
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical Innovation to Public Awareness.
Kegiatan berlangsung di Ruang Seminar Lantai 8 Gedung Ahmad Syafii Maarif, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS, Selasa (14/7/2026). Seminar diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai perguruan tinggi farmasi di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI). Forum tersebut menghadirkan akademisi, organisasi profesi, dan pimpinan perguruan tinggi untuk membahas peran generasi muda dalam mendorong transformasi sektor kesehatan.
Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menegaskan mahasiswa farmasi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan industri kesehatan yang terus berkembang. Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti pada hasil penelitian, tetapi harus memberi manfaat nyata melalui proses hilirisasi.
“Menuju revenue generating, ada tiga kata kunci yang harus diperhatikan, yaitu inovasi, hilirisasi, dan pasar. Ketika inovasi berhasil dihilirisasikan dan masuk ke pasar, maka akan menghasilkan dampak ekonomi sekaligus manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Harun juga mengungkapkan jumlah Program Studi Farmasi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) terus bertambah. Terbaru, Muhammadiyah membuka Program Studi Farmasi di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya serta mengembangkan institusi kesehatan di Medan untuk memperkuat ekosistem pendidikan farmasi Muhammadiyah.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical Innovation to Public Awareness. (Humas)
Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk berkolaborasi menghasilkan inovasi yang mendukung ketahanan sektor kesehatan nasional. Ia juga mengajak seluruh peserta dari berbagai daerah menjadikan forum nasional tersebut sebagai ruang membangun jejaring sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa farmasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ISMAFARSI, Raihana Ghibtha Putri, menyampaikan perkembangan teknologi, digitalisasi, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) membuka peluang besar bagi dunia farmasi. Namun, inovasi hanya akan bermakna apabila mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pelayanan kefarmasian.
“Dunia kesehatan berkembang sangat pesat. Karena itu dibutuhkan sinergi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, industri, organisasi profesi, hingga mahasiswa untuk menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Menurut Raihana, seminar nasional tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa farmasi dari seluruh Indonesia untuk memperluas jejaring, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan kesehatan masa depan.
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), apt. Noffendi Roestam, menekankan integritas merupakan fondasi utama profesi apoteker. Ia mengingatkan kompetensi tanpa integritas tidak akan mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan.
“Integritas adalah sesuatu yang sangat mahal. Dalam praktik kefarmasian, integritas harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan keselamatan pasien,” tegasnya.
Senada, Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), Prof. apt. Yandi Syukri, menilai Indonesia tidak kekurangan sumber daya manusia maupun inovasi. Tantangan yang dihadapi ialah melahirkan lebih banyak pemimpin berintegritas yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap ISMAFARSI terus menjadi wadah lahirnya calon pemimpin nasional di bidang farmasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berkarakter kuat, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.
Perkuat Dakwah Persyarikatan, UMS Latih Guru AUM Gatak Menulis Feature
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPA) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak menggelar pelatihan menulis...
Prodi Arsitektur UMS Ajak Orang Tua Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Dialog Akademik Bersama Orang Tua/Wali Mahasiswa 2026 secara daring, Rabu (15/7/2026)....
Leadership Training PTMA, UMS Berbagi Praktik Baik Branding dan PMB
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berbagi praktik baik dalam penguatan branding, reputasi, dan strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB) pada Leadership Training Pimpinan Perguruan...
Seminar Nasional UMS, dr. Gia Pratama Tekankan Pentingnya Kenali Gejala Serangan Jantung
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menguatkan komitmennya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical...
PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Musuk Olah Alpukat Jadi Selai dan Teh
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melatih masyarakat...
Pendidikan Matematika FKIP UMS Susun Kurikulum Fleksibel untuk Lulusan Berdaya Saing
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan...
Libatkan Pakar UNY dan UNS, Penjas FKIP UMS Matangkan Kurikulum Adaptif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat mutu pendidikan melalui kegiatan Review Dokumen...
Program Seribu Peta Desa UMS Perkuat Perencanaan Pembangunan Desa Waru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketersediaan data geospasial yang akurat menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan. Namun, masih banyak desa yang belum...
PPK Ormawa IMM FKIP UMS Gandeng BPBD Perkuat Ketangguhan Banjir Desa Carikan
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tingginya risiko banjir di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, mendorong perlunya kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi bencana. Menjawab...
Program One Dosen One AUM Perkuat Pendampingan Amal Usaha Muhammadiyah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya memperkuat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) melalui program One Dosen/Tenaga Kependidikan,...
KKN FIK UMS Bekali Warga Purbayan Penanganan Tersedak dan Gigitan Ular
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 28 menggelar sosialisasi dan demonstrasi penanganan kegawatdaruratan...
UMS Kembangkan Presensi Digital untuk Pengajian Muhammadiyah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Transformasi digital tidak hanya merambah dunia pendidikan dan industri, tetapi juga mulai diterapkan dalam pengelolaan organisasi kemasyarakatan. Menjawab kebutuhan tata kelola dakwah...






