
Shabran Bakery. Dari namanya, bagi warga Muhammadiyah Kota Solo, bisa menebak siapa pengelola industri roti ini. Ya, Shabran Bakery adalah industri roti rumahan yang dikelola oleh Pondok Muhammadiyah Hajjah Nurriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta atau disingkat Pondok Shabran UMS. Pondok ini didirikan oleh UMS sebagai pusat pengaderan Persyarikatan. Mahasantrinya berasal dari utusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dari seluruh Indonesia.
Shabran Bakery—sekarang dengan brand baru, RotiMu—awalnya dijalankan karena ada tawaran dari Menteri Perindustrian yang memberikan bantuan kepada pondok pesantren di seluruh Indonesia. Pada saat Pondok Shabran dipimpin Mutohharun Jinan sebagai Direktur, pondok menerima bantuan peralatan lengkap senilai sekitar Rp200 juta untuk memproduksi roti. Bahkan, pihak Kementerian Perindustrian mendampingi produksi roti sehingga Shabran Bakery bisa mandiri. Pada awalnya, pondok kesulitan menjalankan usaha ini karena tak berpengalaman memproduksi roti. “Kemudian saya diminta untuk ikut membantu karena eman-eman peralatan tersedia tapi tidak dimanfaatkan,” jelas Muna Jamilah, pengelola Shabran Bakery. Apalagi ada klausul, bila alat-alat tersebut tidak digunakan pada jangka waktu tertentu, peralatan akan ditarik kembali pihak kementerian.

Suasana pelatihan pembuatan roti di Shabran Bakery Pondok Shabran UMS. [Dok Shabran Bakery].
Pengelola Shabran Bakery berusaha bangkit. Usai pandemi, usaha roti ini kembali menggeliat. Pesanan, khususnya dari UMS, mulai berdatangan. Ada pula pelanggan lainnya, para pencinta roti, yang selalu menghubungi pihaknya untuk pesan. Selama ini prinsip penjualan Shabran Bakery menggunakan model pre-oder atau pesan lebih dulu. Karena itu, omzet industri roti ini masih belum pasti tergantung banyak sedikitnya pesanan. Kadang-kadang, dalam satu bulan, bisa ribuan roti yang diproduksi, antara 2000-3000 roti. Ke depan, omzet Shabran Bakery bakal lebih pasti karena telah menandatangani kerja sama dengan UMS Boga, distributor tunggal dari UMS. Dalam sebulan, Shabran Bakery memberi target omzet penjualan Rp25 juta kepada UMS Boga. Penjualan roti, melalui UMS Boga, akan dikembangkan ke Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah di daerah lain sehingga pangsa pasarnya terus menggeliat.

Proses produksi di Shabran Bakery. [Dok. Shabran Bakery].
Pihak Shabran Bakery menawarkan kepada Ranting, Cabang, maupun Daerah Muhammadiyah untuk bisa berkolaborasi menjadi subagen penjualan roti, khususnya untuk kegiatan Persyarikatan. Tentu akan ada pembagian keuntungan sesuai kesepakatan. Pihak calon subagen harus menghubungi UMS Boga sebagai agen tunggal penjualan Shabran Bakery. Setelah kerja sama dengan UMS Boga ini, branding untuk Shabran Bakery diubah menjadi RotiMu. Brand ini akan memperbanyak produk lain dengan menggunakan merek –mu yang sudah beredar, seperti Airmu, MieMu, AC MU, dsb. Merek dengan -mu telah menjadi identik produk Persyarikatan.
Pengelola Shabran Bakery lainnya, Riastuti Nurhayati, menambahkan sebenarnya kebutuhan terhadap roti di Muhammadiyah itu sangat besar. Misalnya, misalnya dulu ada momentum Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo tahun 2022, ada masa ta’aruf (masta) mahasiswa di kampus Muhammadiyah-‘Aisyiyah, ada rapat-rapat, pengajian, dan pertemuan lainnya. Semua membutuhkan roti. Kalau hal itu bisa dipenuhi oleh Persyarikatan sendiri, itu akan dampak bagus secara ekonomi. Riastuti menyarankan agar Persyarikatan baik di Ranting, Cabang, maupun Daerah bisa membuat industri roti untuk mencukupi banyaknya kebutuhan roti dan snack tersebut. Pasalnya, RotiMu tidak akan bisa mengover semua permintaan roti di Persyarikatan.
Dia menjamin memproduksi roti itu bukan hal sulit. Modalnya pun tidak terlalu besar. “Memproduksi roti pun tidak terlalu sulit, bahkan tergolong mudah. Misalnya para aktivis Pemuda Muhammadiyah ini kita training, satu atau dua bulan, pasti bisa,” tambah dia. Selain untuk produksi, industri roti juga bisa membuka program lain seperti cooking class untuk anak-anak TK, ibu-ibu ‘Aisyiyah maupun siswa sekolah Muhammadiyah yang jumlahnya sangat banyak.
Siapa tertarik?
Sumber: Majalah Langkah Baru edisi 23/Januari-April 2026
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...






