Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Ekonom UMS Soroti Risiko Ritel dan Tantangan Sektor Riil di Tengah Euforia IHSG

Alvian, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 17 Desember 2025 15:18 WIB
Ekonom UMS Soroti Risiko Ritel dan Tantangan Sektor Riil di Tengah Euforia IHSG
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Siswa kelas 6A,B,C SD Muhammadiyah 2 Kauman (Mudaka), Solo melaksanakan pembelajaran di luar kelas yakni ke Pasar Gede, Rabu (7/8/2024). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di tengah optimisme pasar yang ditandai dengan menguatnya IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan, Ekonom Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan, mengingatkan sektor ritel domestik masih menghadapi tekanan berat.

Daya beli yang belum pulih sepenuhnya dan perubahan perilaku belanja masyarakat dinilai menjadi faktor utama yang membebani ritel konvensional. Menurutnya, pergeseran belanja ke platform digital membuat banyak pedagang pasar tradisional kehilangan transaksi.

“Bahkan di pasar-pasar tradisional, pedagang fashion datang hanya untuk ngobrol karena hampir tidak ada transaksi. Masyarakat desa sekalipun belanjanya lewat online,” ujarnya, Senin (15/12/2025). Masalahnya, dominasi produk impor di platform e-commerce membuat industri manufaktur domestik tidak menikmati efek peningkatan transaksi digital.

Produk fesyen murah dari luar negeri membanjiri pasar dan memotong mata rantai industri tekstil nasional, sehingga kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja juga rendah. Ia menilai upaya pemerintah menekan thrifting dan pengetatan impor pakaian merupakan langkah yang tepat untuk melindungi industri dalam negeri.

Namun penegakan aturan harus cermat agar tidak melanggar kesepakatan perdagangan bebas. Jika ekosistem marketplace dapat didominasi produk lokal, efek rambatannya akan jauh lebih panjang dan berkelanjutan bagi industri dalam negeri.

Masih Wait and See

Di lapangan, perubahan perilaku konsumen dan lemahnya daya beli saling menguatkan tekanan pada sektor ritel. Banyak pelaku usaha memilih menunda ekspansi setelah periode panjang wait and see, dan baru sebagian kecil industri yang mulai bergerak. Kondisi ini membuat pemulihan ritel tidak dapat mengandalkan momentum pasar modal semata.

Dibanding sektor ritel, efek kebijakan fiskal seperti penurunan suku bunga dan penyaluran kredit Rp 200 triliun masih membutuhkan waktu untuk terasa. Industri juga belum agresif mengambil pembiayaan baru karena kondisi global masih tidak stabil. “Perlu waktu sampai sektor riil menangkap kembali kepercayaan pasar. Setidaknya kita lihat lagi di triwulan pertama 2026,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya rekayasa kebijakan untuk mencegah banjir produk impor di platform digital. Kebijakan perlindungan industri, menurutnya, harus ditempatkan sebagai agenda mendesak karena hanya itu yang dapat mengembalikan fungsi manufaktur sebagai penyerap tenaga kerja besar.

Kendati demikian, ia melihat adanya peluang jangka panjang jika pemerintah mampu menyeimbangkan perlindungan industri dengan transformasi digital. Pemulihan ritel juga harus melibatkan penguatan industri hulu agar rantai pasok domestik kembali hidup dan menyehatkan struktur ekonomi nasional secara menyeluruh.

Meski banyak tantangan, Anton menyebut perbaikan bertahap mulai terlihat di beberapa sektor, termasuk pertanian yang ikut terdorong oleh program pangan nasional. Namun pemulihan menyeluruh tetap membutuhkan arah kebijakan yang konsisten dan berpihak pada industri dalam negeri.

Menurutnya, euforia IHSG hari ini tidak boleh menutup pandangan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia sesungguhnya berada pada sektor riil. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pertumbuhan ekonomi 2026 sangat bergantung pada kemampuan pemerintah mendorong aktivitas industri, mengendalikan impor, dan memulihkan daya beli masyarakat.

Berita Terbaru

Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...

Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...

Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...

Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....

BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...

Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...

Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...

Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...

UMS Bekali Pemuda Karang Taruna Jajar Keterampilan Las Listrik

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali pemuda Karang Taruna RW VIII Kampung Kraton Ulo, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Surakarta,...

Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Peran Pers Berkemajuan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pers harus ditempatkan sebagai pilar keempat demokrasi. Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam...

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Terima Sertifikat Wartawan Utama Khusus dari Dewan Pers

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir sampaikan Orasi Ilmiah dalam rangka Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026 dan penyerahan kartu dan sertifikat...

Masjid Nurul Hidayah Mojo Solo Torehkan Prestasi di CRM Award Jateng

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Masjid Nurul Hidayah Mojo, Kota Solo, meraih Juara Harapan 1 Masjid Unggulan Jawa Tengah dalam Lomba Expo dan Cabang Ranting Masjid (CRM)...