Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Tajuk

Membangun Paradigma Berkemajuan di Muhammadiyah…

Sholahuddin, Editor: Sholahuddin
Jumat, 29 Desember 2023 09:36 WIB
Membangun Paradigma Berkemajuan di Muhammadiyah…
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - sumber: pwmu.co

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo berkomitmen membawa persyarikatan sebagai organisasi yang unggul dan maju. Komitmen tersebut menjadi keputusan resmi Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah Solo, 20 Mei 2023 lalu. Hasil itu kemudian diterjemahkan lebih detail melalui rapat kerja pimpinan daerah I Muhammadiyah Kota Solo pada 12 Agustus 2023.

Terminologi unggul dan maju dipilih karena menjadi kebijakan makro Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Pada visi jangka panjang persyarikatan (2005-2025), pada periode Muktamar ke-48 ini, Muhammadiyah salah satunya bervisi menciptakan sistem gerakan yang unggul.

Menariknya, tak hanya menetapkan visi unggul dan maju, Muhammadiyah Kota Solo juga merumuskan indikator kinerja organisasi secara terukur melalui key performance indicator (KPI). Setidaknya ada tujuh program prioritas yang ingin dicapai. Masing-masing prioritas itu sudah ada KPI-nya. Penetapan KPI ini menarik karena akan menjadi ukuran kinerja secara kuantitatif.  KPI biasanya diberlakukan di organisasi bisnis sebagai ukuran keberhasilan organisasi yang kemudian diadopsi di persyarikatan. Tentu saja, selain ukuran kuantitatif, perlu juga dirumuskan pendekatan kualitatif atas pencapaian pelaksanaan program kerja. Dengan demikian pencapaian kinerja PDM Kota Solo akan lebih komprehensif: kuantitif dan kualitatif.

Predikat unggul dan maju tersebut bukan hanya untuk amal usaha Muhammadiyah (AUM), tapi juga diaplikasikan di basis akar rumput persyarikatan, yaitu di Pimpinan Muhammadiyah Ranting (PRM), Pimpinan Muhammadiyah Cabang (PCM) dan masjid. Akar rumput harus terus dirawat karena menjadi basis tegaknya persyarikatan.

Kualifikasi unggul dan maju menjadi keniscayaan. Secara kuantitatif, AUM di Solo cukup banyak, sejak dari bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Muhammadiyah—dan Aisyiyah tentunya—adalah organisasi kemasyarakatan yang paling banyak mengelola amal usaha di Kota Solo. Sebagai amal usaha yang berbasis pada layanan kepada masyarakat, keunggulan dan kemajuan menjadi syarat penting agar AUM itu menjadi pilihan masyarakat.

Reposisi

Seperti yang dikemukakan Ketua Majlis Pendidikan PDM Kota Solo, Mohamad Ali, sekolah-sekolah Muhamamadiyah harus melakukan reposisi dari sekolah medioker (tengahan, rata-rata) menjadi sekolah excellent (unggul). Tanpa reposisi, sekolah Muhammadiyah akan ditinggalkan masyarakat. Ali berharap sekolah di bawah persyarikatan harus saling berkolaborasi, bekerja sama untuk meraih predikat unggul tersebut.

Sebenarnya pernyataan Mohamad Ali tidak hanya berlaku di AUM sekolah, melainkan berlaku di semua AUM. Apalagi saat ini banyak amal usaha persyarikatan harus bersaing dengan usaha sejenis yang dikelola pemerintah maupun organisasi lain. Tanpa reposisi menuju keunggulan, sekali lagi, AUM tak akan jadi pilihan masyarakat. Ikhtiar untuk terus maju, maju dan maju menjadi spirit Muhammadiyah yang diwariskan K.H. Ahmad Dahlan. Spirit itu yang harus terus kita perjuangkan bersama.

Risalah Islam Berkemajuan memberi landasan etik bahwa dalam segala hal Muhammadiyah harus terus berorientasi kepada kemajuan. Islam adalah agama yang mendorong kemajuan. Kemajuan bukan hanya untuk warga persyarikatan, yang lebih penting lagi untuk warga bangsa, bahkan warga dunia.

