Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 8 Juni 2026 16:37 WIB
Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The 4th Indonesia Scientific Meeting in Obstetric Anesthesia and Critical Care (ISMOAC) 2026 yang berlangsung di Solo pada 10-13 Mei 2026. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The 4th Indonesia Scientific Meeting in Obstetric Anesthesia and Critical Care (ISMOAC) 2026 yang berlangsung di Solo pada 10-13 Mei 2026.

ISMOAC merupakan forum ilmiah tahunan yang mempertemukan dokter spesialis anestesi dengan fokus pada anestesi obstetri dan perawatan kritis kehamilan. Kegiatan tersebut meliputi simposium, workshop, dan kompetisi ilmiah.

Dalam kompetisi tersebut, Adam mengikuti kategori poster ilmiah dan berhasil lolos hingga babak final sebelum dinobatkan sebagai peraih poster terbaik. “Awalnya peserta yang mengikuti kategori ini sekitar dua puluhan. Setelah seleksi, tersisa beberapa finalis yang kemudian melakukan presentasi. Dari situ dipilih satu karya terbaik untuk dipresentasikan di depan kongres,” jelasnya, Senin (8/6/2026).

Penelitian yang mengantarkannya meraih penghargaan berjudul Artificial Intelligence in Obstetric Critical Care: A Global Bibliometric Study of Research Trends. Studi tersebut mengkaji perkembangan penelitian kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam bidang perawatan intensif obstetri di berbagai negara.

Metode Bibliometrik

Adam menggunakan metode bibliometrik dengan memanfaatkan data publikasi dari basis data Scopus yang diakses melalui fasilitas UMS. Data tersebut kemudian dianalisis untuk memetakan tren, kolaborasi, dan fokus penelitian AI dalam kesehatan ibu.

“Awalnya terdapat sekitar 3.000 publikasi yang kami identifikasi, kemudian setelah proses penyaringan menjadi sekitar 2.100 artikel yang dianalisis lebih lanjut,” ungkapnya. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan AI dalam bidang obstetric critical care terus meningkat sejak 2005 dan mencapai puncaknya pada 2025.

Menurut Adam, salah satu fokus utama penelitian AI dalam kesehatan ibu adalah penanganan preeklamsia, yaitu kondisi tekanan darah tinggi pada ibu hamil yang berisiko menimbulkan komplikasi serius.

“AI banyak digunakan untuk memprediksi risiko dan luaran kesehatan pada kasus preeklamsia. Data yang dianalisis meliputi usia ibu, usia kehamilan, tekanan darah, hasil laboratorium, proteinuria, hingga kemungkinan komplikasi dan lama perawatan,” terangnya.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The 4th Indonesia Scientific Meeting in Obstetric Anesthesia and Critical Care (ISMOAC) 2026 yang berlangsung di Solo pada 10-13 Mei 2026.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The 4th Indonesia Scientific Meeting in Obstetric Anesthesia and Critical Care (ISMOAC) 2026 yang berlangsung di Solo pada 10-13 Mei 2026. (Humas)

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pengembangan AI di bidang kesehatan ibu masih didominasi Amerika Serikat, China, dan Inggris. Meski demikian, Indonesia mulai menunjukkan kontribusi dengan sekitar 45 publikasi pada bidang tersebut.

Adam menilai pengembangan AI di sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri teknologi, lembaga pendanaan, dan tenaga kesehatan.

“Ke depan, pengembangan AI tidak bisa dilakukan sendiri oleh akademisi atau klinisi. Dibutuhkan kolaborasi multisektor antara universitas, industri, pemerintah, dan lembaga pendanaan agar inovasi yang dihasilkan dapat berkembang dan diterapkan secara nyata,” ujarnya.

Ia berharap Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu berperan sebagai pengembang inovasi di bidang kesehatan melalui penguatan budaya riset dan pengelolaan data yang berkualitas.

Berita Terbaru

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...

Enam Tim P2MW Didanai, UMS Catat Prestasi Nasional di Belmawa 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat capaian membanggakan pada program pendanaan Belmawa 2026. UMS menempati peringkat pertama nasional Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW)...

Mengapa Serangan Jantung Sering Meningkat Setelah Iduladha?

Asap sate mulai mengepul sejak Rabu (27/5/2026) pagi. Aroma gulai dan tongseng memenuhi sudut-sudut kampung. Di banyak rumah, Iduladha selalu identik dengan pesta makan bersama...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tebar Daging Kurban untuk Warga hingga PKL

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Taman Parkir Karyawan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Kamis (28/5/2026). Kegiatan...

FK UMS dan Wamenkes RI Bahas Percepatan Eliminasi Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menghadiri diskusi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia II Benjamin...

UMS Prioritaskan Distribusi Daging Kurban untuk Pegawai Outsourcing

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 UMS, Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut...

FEB UMS Jajaki Kolaborasi Akademik dengan Nagoya University Jepang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama internasional dengan Nagoya University, Jepang, melalui kunjungan akademik sebagai upaya...

Rakernas IV IKA UMS Perkuat Jejaring Alumni di Seluruh Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (IKA UMS) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS menggelar rangkaian agenda tahunan...

UMS Perluas Kerja Sama Akademik dengan Kampus Selandia Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama akademik dengan sejumlah perguruan tinggi di Selandia Baru. Dalam agenda...