
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prestasi internasional kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba untuk membantu perawatan luka diabetes.
Tim tersebut diketuai mahasiswa Psikologi, Muhammad Raihan Arrasyid, bersama Taqiyyah Nurul ‘Azzah (Fisioterapi), Irfan Malik Tamroini (Pendidikan Agama Islam), Hanin Shohwati Muthi’ah dan Sri Kusuma Dewi (Farmasi), serta Alfa Utami (Psikologi).
Raihan menjelaskan MoriFresh lahir dari kepedulian terhadap tingginya kasus luka diabetes yang kerap berujung komplikasi serius, termasuk infeksi kronis hingga amputasi. “Daun mimba berfungsi mempercepat penutupan luka, sedangkan daun kelor berperan sebagai antibakteri. Jadi selain membantu membersihkan bakteri, produk ini juga berupaya mempercepat penyembuhan luka diabetes,” ujarnya pada Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, teknologi nanospray dipilih karena ukuran partikelnya yang sangat kecil sehingga penyerapan pada kulit menjadi lebih optimal dibandingkan sediaan konvensional. “Ukuran partikel nano lebih kecil sehingga penyerapannya lebih efektif. Sejauh yang kami ketahui, nanospray berbahan daun kelor dan daun mimba untuk luka diabetes masih sangat jarang,” katanya.
Tim menemukan bahwa perawatan luka diabetes saat ini masih menghadapi banyak tantangan, mulai dari infeksi berulang akibat bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, efek samping antiseptik kimia, tingginya biaya perawatan, hingga resistensi antimikroba.
Bersifat Antioksidan
Dari hasil kajian, daun kelor (Moringa oleifera) mengandung flavonoid, fenolik, dan tanin yang bersifat antioksidan serta antibakteri. Sementara daun mimba (Azadirachta indica) mengandung terpenoid, limonoid, saponin, serta senyawa aktif yang membantu mempercepat penyembuhan luka dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
Menariknya, pengembangan MoriFresh juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Tim menggunakan platform pemodelan molekuler untuk memetakan interaksi senyawa bioaktif daun kelor terhadap protein target bakteri penyebab infeksi luka.
Pendekatan tersebut membantu tim memvalidasi potensi efektivitas bahan aktif sebelum masuk tahap pengujian laboratorium. Perjalanan inovasi ini tidak berjalan mulus. Awalnya tim berencana mengembangkan produk berbahan ekstrak umbi gadung sebagai penangkal nyamuk Aedes aegypti. Namun berbagai kendala pengujian membuat mereka beralih ke inovasi baru yang lebih realistis untuk dikembangkan.
Kehadiran mahasiswa Farmasi menjadi titik penting yang mengarahkan tim pada pemanfaatan daun kelor dan mimba sebagai bahan utama. Meski berasal dari disiplin ilmu berbeda dan awalnya belum saling mengenal dekat, Raihan menilai kolaborasi lintas bidang justru menjadi kekuatan utama tim.
“Awalnya kami belum akrab satu sama lain. Bahkan ada yang baru pertama bertemu saat membentuk tim. Tapi karena punya tujuan yang sama, kami bisa saling percaya dan melewati semua tantangan hingga meraih Gold Award,” katanya.

Tim mahasiswa lintas program studi UMS berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba untuk membantu perawatan luka diabetes.
Saat ini MoriFresh masih berada pada tahap prototipe. Tim menargetkan ukuran partikel produk berada di bawah 100 nanometer agar penyerapan pada jaringan kulit semakin optimal. Dalam jangka pendek, tim akan melanjutkan pengembangan melalui uji antimikroba in vitro, uji keamanan, optimalisasi formulasi, dan studi stabilitas produk. Tahap berikutnya meliputi pengujian praklinis, standardisasi senyawa bioaktif, hingga produksi skala pilot.
Dalam jangka panjang, MoriFresh ditargetkan dapat memasuki tahap validasi klinis dan diproduksi secara luas sebagai alternatif perawatan luka diabetes yang lebih terjangkau, terutama di negara berkembang.
Raihan mengungkapkan, saat kompetisi di Malaysia, inovasi mereka juga menarik perhatian perusahaan kosmetik asal Malaysia, Kursani Technology, yang menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama pengembangan dan komersialisasi produk.
“Harapan kami inovasi ini tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak pengujian yang harus dilakukan agar produk semakin matang. Kami ingin terus mengembangkan riset ini dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Prestasi ini menunjukkan kolaborasi lintas disiplin di UMS mampu melahirkan inovasi berdaya saing global sekaligus berpotensi memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih terjangkau.
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Perluas Dukungan Layanan Kesehatan Mental Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta memperkuat dukungan terhadap program kesehatan masyarakat Kota Surakarta melalui penguatan kerja sama dengan Posyandu Plus, program yang diinisiasi...
Mahasiswa UMS Tawarkan Terapi Hortikultura bagi Komunitas Disabilitas Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali rangkaian program pengabdian melalui kegiatan Sapa Mitra 1...
UMS Dorong 490 Penerima Beasiswa Kader Jadi Pemimpin Masa Depan Muhammadiyah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) menggelar kegiatan Silaturahmi, Pendampingan, dan Koordinasi Penerima Beasiswa Kader UMS,...
Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...
UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...
Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...
Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...
Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...
Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...
Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...
Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...
Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...






