Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasiswa UMS Hadirkan Smart Body Care untuk Edukasi Proteksi Diri Siswa Tunagrahita

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 21 Juli 2026 16:52 WIB
Mahasiswa UMS Hadirkan Smart Body Care untuk Edukasi Proteksi Diri Siswa Tunagrahita
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi Smart Body Care sebagai media edukasi proteksi diri bagi siswa tunagrahita melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Artemis. (Humas)

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi Smart Body Care sebagai media edukasi proteksi diri bagi siswa tunagrahita melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Artemis.

Program yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) itu bertujuan memperkuat perlindungan anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan edukatif dan teknologi sensorik.

Ketua Tim PKM-PM Artemis UMS, Bima Satwika Qiyamulail, mengatakan Smart Body Care mengintegrasikan pendidikan perlindungan diri dengan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa tunagrahita.

“Melalui Program Smart Body Care, kami menghadirkan solusi yang mengintegrasikan edukasi perlindungan diri dengan teknologi sensorik yang adaptif. Program ini terdiri atas lima kegiatan utama yang saling terintegrasi, yaitu Kenali Tubuhku, Sentuhan Aman, Tutur Santun, Sistem Deteksi Dini, dan Sapa Diri yang bertujuan membentuk lingkungan sekolah yang lebih aman dan ramah bagi siswa tunagrahita,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Program tersebut dikembangkan bersama anggota tim dari Program Studi Ilmu Komunikasi, yakni Lutfia Zahrotul Solihah, Derlin Ilham Wahyudi, Raffa Putri Maharani, dan Aida Putri Maharani.

Menurut Bima, Smart Body Care dirancang sebagai respons atas pentingnya pendidikan proteksi diri bagi anak berkebutuhan khusus. Program ini membantu siswa memahami batasan tubuh, membangun interaksi sosial yang sehat, serta mencegah kekerasan seksual melalui pendekatan edukatif yang mudah dipahami.

Implementasi program dilaksanakan di SLB Negeri Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada 4–12 Mei 2026. Kegiatan dilakukan secara bertahap melalui lima materi utama, yaitu Kenali Tubuhku, Sentuhan Aman, Tutur Santun, Sistem Deteksi Dini, dan Sapa Diri dengan memanfaatkan media visual, simulasi sederhana, serta pendampingan langsung.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi Smart Body Care sebagai media edukasi proteksi diri bagi siswa tunagrahita melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Artemis.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi Smart Body Care sebagai media edukasi proteksi diri bagi siswa tunagrahita melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Artemis. (Humas)

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa dikenalkan cara menjaga batasan tubuh, membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman, membangun komunikasi yang santun, hingga memahami langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi berpotensi membahayakan.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Sistem Deteksi Dini, yakni media edukasi berbasis teknologi sensorik yang menggunakan indikator warna hijau untuk kondisi aman, kuning sebagai tanda waspada, dan merah sebagai kondisi tidak aman. Pendekatan tersebut dirancang agar materi perlindungan diri lebih mudah dipahami oleh siswa tunagrahita.

Selain itu, melalui program Sapa Diri, mahasiswa UMS mendorong siswa menjadi kader proteksi diri di lingkungan sekolah. Upaya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya saling mengingatkan dan saling menjaga sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman dan inklusif.

Kepala SLB Negeri Colomadu, Sri Asih Hariani, menyambut baik inovasi tersebut karena dinilai memperkuat pendidikan proteksi diri bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

“Kami menyambut baik program ini karena memberikan edukasi kepada siswa tentang proteksi diri. Kelima program yang ditawarkan sangat komprehensif dalam mencegah potensi kekerasan seksual. Harapannya, upaya ini dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan mendukung perkembangan siswa secara optimal,” katanya.

Dosen pendamping PKM-PM Artemis UMS, Siti Azizah Susilawati, menilai program tersebut menjadi wujud kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi atas persoalan sosial melalui inovasi yang aplikatif dan kolaboratif.

Menurutnya, pendidikan proteksi diri bagi anak berkebutuhan khusus memerlukan keterlibatan seluruh ekosistem pendidikan. Melalui Smart Body Care, UMS berharap model edukasi ini dapat direplikasi di sekolah inklusif lainnya sehingga semakin banyak anak berkebutuhan khusus memperoleh lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah disabilitas.

Berita Terbaru

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...

Bukan Sekadar Ziarah, Ini yang Dipetik Mahasiswa UMS dari Jejak Prof. R. Soeharso

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengikuti upacara...

UMS Dampingi Pekerja Migran di Korsel Kelola Keuangan dan Persiapkan Masa Depan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan mendapat pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan kesehatan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) Universitas...

IMM UMS Sambut Mahasiswa Baru, Tegaskan Peran Mahasiswa sebagai Pejuang Perubahan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Koordinator Komisariat (Korkom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rizki Damarjati Wicaksono, mengajak mahasiswa baru menjadikan masa kuliah sebagai awal...

Bukan Sekadar Penyambut, Duta Masta UMS Dampingi Mahasiswa Baru hingga Lulus Masta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemeriahan Masa Ta’aruf Penerimaan Mahasiswa Baru (Masta PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (3/9/2026), tidak lepas dari...

UMS Sambut 8.195 Mahasiswa Baru, Siapkan Generasi Islamic Future Impact Leader

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 8.195 mahasiswa baru memulai perjalanan akademiknya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui pembukaan Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) 2026...

FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Klaten Produksi dan Pasarkan Batik Ciprat

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi Paguyuban Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) mengembangkan keterampilan produksi dan pemasaran Batik Ciprat serta Shibori. Program...