita harus benar-benar berhati-hati dengan data pribadi, karena siapa yang menguasai data, dia memiliki kekuatan besar dalam dunia digital,” tutur Wardah.
Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...
Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...
UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...
UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....
UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...
Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...
Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...
Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...







