SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta yang merupakan Sekolah Penggerak Kemendikbud-Ristek menggelar Workshop Refleksi Raport Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD), di Loji Hotel, Majapahit Meeting Room Lantai 7 Jl. Hasanudin 134 Punggawan Solo, Selasa (15/11/2022).
Acara Workshop Refleksi Raport Berbasis Data dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah Penggerak Hj Sri Sayekti SPd MPd. Ia menjelaskan Rapor Pendidikan adalah platform yang menyediakan data laporan hasil evaluasi sistem pendidikan sebagai penyempurnaan rapor mutu sebelumnya.
Kebijakan evaluasi sistem pendidikan yang baru lebih menekankan pada orientasi terhadap mutu pendidikan dan sistem yang terintegrasi.
“Kurikulum merdeka belajar memberikan ruang kreativitas untuk menyusun ulang standar kurikulum sekolah demi pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.
Ada tiga strategi yang dapat dilakukan. Pertama, indentifikasi. Sekolah melakukan pemetaan hasil rapor pendidikan bersama-sama guru di sekolah. Kedua, refleksi. Sekolah mencari dan indentifikasi akar persoalan bersama-sama dengan semangat membangun dan berubah. Ketiga, benahi. Merencanakan dan merancang ide tindakan secara kolaboratif.
Dalam workshop itu, hadir dua narasumber. Yaitu Kepala Sekolah Penggerak Hj Sri Sayekti MPd dan Staf Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Sri Martono Lanjarsari SPd. Pada kesempatan tersebut Sayekti juga membuka secara resmi.
Diawali kultum bertajuk etos kerja menghadirkan da’i Jaka Prasetya SSi MPd dan Wakil Kepala Sekolah bidang al Islam dan Kemuhammadiyahan Ahmad Syaifuddin MPd didaulat membaca doa.
“Acara diikuti sebanyak 67 guru karyawan SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta,” ujarnya.
Oleh karena itu, Sayekti sebagai manajerial menekankan bahwa tiga strategi tersebut diharapkan memberikan dampak berupa program yang dilaksanakan. Ciri-ciri program berdampak pada kemajuan pembelajaran yang berkualitas antara lain, pertama, memiliki karakter kontekstual. Maksudnya sesuai dengan situasi, kondisi sekolah dan merupakan kebutuhan peserta didik, orang tua dan peserta didik merasa terlibat dalam kemajuan sekolah.
Kedua, segala sesuatu dilakukan secara kolaboratif, maksudnya terdapat kerjasama antar guru, kerjasama guru dengan kepala sekolah, kerjasama dengan pengawas, orang tua peserta didik, masyarakat dan dinas Pendidikan.
Ketiga, melibatkan peserta didik, artinya sekolah memberikan ruang kepada peserta didik untuk bersuara memilih sesuatu sesuai kebutuhannya dalam perancangan kegiatan, inilah disebut merdeka belajar.
“Intinya apapun bentuk dan hasil raport Pendidikan, akan bermanfaat jika dipakai dan akan terlihat jika sudah dilaksanakan, maka satuan pendidikan perlu melakukan refleksi sebagai proses pembelajaran berkualitas demi terwujudnya Pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
SMA Muh PK Kottabarat Gelar Parade Ekskul, Siap Mencetak Generasi Berprestasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo, menggelar Parade Ekstrakurikuler sebagai ajang memperkenalkan berbagai program dan kegiatan siswa dalam bidang ekstrakurikuler kepada murid...
SD Muhammadiyah 11 Solo Merayakan Milad ke‑63 dengan Khataman Al‑Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Semarak kebahagiaan dan keagungan nilai Islam menyelimuti lingkungan SD Muhammadiyah 11 Kota Solo saat warga sekolah, tokoh masyarakat, dan warga Persyarikatan berkumpul untuk merayakan...
SD Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar Perdana 31 Ekstrakurikuler Tahun Ajaran 2026/2027
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo mengawali pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) tahun ajaran 2026/2027 pada Sabtu (1/8/2026). Program pengembangan minat dan bakat...
Green Senior School UMS Siapkan Sekolah Lansia Berbasis Kesehatan dan Lingkungan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang (PCA) ‘Aisyiyah Colomadu merintis Green Senior School (GSS), sebuah model sekolah lansia yang mengintegrasikan...
PKM-PM UMS Dorong Kemandirian Siswa Difabel melalui Pelatihan Fotografi Produk
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan digital yang aplikatif. Komitmen tersebut diwujudkan Tim Program Kreativitas Mahasiswa...
Mutaba’ah Book Daily Practice Jadi Panduan Ibadah Harian Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo meluncurkan Mutaba’ah Book Daily Practice edisi Agustus 2026 sebagai buku pemantauan ibadah dan pembiasaan amalan harian bagi...
Pustakawan SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Mentor Pelatihan Nasional Perpustakaan Sekolah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo kembali dipercaya menjadi pusat pengembangan literasi sekolah. Kali ini, sekolah tersebut ditunjuk sebagai lokasi Pelatihan Peningkatan Kompetensi...
Safari Dakwah Putaran Kelima, PCM Colomadu Perkuat Syiar Islam Berkemajuan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sekitar 500 jemaah Muhammadiyah dan Aisyiyah menghadiri Pengajian Akbar Safari Dakwah PDM Solo Raya Putaran Kelima yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)...
Awal Tahun Ajaran, Murid SD Muhammadiyah 1 Solo Borong Prestasi Akademik dan Olahraga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Awal Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi momentum membanggakan bagi SD Muhammadiyah 1 Solo. Belasan murid sekolah yang berlokasi di Jalan Kartini No. 1...
Semarak Hari Anak Nasional, MA Muhammadiyah Solo Padukan Edukasi KUA dan Wisata Sejarah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah Solo menggelar rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Kegiatan yang berlangsung...
Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Dorong Pembelajaran Sastra Jawa Lebih Kritis
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Guru Bahasa Jawa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Ki Agung Sudarwanto, memperagakan teknik membedah geguritan (puisi Jawa) secara mendalam sebagai bagian dari...
Anak Diminta Waspada Modus Narkoba Lewat Makanan dan Minuman
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) kini tidak hanya menyasar remaja dan orang dewasa, tetapi juga anak-anak melalui berbagai modus, termasuk...







