Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Mohamad Ali: Ismuba, Roh Penggerak Sekolah Muhammadiyah

Sholahuddin, Editor: Sholahuddin
Sabtu, 22 Maret 2025 10:11 WIB
Mohamad Ali: Ismuba, Roh Penggerak Sekolah Muhammadiyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Kaprodi PAI UMS, Muhammad Zakki Azani (kiri) dan Anggota Majelis Pendidikan PDM Kota Solo, Abdul Hakam Faruq (kanan), saat menjadi narasumber pada peluncuran buku "Merambah Teorisasi Pendidikan Agama Islam" di Balai Muhammadiyah Kota Solo, belum lama ini. (Istimewa).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Mohamad Ali, meluncurkan buku barunya berjudul Merambah Teorisasi Pendidikan Agama Islam. Saat meluncurkan buku itu, Mohamad Ali menegaskan bahwa Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (Ismuba) bukan sekadar mata pelajaran biasa, namun merupakan roh penggerak sekolah Muhammadiyah.  Ismuba menjadi salah satu topik yang dibahas di buku tersebut.

Mohamad Ali mengatakan, para guru Ismuba juga bukan guru profesional semata, pada saat bersamaan, para guru itu punya tugas untuk mengembangkan misi Persyarikatan. “Makanya [pelajaran] Ismuba harus selalu didorong agar menjadi energi penggerak sekolah. Guru dan kepala sekolah sebagai implementator nilai-nilai Ismuba,” tegas Mohamad Ali saat menjadi keynote speaker pada acara peluncuran bukunnya di Aula Balai Muhammadiyah Kota Solo, Senin (24/2/2024).

Cover buku karya Mohamad Ali (Diomedia).

Peluncuran buku tersebut juga dibarengi dengan pengukuhan pengurus KKG-MGMP Ismuba di sekolah Muhammadiyah dari tingkat SD hingga tingkat SMA. Selain dihadiri para guru Ismuba, acara tersebut juga mengundang kepala sekolah Muhammadiyah di Kota Solo. Pada momentum tersebut, Mohamad Ali meminta para guru selalu meluangkan waktu untuk “bernapas” sejenak dengan membaca, mendiskusikan konsep-konsep, khususnya  konsep di dunia pendidikan. Dengan terus memberi asupan pengetahuan baru, para guru Ismuba akan mampu membuat improvisasi dalam mengajar. “Perubahan sebesar apa pun, selalu diawali dari konsep-konsep. Tanpa ada konsep baru, maka dalam mengajar pun tidak akan ada hal-hal baru,” lanjut Ali.

Ali mengajak para guru Ismuba mempelajari konsep-konsep baru tentang Pendidikan Agama Islam (PAI) yang ada dalam buku tersebut. Dalam buku tersebut juga mengulas soal pendekatan tasawuf dalam pembelajaran PAI. Dia menjelaskan, kajian-kajian tasawuf di Persyarikatan ini masih kering. Padahal, kalau Muhammdiyah mau melakukan pendalaman agama, bisa berpijak kepada tasawuf. Tasawuf yang dia maksud bukan dalam konteks tariqah, namun menjadikan tasawuf sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan. Setiap aktivitas adalah pendakian spiritual yang menjadi perspektif dalam hidup manusia. Jadi saat para guru ini mengajar, lanjut dia, kalau perspektifnya materialisme, sekadar mencari uang, maka saat menghadapi sedikit masalah, yang muncul adalah keluhan-keluhan. Tapi bila perspektifnya adalah pendakian spiritual, transendensi, maka akan ada kegembiraan-kegembiraan dalam bekerja. “Hidup akan lebih bermakna jika kita melihat dalam perspektif tasawuf,” jelas dosen di Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini.

Para guru Ismuba sekolah Muhammadiyah di Kota Solo saat mengikuti diskusi peluncuran buku (Istimewa).

Sebagai pembahas dalam peluncuran buku ini adalah anggota Majelis Pendidikan PDM Kota Solo, Abdul Hakam Faruq HS, serta Kaprodi PAI UMS, Muhammad Zakki Azani.  Abdul Hakam sangat mengapresasi peluncuran buku tersebut. Dia mengatakan, buku ini merupakan hasil perenungan dan penghayatan penulis, Mohamad Ali, baik sebagai praktisi di pendidikan Muhammadiyah maupun sebagai cendekiawan di Prodi PAI UMS. Dengan latar belakang seperti itu, Abdul Hakam menilai wajar bila sang penulis mampu membuat redaksi buku yang luar biasa dan berbobot. Di antara berbagai teori yang dicoba dikawinkan dalam buku tersebut, Abdul Hakam terhenyak karena penulis buku juga menggunakan pendekatan tasawuf Al-Qur’an. Terbitnya buku ini akan menjadi sumbangan penting bagi pembangunan peradaban manusia. Buku itu nyawa peradaban. Peradaban tak akan hidup tanpa buku. Buku karya Mohamad Ali ini hasil karya intelektual luar biasa. “Semoga [isi bukunya] bisa diimplementasikan dalam ranah nyata,” tegasnya.

Latar Belakang Penulis

Sedangkan Muhammad Zakki Azani dalam forum tersebut memberi tip cara memahami isi sebuah buku. Selain mendalami latar belakang sang penulis, pembaca buku juga perlu membaca kata pengantar dan pendahuluan. Karena di dalam bagian tersebut, pembaca akan menemukan kata-kata kunci penting isi buku. Pembaca juga mengetahui latar belakang masalah dan tujuan penulisan buku sekaligus mengetahui ringkasan visi penulisnya. Zakki Azani mengatakan, keringnya pemahaman tentang teori PAI akan mengakibatkan kering pula improvisasinya, serta akan monoton dalam pembelajaran. Karena itu, buku karya Mohamad Ali ini akan memperkaya pemahaman guru terhadap PAI, sehingga khazanah lama tentang PAI yang tidak sesuai perlu disegarkan dengan teori PAI terkini. Melalui buku tersebut, Mohamad Ali merintis jalan teori PAI dengan model peta pemikiran. Jadi, teorisasi itu adalah pemetaan pemikiran untuk mendekati PAI. “Ini masih sifatnya penjajagan, pengembangan teori, belum nenjadi to-be,” jelasnya. Hal ini masih menjadi tesis sementara yang nanti akan menjadi antitesis sehingga akan melahirkan tesis baru.

Menurut Zakki, buku yang diterbitkan oleh Diomedia ini merupakan perenungan panjang penulisnya yang merupakan jalan sunyi yang ditempuh dalam hidupnya. “Semoga kita bisa menangkap spirit ilmu dalam buku tersebut, seraya terus mempertahankan tradisi membaca dan menulis,” jelasnya.

Usai para pembahas menguraikan isi buku, acara kemudian dilanjutkan diskusi.  

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...