SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Humas SD Muhammadiyah 1 Solo, Dwi Jatmiko, mengingatkan lembaga pendidikan perlu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat di era digital. Menurutnya, sekolah dan madrasah kini menghadapi tantangan besar di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) sehingga tidak lagi cukup bersikap pasif dalam menjaring calon peserta didik.
Pandangan tersebut disampaikan Dwi Jatmiko saat memaparkan materi bertajuk Transformasi Brand Menuju Branding usai menerima sertifikat dari Balai Diklat Keagamaan Semarang, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan disrupsi digital dan persaingan antarlembaga pendidikan menuntut sekolah menjalankan strategi komunikasi yang lebih terarah agar mampu memperkenalkan keunggulan kepada masyarakat. “Perubahan yang berlangsung sangat cepat menuntut sekolah mampu mengintegrasikan aspek style (gaya visual) dan substance (kualitas) dalam membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Jatmiko, lembaga pendidikan perlu memahami perbedaan mendasar antara brand dan branding. Brand merupakan identitas yang mencakup nama, istilah, simbol, atau desain sebagai penanda utama sebuah lembaga.
Sementara itu, branding merupakan proses aktif membangun citra, reputasi, dan kepercayaan publik melalui komunikasi yang berkelanjutan. “Branding menjadi mesin penggerak yang membangun reputasi sehingga masyarakat percaya dan memilih lembaga pendidikan,” jelasnya.

Humas SD Muhammadiyah 1 Solo, Dwi Jatmiko.
Ia menguraikan penguatan brand dapat dilakukan melalui enam tingkatan makna sebagaimana dikemukakan Philip Kotler, yaitu atribut, manfaat, nilai, budaya, kepribadian, dan profil pengguna. Atribut berkaitan dengan karakteristik yang tampak, seperti fasilitas sekolah dan program unggulan. Manfaat menggambarkan nilai fungsional maupun emosional yang dirasakan peserta didik dan orang tua.
Nilai mencerminkan karakter yang diusung sekolah, seperti prestasi, religiusitas, dan kedisiplinan. Budaya menunjukkan sistem nilai yang menjadi pedoman seluruh warga sekolah. Kepribadian menggambarkan karakter lembaga, misalnya modern, ramah, atau inovatif, sedangkan profil pengguna menunjukkan karakteristik peserta didik yang menjadi sasaran sekolah.
Selain memperkuat substansi, Jatmiko menilai keberhasilan branding juga ditentukan oleh konsistensi identitas visual dan verbal. Hal itu meliputi nama lembaga, logo, desain seragam, materi promosi, peran juru bicara, audio branding seperti mars sekolah, hingga slogan yang mudah diingat masyarakat.
Melalui strategi branding yang terencana, ia berharap sekolah dan madrasah mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat di tengah ketatnya persaingan pendidikan pada era digital.
Tim Futsal SD Mapan Juara I dan Best Player Turnamen LSBO PDM Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim futsal SD Muhammadiyah 8 Jagalan Solo atau SD Mapan meraih dua penghargaan dalam Turnamen Futsal yang diselenggarakan Lembaga Seni Budaya dan Olahraga...
SD Muhammadiyah PK Solo Ajak Murid Sulap Galon Bekas Jadi Minipond
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 66 murid kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Parents’ Day bertajuk “Kreasi Minipond Ekosistem dari Galon Bekas”...
International Native Speaker Latih Kepercayaan Diri Siswa SD Muhammadiyah 14 Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Solo menggelar kegiatan International Native Speaker bertema “Speak Globally, Shine Brightly!” pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula...
Sempat Sakit, Siswa SMP Muhammadiyah 7 Colomadu Raih Gelar di Ajang Badminton
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Muhammad Fakhri Pratama, siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu, meraih juara II cabang bulu tangkis tunggal putra dalam Lomba Sayap...
Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...
SMP Muhammadiyah 1 Simpon Raih 375 Prestasi dalam 93 Hari
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo mencatatkan 375 prestasi dalam kurun waktu 93 hari. Capaian tersebut berasal dari berbagai bidang akademik dan nonakademik, mulai...
Sekolah Muhammadiyah di Solo Perkuat Tata Kelola Arsip
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Solo mengikuti Workshop Kearsipan Sekolah Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola administrasi dan pengelolaan dokumen kelembagaan. Kegiatan yang menghadirkan Rudi...
Kemah Bakti Hizbul Wathan MTs Muhammadiyah Solo Tanamkan Peduli Alam
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- MTs Muhammadiyah Solo menggelar Kemah Bakti Hizbul Wathan (HW) selama tiga hari di Bumi Perkemahan Al Amin, Ngargoyoso, Kamis–Sabtu (22–24/10/2026). Kegiatan ini diikuti...
Parents’ Day, SD Muhammadiyah PK Solo Ajak Murid Jadi Donutpreneur
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Parents’ Day bertajuk “Junior Donutpreneur: Sweet Success” di Ruang...
Milad Keenam, SMP Mutu Colomadu Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu (SMP Mutu) memperingati milad ke-6 dengan melibatkan sekitar 250 peserta, terdiri atas siswa kelas VII, VIII, dan...
SD Muhammadiyah PK Banyudono Gelar Parenting Harmoni
BOYOlALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Paguyuban Wali Murid Kelas VI A SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menggelar kegiatan Parenting Harmoni di kediaman Ketua Paguyuban, Dyah Retnaningsih, Sabtu...
Rayakan Milad ke-29, Guru IGABA Karanggede Hadir di GOR Jatidiri Semarang
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Guru TK/BA ‘Aisyiyah yang tergabung dalam Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) se-Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, resmi menghadiri puncak peringatan Milad ke-29 IGABA di...







