Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dosen UMS Rancang Mesin untuk Efisiensi Produksi Pupuk Kotoran Kambing Ramah Lingkungan

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 9 September 2025 11:01 WIB
Dosen UMS Rancang Mesin untuk Efisiensi Produksi Pupuk Kotoran Kambing Ramah Lingkungan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Gubug Mimpi, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen merupakan salah satu desa yang berpusat pada adidaya pertanian dan  tanaman hidroponik. Serangan hama khususnya hama kutu kebul pada tanaman pangan dan hortikultura menjadi salah satu tantangan dalam pertanian. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Gubug Mimpi, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen merupakan salah satu desa yang berpusat pada adidaya pertanian dan  tanaman hidroponik. Serangan hama khususnya hama kutu kebul pada tanaman pangan dan hortikultura menjadi salah satu tantangan dalam pertanian.

Hama ini berdampak pada penurunan produktivitas pertanian dan kerugian ekonomi bagi petani. Salah satu cara penunjang produktivitas pertanian tersebut, para petani kreatif di Desa Gubug Mimpi berinisiatif membuat pupuk ramah lingkungan berbahan dasar kotoran kambing.

Namun, adanya keterbatasan alat pengolahan pupuk membuat proses produksi berjalan lambat sehingga hasil yang diperoleh  belum optimal. Tim dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dewi Novita Sari, dari Fakultas Geografi UMS selaku ketua program berkolaborasi dengan Sri Hartati dari Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara dan Sartono Putro dari Fakultas Teknik UMS berupaya mengatasi permasalahan tersebut.

Tim ini melaksanakan Program DPPM Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2025 dengan tema “Penerapan Teknologi Ramah Lingkungan oleh Petani Milenial untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Pupuk Kotoran Kambing di Desa Gubug Mimpi, Plupuh, Sragen”. “Kami membantu petani milenial untuk dapat meningkatkan efisiensi produksi kotoran kambing dan produksi hidroponik sebagai produk unggulan,” jelas Dewi Novita Sari, Senin (8/9/2025).

Dalam melaksanakan kegiatan, Dewi berkolaborasi dengan  Sri Hartanti dari Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara dan Sartono Putro dari Fakultas Teknik UMS. Kolaborasi ini telah dilakukan secara efektif dan berlanjut sejak Juni 2025.

Gubug Mimpi, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen merupakan salah satu desa yang berpusat pada adidaya pertanian dan  tanaman hidroponik. Serangan hama khususnya hama kutu kebul pada tanaman pangan dan hortikultura menjadi salah satu tantangan dalam pertanian.

Gubug Mimpi, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen merupakan salah satu desa yang berpusat pada adidaya pertanian dan  tanaman hidroponik. Serangan hama khususnya hama kutu kebul pada tanaman pangan dan hortikultura menjadi salah satu tantangan dalam pertanian. (Humas)

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (23/8/2025), materi pertama menjelaskan tentang pengelolaan bibit hidroponik di greenhouse secara efektif, langkah-langkah penyemaian tanaman hidroponik, dan pencegahan kutu kebul. “Di dunia pertanian memang banyak tantangan besar, maka dari itu banyak sekali faktor-faktor yang harus kita urus supaya tanaman kita bagus,” ujar Sri Hartanti saat menjelaskan materi pertama kegiatan tersebut.

Selanjutnya, Sartono Putro memperkenalkan model vertical screw conveyor sebagai alat pencacah kotoran kambing menjadi serbuk dan power sprayer portable untuk sterilisasi greenhouse. Kedua alat tersebut dapat membantu petani meningkatkan efisiensi pembuatan pupuk kambing sekaligus menambah produksi pupuk.

Pembuatan kedua alat dilakukan selama kurang lebih tiga bulan dan telah diserahterimakan kepada mitra pada awal September 2025. “Kita harus berinovasi agar lebih maju dan lebih cepat,” paparnya saat menjelaskan terkait inovasi alat pencacah kotoran kambing.

Tim ini berharap, dengan adanya kolaborasi dan pemaparan materi sebelumnya, diharapkan para petani milenial di Gubug Mimpi, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen dapat lebih produktif dan efisien dalam menghasilkan pupuk organik berbahan dasar kotoran kambing.

Pendampingan dari UMS ini, lanjutnya, diharapkan dapat membuka peluang baru bagi para petani setempat dalam mengembangakan pertanian modern dan ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Berita Terbaru

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...