
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dalam enam bulan terakhir, IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan menembus rekor dan aksi jual asing mereda. Pergantian Menteri Keuangan disebut menjadi pemicu “Purbaya Effect”.
Ekonom Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan, menilai penguatan pasar ini lebih dipicu persepsi psikologis investor terhadap gaya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang dinilai lebih agresif mendorong realisasi anggaran.
Menurutnya, pasar memandang Purbaya berbeda dari Sri Mulyani yang dikenal berhati-hati mengelola fiskal. “Pasar melihat Purbaya sebagai menteri yang ngejar realisasi anggaran. Itu sinyal riil bagi perekonomian, dan investor menilainya positif,” ujarnya Senin (15/12/2025).
Ia menambahkan penguatan IHSG lebih menggambarkan ekspektasi, bukan fundamental ekonomi yang telah berubah. Para pelaku pasar yang masuk saat ini pun masih didominasi investor finansial, sementara investasi langsung membutuhkan waktu lebih panjang.
Penerimaan pasar terhadap Purbaya menjadi penanda arah kebijakan fiskal dianggap lebih pro pertumbuhan dan lebih berani dalam eksekusi anggaran. Kebijakan penyaluran kredit Rp200 triliun ke Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dinilai telah memaksa perbankan menurunkan suku bunga.
Namun sektor swasta masih cenderung menahan ekspansi karena lemahnya daya beli dan kewaspadaan global. “Efek kebijakan itu tidak bisa instan. Paling cepat kita lihat hasilnya di triwulan pertama 2026,” ungkapnya.
Di sisi konsumsi rumah tangga, pemerintah telah menggelontorkan berbagai stimulus mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT), subsidi upah, program magang hingga perpanjangan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Namun pemulihan daya beli disebut masih bertahap dan akan sangat bergantung pada kecepatan perputaran ekonomi di sektor riil.
Terobosan Penting
Ia menilai langkah pemerintah memanfaatkan dana sitaan korupsi sebagai terobosan penting bagi masa depan fiskal Indonesia. Presiden memutuskan agar dana sitaan tidak seluruhnya masuk kas negara, melainkan langsung dialokasikan ke program strategis seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Presiden tidak tergoda memakai uang sitaan korupsi untuk hal jangka pendek. Dana itu dimasukkan ke LPDP, dipakai untuk beasiswa dan riset. Ini investasi jangka panjang yang hasilnya baru terlihat puluhan tahun,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan keberanian pemerintah mendorong transformasi ekonomi berbasis inovasi. Ia menyebut bahwa negara-negara yang kini unggul secara industri, seperti Cina, sudah memulai investasi besar-besaran dalam riset sejak tahun 1980–1990-an, dan Indonesia kini mulai mengikuti arah yang sama.
Di sektor hulu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mulai menunjukkan efek rambatan. Permintaan komoditas tertentu meningkat, sehingga petani mulai menanam sayuran dan tanaman lain yang dibutuhkan program tersebut. Selain itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menyerap tenaga kerja muda, terutama sarjana gizi dan akuntansi di berbagai daerah.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa perekonomian Indonesia masih harus menghadapi tantangan 2026, terutama ketidakpastian global, beban fiskal yang tinggi, serta kebutuhan anggaran pemulihan pasca bencana di sejumlah wilayah. Kondisi harga komoditas dunia yang stagnan turut membatasi ruang fiskal pemerintah.
Kendati tantangan besar masih menunggu, ia tetap optimistis Indonesia dapat mempertahankan pertumbuhan pada kisaran lima persen. “Kita ini lepas setang saja 5%. Jadi kalau arah kebijakan konsisten dan eksekusinya riil, kita bisa menjaga pertumbuhan di atas 5%,” tuturnya.
BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...
PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...
Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...
Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...
Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan
JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...
Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...
Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...






