Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Purbaya Effect: Bukti Kebangkitan Ekonomi atau Sinyal Gelembung Baru di IHSG?

Alvian, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 15 Desember 2025 19:15 WIB
Purbaya Effect: Bukti Kebangkitan Ekonomi atau Sinyal Gelembung Baru di IHSG?
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ekonom Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan, menilai penguatan pasar ini lebih dipicu persepsi psikologis investor terhadap gaya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang dinilai lebih agresif mendorong realisasi anggaran. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dalam enam bulan terakhir, IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan menembus rekor dan aksi jual asing mereda. Pergantian Menteri Keuangan disebut menjadi pemicu “Purbaya Effect”.

Ekonom Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan, menilai penguatan pasar ini lebih dipicu persepsi psikologis investor terhadap gaya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang dinilai lebih agresif mendorong realisasi anggaran.

Menurutnya, pasar memandang Purbaya berbeda dari Sri Mulyani yang dikenal berhati-hati mengelola fiskal. “Pasar melihat Purbaya sebagai menteri yang ngejar realisasi anggaran. Itu sinyal riil bagi perekonomian, dan investor menilainya positif,” ujarnya Senin (15/12/2025).

Ia menambahkan penguatan IHSG lebih menggambarkan ekspektasi, bukan fundamental ekonomi yang telah berubah. Para pelaku pasar yang masuk saat ini pun masih didominasi investor finansial, sementara investasi langsung membutuhkan waktu lebih panjang.

Penerimaan pasar terhadap Purbaya menjadi penanda arah kebijakan fiskal dianggap lebih pro pertumbuhan dan lebih berani dalam eksekusi anggaran. Kebijakan penyaluran kredit Rp200 triliun ke Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dinilai telah memaksa perbankan menurunkan suku bunga.

Namun sektor swasta masih cenderung menahan ekspansi karena lemahnya daya beli dan kewaspadaan global. “Efek kebijakan itu tidak bisa instan. Paling cepat kita lihat hasilnya di triwulan pertama 2026,” ungkapnya.

Di sisi konsumsi rumah tangga, pemerintah telah menggelontorkan berbagai stimulus mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT), subsidi upah, program magang hingga perpanjangan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Namun pemulihan daya beli disebut masih bertahap dan akan sangat bergantung pada kecepatan perputaran ekonomi di sektor riil.

Terobosan Penting

Ia menilai langkah pemerintah memanfaatkan dana sitaan korupsi sebagai terobosan penting bagi masa depan fiskal Indonesia. Presiden memutuskan agar dana sitaan tidak seluruhnya masuk kas negara, melainkan langsung dialokasikan ke program strategis seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Presiden tidak tergoda memakai uang sitaan korupsi untuk hal jangka pendek. Dana itu dimasukkan ke LPDP, dipakai untuk beasiswa dan riset. Ini investasi jangka panjang yang hasilnya baru terlihat puluhan tahun,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan keberanian pemerintah mendorong transformasi ekonomi berbasis inovasi. Ia menyebut bahwa negara-negara yang kini unggul secara industri, seperti Cina, sudah memulai investasi besar-besaran dalam riset sejak tahun 1980–1990-an, dan Indonesia kini mulai mengikuti arah yang sama.

Di sektor hulu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mulai menunjukkan efek rambatan. Permintaan komoditas tertentu meningkat, sehingga petani mulai menanam sayuran dan tanaman lain yang dibutuhkan program tersebut. Selain itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga menyerap tenaga kerja muda, terutama sarjana gizi dan akuntansi di berbagai daerah.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa perekonomian Indonesia masih harus menghadapi tantangan 2026, terutama ketidakpastian global, beban fiskal yang tinggi, serta kebutuhan anggaran pemulihan pasca bencana di sejumlah wilayah. Kondisi harga komoditas dunia yang stagnan turut membatasi ruang fiskal pemerintah.

Kendati tantangan besar masih menunggu, ia tetap optimistis Indonesia dapat mempertahankan pertumbuhan pada kisaran lima persen. “Kita ini lepas setang saja 5%. Jadi kalau arah kebijakan konsisten dan eksekusinya riil, kita bisa menjaga pertumbuhan di atas 5%,” tuturnya.

Berita Terbaru

SoulMed Diluncurkan, RS UMS Dukung Medical Wellness Tourism Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin mendukung pengembangan ekosistem kesehatan digital melalui partisipasi dalam peluncuran awal aplikasi SoulMed. Kegiatan yang...

Panahan Solo Raih Dua Emas Pertama di Porprov Jateng 2026

KENDAL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim panahan Kota Solo meraih dua medali emas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 Semarang...

Dosen UMS Dampingi Atlet Indonesia Raih Emas Asian Para Games

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azlan Khoirur Rozikin, turut berkontribusi dalam keberhasilan atlet Indonesia meraih...

Sambut Milad ke-61 Kokam, Pemuda Muhammadiyah Solo Putar Film Kedung Kopi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menggelar refleksi Milad ke-61 Kokam bertajuk “Jejak Darah di Kedung...

Tiga AUM Muhammadiyah di Bolon Ajak Warga Berdoa Memohon Hujan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni MIM Digdaya Bolon, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan, dan TK Aisyiyah Bolon, bersama warga menggelar Salat Istiska...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...

Ribuan Anggota Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tablig Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan...

Wali Kota Solo Siapkan Program Air Bersih Gratis PDAM untuk Rumah Ibadah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Wali Kota Solo, Respati Ardi menyiapkan program air bersih gratis dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening atau PDAM bagi seluruh rumah...

Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...

Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...

Mahasiswa dan Alumni UMS Bersatu Membangun Kepedulian melalui Organisasi Al-Barokah

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa dan alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam organisasi Al-Barokah mengadakan kegiatan sosial di Panti Disabilitas Anugrah, Kepoh RT 05/06, Desa Tohudan,...