Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 12 Maret 2026 15:30 WIB
Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan Ramadhan Island Fest 1447 H di Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat. (Humas)

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan Ramadhan Island Fest 1447 H di Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat.

Festival keagamaan ini menjadi kegiatan perdana yang digelar di wilayah kepulauan tersebut dengan tujuan memperkuat pendidikan Al-Qur’an sekaligus membangun semangat religius di kalangan generasi muda. Kegiatan yang dilaksanakan di Distrik Salawati Tengah ini lahir dari keprihatinan terhadap tantangan pendidikan keagamaan di wilayah kepulauan, khususnya di kawasan Papua Barat Daya.

Kondisi geografis yang terpencil, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya pembinaan keagamaan yang terstruktur menjadi latar belakang lahirnya inisiatif tersebut. Sebagai mahasantri Pondok Shabran UMS yang sedang menjalani masa pengabdian melalui program dakwah komunitas LDK PP Muhammadiyah, Ari melihat pentingnya menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kemampuan religius mereka.

“Kegiatan ini kami hadirkan sebagai wadah bagi santri TPA dan pelajar untuk mengekspresikan kemampuan mereka dalam bidang keagamaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini,” ujar Ari, Kamis (12/3/2026).

Ramadhan Island Fest 1447 H mengusung visi membangun ekosistem pendidikan Al-Qur’an yang dinamis dan berkelanjutan di wilayah kepulauan. Festival ini diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMP/MTs melalui sejumlah kompetisi edukatif yang membangun karakter.

Beberapa perlombaan yang digelar di antaranya Tahfidz Juz 30, lomba adzan, dan cerdas cermat Islami. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Salawati Tengah, termasuk di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Kalobo.

Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan Ramadhan Island Fest 1447 H di Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat.

Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan Ramadhan Island Fest 1447 H di Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat. (Humas)

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diuji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga didorong untuk memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antara santri, guru, orang tua, serta masyarakat di wilayah kepulauan Raja Ampat. Festival ini sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah sebagai pusat pembinaan umat di daerah terpencil.

Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Para peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam membaca Al-Qur’an secara tartil serta menghafal doa-doa harian. Bagi lembaga pendidikan Islam, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap metode pembelajaran Al-Qur’an yang selama ini diterapkan.

Sebagai puncak acara, Ramadhan Island Fest 1447 H ditutup dengan tabligh akbar di Masjid Al-Muhajirin yang menghadirkan Kamaluddin, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya, sebagai penceramah. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dai LDK PP Muhammadiyah, unsur Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat setempat dalam membangun tradisi religius di wilayah kepulauan.

Ari berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Salawati Tengah untuk semakin mencintai Al-Qur’an. “Kami berharap Ramadhan Island Fest ini menjadi awal dari gerakan pendidikan Al-Qur’an yang lebih kuat di Raja Ampat, sehingga lahir generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak, dan berprestasi,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat ekosistem pendidikan Islam sekaligus menumbuhkan tradisi positif dalam menyambut bulan suci Ramadhan di wilayah kepulauan Raja Ampat.

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...