Ismuba merupakan singkatan dari Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab, istilah yang digunakan dalam pembelajaran Agama Islam di sekolah Muhammadiyah. Ada enam mata Pelajaran (maple) di dalam Ismuba yakni, Fikih, Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Tarikh, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab. Pembelajaran Ismuba bila dikembangkan bukan saja hanya diajarkan untuk siswa, tetapi bisa juga diajarkan kepada warga sekolah, seperti yang dilakukan di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo. Penanaman nilai- nilai Ismuba di implementasikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di amal usaha Muhammadiyah (AUM) sekolah.
Dalam tulisan ini, saya akan mengulas model penanaman nilai Ismuba pada tenaga kependidikan (biasa di sebut juga karyawan) SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat. Program kegiatan penanaman nilai Ismuba ini rutin dilakukan dengan menggelar kajian yang membahas seputar Ismuba. Tenaga Kependidikan (karyawan) sekolah terdiri dari pegawai tata usaha, penjaga sekolah dan tenaga kebersihan. Kajian karyawan yang dibimbing oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) diadakan sepekan sekali dengan model yang saya gambarkan sebagai berikut:
Pertama, tilawah dan tahsin bersama
Karyawan sekolah mambaca bersama surat-surat pendek dengan menggunakan nada nahawand. Nada nahawand yang merupakan ciri sekolah Muhammadiyah, diajarkan kepada karyawan sekolah, dimulai dari surat pendek. Kemudian, secara bergilir karyawan sekolah membaca satu atau dua ayat dari Al Qur’an dengan dibenarkan tahsinnya oleh guru Agama.
Kedua, kultum dari karyawan
Karyawan sekolah yang sudah terjadwal, menyampaikan kultum berupa ayat atau hadis yang dikaitkan dengan pengalaman kehidupan sehari-hari. Tema materi tidak ditentukan, memilih sendiri sesuai dengan keinginan pemberi kultum. Sesi ini menjadi tempat berlatih menyampaikan kebaikan bagi sesama teman karyawan sekolah dan memupuk rasa kekeluargaan satu diantara lain.
Ketiga, materi inti Ismuba
Guru PAI sebagai pembimbing kajian memberikan materi seputar Ismuba. Materi Ismuba dipilihkan sesuai prioritas kebutuhan, misalnya seperti dalam mapel Fikih bab salat dan wudu, mapel Al-Qur’an ayat-ayat yang berhubungan dengan meningkatkan semangat ibadah (fadhilah amal), mapel Kemuhammadiyahan dipilihkan pengenalan organisasi Muhammadiyah. Materi tersebut terjadwal dipelajari secara bergantian setiap pekan.
Keempat, sharing dan tanya jawab
Sesi yang keempat, dipersilahkan bagi peserta kajian untuk bertanya seputar keagamaan, yang kemudian ditanggapi oleh guru PAI. Pertanyaan bisa berupa masalah fikih, atau bacaan al Qur’an atau permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Sesi ini menjadi yang paling ditunggu oleh peserta kajian sebagai kesempatan berharga untuk bertanya seputar Agama Islam. Kegiatan diakhiri dengan berdoa bersama dan penekanan simpulan materi oleh guru PAI.
Model penanaman nilai-nilai Ismuba dengan metode seperti yang telah digambarkan diatas, memiliki kelebihan tersendiri. Model ini menempatkan Tenaga Kependidikan sebagai subjek atau sebagai pembelajar. Tentu harapannya dengan pengembangan model demikian, keilmuan dan semangat ibadah karyawan sekolah (AUM) bisa bertambah lebih baik dan tentunya semangat ber-Muhammadiyah akan bertumbuh lebih baik.
TKA Bukan Momok
Tes Kemampuan Akademik (TKA) dirancang sebagai instrumen asesmen yang menjalankan tiga fungsi utama, yaitu assessment of learning untuk menggambarkan capaian belajar peserta didik, assessment for...
Berbuka atau Balas Dendam? Ancaman Lonjakan Gula Darah di Bulan Ramadan
Azan Magrib berkumandang. Dalam hitungan menit, meja dipenuhi kolak, es buah, sirup, kurma berlumur madu, gorengan, dan minuman manis berwarna mencolok. Setelah hampir 13 jam...
Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang
Ramadan selalu membawa perubahan ritme. Masjid lebih hidup, silaturahmi lebih hangat, dan malam terasa lebih panjang. Namun, di banyak rumah, perubahan itu juga berarti satu...
Penerapan KHGT, Babak Baru Peradaban Kalender Islam
Di era modern ini, hampir seluruh dunia sepakat menggunakan kalender berbasis matahari, yakni Kalender Gregorian. Pergantian hari ditetapkan pada pukul 00.00, dan pergantian bulan serta...
Evolusi Sistem Asesmen Pendidikan di Indonesia: Dari UN hingga TKA
Perjalanan sistem ujian di Indonesia mencerminkan dinamika kebijakan pendidikan nasional yang terus berupaya mencari format terbaik untuk mengukur dan meningkatkan mutu pendidikan. Sejak kemerdekaan hingga...
Membangun Ranting dan Cabang Muhammadiyah Unggulan
Ada banyak sorotan dan kritik yang menurut saya penting berkaitan dengan kondisi Muhammadiyah di abad kedua ini. Salah satu yang menonjol adalah kritik tentang krisis...
Saat Mimpi Seorang Anak Patah di Ujung Tali
Pagi itu seharusnya seperti pagi lain bagi seorang anak berusia sepuluh tahun. Usia di mana dunia masih dipenuhi warna pensil, tawa teman sekolah, dan mimpi...
Pesan Mbah Moen pada Guru: Lelah Itu Datang Saat Niat Mulai Bergeser
Banyak guru hari ini mengajar dengan tubuh di kelas, tetapi hatinya tertinggal di rumah kelelahan. Bukan hanya lelah fisik karena jam mengajar, administrasi, dan tuntutan...
Guru Honorer vs Petugas MBG: Saat Kelayakan Gaji Menjadi Cermin Kejanggalan Sosial
Di ruang publik Indonesia hari ini, muncul perbandingan yang terasa menampar nurani: gaji guru honorer kerap kalah dari petugas MBG (Makan Bergizi Gratis). Bukan untuk...
Behavioral Addiction: Saat Pornografi Ubah Cara Kerja Otak Manusia
Daftar IsiBehavioral Addiction dalam Psikologi ModernOtak yang Terlatih pada Stimulus InstanKesehatan Mental dan Relasi yang TergangguAl-Qur’an dan Penjagaan KesadaranKecanduan sebagai Masalah KesadaranMembebaskan Otak, Mengembalikan MartabatTidak...
Indonesia Darurat Kesehatan Mental
Masyarakat Indonesia saat ini banyak mengalami permasalahan yang mendera. Kenakalan remaja yang tiada henti sepeprti tawuran antar-pelajar, bullying, geng motor dan perilaku lainnya menjadi berita...
Guru Bukan Penjaga Toko, Tapi Penjemput Masa Depan
Sekolah swasta tidak hidup dari “menunggu”, tetapi dari “menjemput”. Ini kenyataan yang kadang pahit, namun harus diakui bersama, terutama oleh para guru. Di tengah persaingan...






