Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 15 Juni 2026 22:11 WIB
UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kali ini, UMS menggelar pelatihan pengembangan model pembelajaran bagi guru-guru Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, guna mendorong lahirnya pembelajaran PAUD yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai perkembangan anak.

Program bertajuk Pengembangan Model Pembelajaran Guru-Guru IGABA Klaten Tengah Menjadi Guru yang Inovatif dan Kreatif itu diikuti 61 guru PAUD yang tergabung dalam IGABA Klaten Tengah. Kegiatan dikemas dalam bentuk ceramah edukatif, workshop, praktik pembelajaran, hingga pendampingan langsung.

Ketua tim pengabdian, Siti Nurina Hakim, menjelaskan program ini dilatarbelakangi masih terbatasnya akses guru PAUD terhadap pelatihan pengembangan pembelajaran. “Sebagian besar guru memiliki pengalaman mengajar cukup lama, tetapi belum banyak memperoleh kesempatan mengikuti workshop atau pelatihan yang berkaitan dengan pembelajaran kreatif dan inovatif di PAUD,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan tersebut membuat sebagian guru masih menerapkan metode pembelajaran konvensional yang cenderung berpusat pada guru dan kurang memberi ruang eksplorasi bagi anak.

Komunikasi Efektif

Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Materi yang diberikan meliputi psikologi perkembangan anak usia dini, komunikasi efektif dengan anak, model pembelajaran kreatif, penggunaan media pembelajaran berbasis lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAUD.

Salah satu narasumber, Soleh Amini Yahman, menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam proses belajar anak usia dini. Menurutnya, guru perlu memahami bahwa kemampuan berpikir anak masih berkembang sehingga penyampaian materi harus sederhana dan penuh empati.

“Guru perlu menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak, menjaga kontak mata, serta menyampaikan instruksi dengan lembut agar anak merasa nyaman dalam belajar,” katanya.

Tak hanya menerima materi teori, peserta juga diajak praktik membuat media pembelajaran kreatif dari bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar, seperti kardus bekas, sedotan, dan gelas plastik. Pendekatan ini diharapkan membuat guru mampu menghadirkan pembelajaran menarik tanpa bergantung pada alat yang mahal.

Peserta juga diperkenalkan dengan model pembelajaran di beberapa negara seperti Jepang, Finlandia, dan Taiwan yang lebih menitikberatkan pada penguatan karakter, keterampilan hidup, serta perkembangan sosial-emosional anak dibandingkan pembelajaran akademik yang terlalu dini.

Peningkatan Kompetensi Guru

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru setelah mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, aspek inovasi pembelajaran meningkat dari rata-rata 65,2 menjadi 82,4. Kreativitas guru naik dari 67,8 menjadi 85,1, sedangkan kemampuan penggunaan media pembelajaran meningkat dari 63,5 menjadi 80,6.

Tim pengabdian menilai capaian tersebut menunjukkan pelatihan dan pendampingan yang diberikan efektif dalam memperkuat kapasitas guru PAUD.

Para peserta pun menyambut positif kegiatan ini. Sejumlah guru mengaku memperoleh perspektif baru dalam memahami karakter anak dan menerapkan metode pembelajaran yang lebih menyenangkan. “Kami jadi lebih memahami bahwa setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda. Selama ini kami sering fokus pada hasil, padahal proses belajar anak juga sangat penting,” ujar salah satu peserta.

Melalui program ini, UMS berharap guru-guru PAUD, khususnya yang tergabung dalam IGABA Klaten Tengah, terus mengembangkan pembelajaran yang humanis, kreatif, dan selaras dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.

Selain meningkatkan kompetensi guru, program pengabdian ini juga ditargetkan menghasilkan publikasi ilmiah, dokumentasi video pembelajaran, serta model pengembangan pembelajaran PAUD berbasis psikologi pendidikan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...