
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 Maret 2025, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan, yakni lebih dari 5%, tepatnya sebesar 6,2%.
Penurunan ini menembus batas psikologis yang mengharuskan penghentian perdagangan sementara (trading halt). Menurut Prof. Anton Agus Setyawan, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), penurunan tajam IHSG ini disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor eksternal dan internal.
Ia menilai kedua faktor ini perlu dianalisis lebih mendalam untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Anton menjelaskan, salah satu penyebab utama penurunan IHSG adalah ketegangan global, khususnya terkait dengan perang antara Rusia dan Ukraina.
Meskipun ada upaya diplomasi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, ketegangan di wilayah tersebut masih belum mereda dengan meningkatnya eskalasi ketegangan Global.
Kebijakan Trump
Selain itu, kebijakan Presiden Trump yang menaikkan tarif impor terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia, juga mempengaruhi sentimen pasar global dan berdampak pada IHSG. “Peningkatan tarif impor memperburuk ketegangan perdagangan global dan menambah sentimen negatif di kalangan investor asing, yang langsung berdampak pada IHSG,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (18/3/2025).
Dari sisi internal, Anton menyoroti pengumuman Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai defisit anggaran negara sebesar Rp31,2 triliun serta pelemahan rupiah yang turut berkontribusi. Hal ini menambah kekhawatiran di kalangan investor mengenai keberlanjutan fiskal Indonesia.
“Defisit yang cukup besar ini menjadi indikator bahwa perekonomian Indonesia menghadapi tantangan besar. Ini menambah kekhawatiran investor tentang potensi peningkatan utang negara dan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi jangka panjang,” kata Anton.

Prof. Anton Agus Setyawan, Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Ia mengungkapkan meningkatnya utang luar negeri dinilai berpotensi meningkatkan ketidakpastian bagi para investor, yang pada gilirannya berdampak pada penurunan sentimen pasar saham dan kekhawatiran terkait peningkatan utang luar negeri Indonesia, yang dapat meningkatkan risiko investasi.
Meskipun pemerintah menyatakan tidak khawatir dengan penurunan IHSG, Anton menilai penurunan tajam ini perlu mendapat perhatian serius. Meskipun IHSG tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi secara nyata, penurunan signifikan tersebut dapat menjadi indikasi adanya ketidakpercayaan investor terhadap stabilitas perekonomian dan kebijakan pemerintah saat ini.
Anton menekankan pentingnya langkah-langkah strategis yang harus segera diambil pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia. “Pemerintah perlu melakukan upaya nyata untuk memperbaiki kepercayaan investor. Salah satu langkah penting adalah mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan yang lebih jelas dan terukur agar para investor merasa aman dan yakin bahwa investasi mereka akan terlindungi di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah untuk mengatasi penurunan IHSG dan meningkatkan kepercayaan investor. “Pemerintah harus memperkuat kebijakan fiskal dan mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri. Selain itu, peningkatan daya saing ekonomi Indonesia di pasar global juga perlu menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...
Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...
UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...
Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...
IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...
Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...
UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan
TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...
Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...
UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...
UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....
Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....






