Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Mahasiswa UMS Sabet Gold Award di Malaysia dengan Nanospray Luka Diabetes

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 19 Juni 2026 16:07 WIB
Mahasiswa UMS Sabet Gold Award di Malaysia dengan Nanospray Luka Diabetes
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba untuk membantu perawatan luka diabetes. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prestasi internasional kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba untuk membantu perawatan luka diabetes.

Tim tersebut diketuai mahasiswa Psikologi, Muhammad Raihan Arrasyid, bersama Taqiyyah Nurul ‘Azzah (Fisioterapi), Irfan Malik Tamroini (Pendidikan Agama Islam), Hanin Shohwati Muthi’ah dan Sri Kusuma Dewi (Farmasi), serta Alfa Utami (Psikologi).

Raihan menjelaskan MoriFresh lahir dari kepedulian terhadap tingginya kasus luka diabetes yang kerap berujung komplikasi serius, termasuk infeksi kronis hingga amputasi. “Daun mimba berfungsi mempercepat penutupan luka, sedangkan daun kelor berperan sebagai antibakteri. Jadi selain membantu membersihkan bakteri, produk ini juga berupaya mempercepat penyembuhan luka diabetes,” ujarnya pada Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, teknologi nanospray dipilih karena ukuran partikelnya yang sangat kecil sehingga penyerapan pada kulit menjadi lebih optimal dibandingkan sediaan konvensional. “Ukuran partikel nano lebih kecil sehingga penyerapannya lebih efektif. Sejauh yang kami ketahui, nanospray berbahan daun kelor dan daun mimba untuk luka diabetes masih sangat jarang,” katanya.

Tim menemukan bahwa perawatan luka diabetes saat ini masih menghadapi banyak tantangan, mulai dari infeksi berulang akibat bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, efek samping antiseptik kimia, tingginya biaya perawatan, hingga resistensi antimikroba.

Bersifat Antioksidan

Dari hasil kajian, daun kelor (Moringa oleifera) mengandung flavonoid, fenolik, dan tanin yang bersifat antioksidan serta antibakteri. Sementara daun mimba (Azadirachta indica) mengandung terpenoid, limonoid, saponin, serta senyawa aktif yang membantu mempercepat penyembuhan luka dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

Menariknya, pengembangan MoriFresh juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Tim menggunakan platform pemodelan molekuler untuk memetakan interaksi senyawa bioaktif daun kelor terhadap protein target bakteri penyebab infeksi luka.

Pendekatan tersebut membantu tim memvalidasi potensi efektivitas bahan aktif sebelum masuk tahap pengujian laboratorium. Perjalanan inovasi ini tidak berjalan mulus. Awalnya tim berencana mengembangkan produk berbahan ekstrak umbi gadung sebagai penangkal nyamuk Aedes aegypti. Namun berbagai kendala pengujian membuat mereka beralih ke inovasi baru yang lebih realistis untuk dikembangkan.

Kehadiran mahasiswa Farmasi menjadi titik penting yang mengarahkan tim pada pemanfaatan daun kelor dan mimba sebagai bahan utama. Meski berasal dari disiplin ilmu berbeda dan awalnya belum saling mengenal dekat, Raihan menilai kolaborasi lintas bidang justru menjadi kekuatan utama tim.

“Awalnya kami belum akrab satu sama lain. Bahkan ada yang baru pertama bertemu saat membentuk tim. Tapi karena punya tujuan yang sama, kami bisa saling percaya dan melewati semua tantangan hingga meraih Gold Award,” katanya.

Tim mahasiswa lintas program studi UMS berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba untuk membantu perawatan luka diabetes.

Tim mahasiswa lintas program studi UMS berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba untuk membantu perawatan luka diabetes.

Saat ini MoriFresh masih berada pada tahap prototipe. Tim menargetkan ukuran partikel produk berada di bawah 100 nanometer agar penyerapan pada jaringan kulit semakin optimal. Dalam jangka pendek, tim akan melanjutkan pengembangan melalui uji antimikroba in vitro, uji keamanan, optimalisasi formulasi, dan studi stabilitas produk. Tahap berikutnya meliputi pengujian praklinis, standardisasi senyawa bioaktif, hingga produksi skala pilot.

Dalam jangka panjang, MoriFresh ditargetkan dapat memasuki tahap validasi klinis dan diproduksi secara luas sebagai alternatif perawatan luka diabetes yang lebih terjangkau, terutama di negara berkembang.

Raihan mengungkapkan, saat kompetisi di Malaysia, inovasi mereka juga menarik perhatian perusahaan kosmetik asal Malaysia, Kursani Technology, yang menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama pengembangan dan komersialisasi produk.

“Harapan kami inovasi ini tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak pengujian yang harus dilakukan agar produk semakin matang. Kami ingin terus mengembangkan riset ini dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Prestasi ini menunjukkan kolaborasi lintas disiplin di UMS mampu melahirkan inovasi berdaya saing global sekaligus berpotensi memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih terjangkau.

Berita Terbaru

MPAI UMS Perluas Jangkauan Akademik, Terima Mahasiswa Asing

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima 46 mahasiswa pada semester ini. Mereka berasal dari berbagai wilayah Indonesia,...

Perkuat Pembelajaran Al-Qur’an, UMS Latih Guru di Bangkok

BANGKOK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Bangkok menggelar Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) melalui pelatihan bagi guru Al-Qur’an...

Milad ke-68 FKIP UMS, Wayang Srikandi Krida Tanamkan Nilai Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperingati milad ke-68 melalui pentas wayang kulit bertajuk Srikandi Krida, Jumat (18/9/2026). Pertunjukan...

Geografi UMS Kembangkan Green and Smart Laboratory, Perkuat Riset Berbasis AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat riset, pembelajaran berbasis teknologi, dan pengembangan laboratorium untuk meningkatkan daya saing akademik. Strategi tersebut menjadi bagian...

Fakultas Farmasi UMS Kenalkan Bahan Alam untuk Mendukung Kesehatan Lambung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi penggunaan obat antinyeri secara aman dan rasional kepada masyarakat di Tipes, Serengan, Solo. Kegiatan pengabdian...

BenerinAja, Inovasi Mahasiswa UMS yang Permudah Layanan Servis Elektronik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Berawal dari kebutuhan masyarakat terhadap layanan reparasi elektronik yang mudah diakses dan terpercaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan BenerinAja. Platform digital yang...

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...