Meneguhkan Pendidikan Akhlak

Pendidikan nasional saat ini dihadapkan dengan berbagai ujian. Salah satu ujian terberat yang dialami oleh pendidikan nasional adalah terkait dengan amanat undang-undang Sisdiknas mengenai fungsi pendidikan. Yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kita masih dipertontonkan watak perilaku dari para alumni pendidikan yang menjadi pejabat namun terlibat korupsi, tindakan amoral, mafia anggaran, perselingkuhan, bahkan sampai pembunuhan. Hal ini justru tidak memberikan teladanĀ  yang baik bagi generasi muda. Generasi muda, anak bangsa penerus masa depan perlu memiliki integritas moral dan keilmuan yang handal. Bagaimanakah hal itu bisa terwujud?

Jika kita renungkan, Nabi Muhammad diutus ke muka bumi adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin menaruh perhatian yang besar terhadap persoalan akhlak ini. Akhlak yang mulia akan menjaga keutuhan suatu bangsa.

Kejayaan suatu umat (bangsa) terletak pada akhlaknya. Jika akhlak telah hilang dari mereka maka binasalah umat (bangsa) itu. Demikian salah satu syair dari penyair Mesir Syeikh Ahmad Syauqi Beik.