Amal usaha yang maju lahir dari kader Muhammadiyah yang berpikiran maju pula. Amal usaha sejatinya adalah gerakan praksis pemikiran. Untuk itu, paradigma pemikiran berkemajuan harus terus dinyalakan. Tanpa pemikiran maju, sulit rasanya meraih kemajuan dan keunggulan gerakan. Karena itu, pengembangan sumber daya insani kader Muhammadiyah menjadi sangat strategis. Tugas yang tidak ringan tentunya. Di usianya yang ke-111, Muhammadiyah, khususnya di Kota Solo, harus optimistis bahwa predikat unggul dan maju itu bisa kita raih.

Insya Allah…

Berita Terbaru

Fitri dalam Kesederhanaan Muhammadiyah

Setiap kali bulan Ramadan berakhir, umat Islam memasuki momentum spiritual yang sarat makna yaitu Idulfitri. Hari raya ini bukan sekadar penanda selesainya ibadah puasa, tetapi...

Sekolah Muhammadiyah sebagai Laboratorium Pengaderan Organisasi

Kita ketahui bersama bahwa ada dua jenis organisasi, yakni organisasi kader dan organisasi massa. Keduanya berbeda dalam hal kuantitas dan kualitas. Organisasi kader lebih menekankan...

Memprihatinkan, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot

Beberapa hari lalu, Transparency International Indonesia  (TII) merilis hasil riset terbaru tentang Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Hasil riset ini selalu dipublikasikan setiap awal tahun untuk...

Memperluas Dakwah Ekonomi Persyarikatan

Salah satu keputusan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar tahun 2015 adalah perlunya memperluas gerakan ekonomi Persyarikatan, selain gerakan pendidikan dan kesehatan. Penguatan di bidang ekonomi...

Menyiapkan Generasi Adaptif dan Kompetitif

Hal menarik di era Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini adalah adanya kebijakan penerapan mata pelajaran (mapel) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). KKA...

Kurikulum untuk Mencipakan Kecerdasan Unggul

Menurut laporan Unesco, fenomena disinformasi digital telah menjadi ancaman yang serius terhadap kohesi sosial dan kualitas demokrasi di berbagai negara. Persoalan ini bukan sekadar masalah...

Muhammadiyah, Jalan Pembebasan dan Pemuliaan Manusia

Di tengah himpitan kolonialisme awal abad ke-20, ketika bangsa ini terlelap dalam kebodohan dan kemiskinan, sebuah cahaya pembaruan menyala dari Kampung Kauman, Yogyakarta. Muhammadiyah lahir...

Persepsi Positif tentang Muhammadiyah itu Juga Amanah…

Dalam beberapa hari ini, Muhammadiyah memperoleh apresiasi positif di dunia maya. Aksi kemanusiaan Persyarikatan untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra...

Artificial Intelligence di Tengah Pusaran Jurnalisme Dakwah Muhammadiyah

Hampir seluruh sendi kehidupan telah memanfaatkan AI (Artificial Intelligence). AI merupakan evolusi dari teknologi komputer yang dikembangkan pertama kali oleh Alan Turing. AI mengalami kemandegan...

Muhammadiyah, Anak Muda, dan Manusia yang tak Lagi Bicara

Di indekos yang eksklusif tak jauh dari pusat Kota Solo, seorang kawan bercerita. Ia tak kenal satu pun tetangganya. Padahal sudah dua bulan tinggal di...

Inovasi atau Mati

Hampir tiap tahun kita mendengar berita ada sekolah yang ditutup atau dimerger dikarenakan tidak mendapatkan murid. Kalaupun ada murid sangat minimalis untuk mengatakan tidak memenuhi...

Teori Vygotsky, Live in Society dan Pendidikan Islam

SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Kota Solo, baru saja selesai menjalankan program Live in Society, Jumat- Sabtu (7-8/11/2025), bagi siswa kelas X. Program Live in...

Leave a comment