Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dari Pendidikan Politik sampai Restorative Justice, Gagasan Doktor UMS Perkuat Demokrasi RI

Roselia, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 28 Januari 2026 15:54 WIB
Dari Pendidikan Politik sampai Restorative Justice, Gagasan Doktor UMS Perkuat Demokrasi RI
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meningkatkan kualitas pendidikan dengan melahirkan doktor-doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Mohammad Djazman UMS, Rabu (28/1/2026). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meningkatkan kualitas pendidikan dengan melahirkan doktor-doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Mohammad Djazman UMS, Rabu (28/1/2026).

Sidang Terbuka tersebut dipimpin oleh Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno. Promovendus Sudiyo Widodo, memaparkan hasil disertasi yang berjudul Demokrasi Pancasila Melalui Pendidikan Politik Warga Negara.

Penelitian tersebut mengkritisi sistem pendidikan politik di Indonesia yang dinilai belum maksimal (kontemporer) secara pelaksanaan dan implementasi, sehingga kurangnya pemahaman warga negara terhadap politik. “Dalam realitas kita bisa menemukan berbagai hal, antara lain ada masih banyak warga negara yang belum mulai politik. Selain itu juga demokrasi hanya sebagai sebuah legitimasi transaksional,” paparnya.

Menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitiannya, Sudiyo menuturkan sebuah negara memiliki kewajiban dalam menjamin akses pendidikan berkualitas terhadap rakyatnya dan partai politik diberikan kewenangan dalam memberikan pendidikan politik warga negara untuk mewujudkan pemerintahan yang bersifat demokrasi.

Lima Konsep Pendidikan Politik

Dalam disertasinya, dia menawarkan lima konsep pendidikan politik yang dapat diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia, antara lain adalah Model Pendidikan Politik Berbasis Komunitas, Model Pendidikan Politik Inklusif dan Beragam, Model Pendidikan Politik Berbasis Teknologi dan Digita, Model Pendidikan Politik Terintegrasi dalam Kurikulum, dan Model Pendidikan Politik Berkelanjutan dan Evaluatif.

Melalui pendidikan politik warga negara secara berkelanjutan dan evaluatif, Sudiyo menambahkan dapat memberikan bekal bagi rakyat untuk bertindak berdasarkan pengetahuan dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan negara dan bangsa. “Konsep model pendidikan politik yang tidak hanya tahu tentang politik, tetapi memiliki kompetensi untuk berpartisipasi secara rasional dan tanggung jawab untuk mengevaluasi sistem yang berjalan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Mustofa Ali Fahmi, yang dikukuhkan sebagai doktor, mengangkat disertasi Gagasan Model Penyelesaian Tindak Pidana Pemilu Melalui Restorative Justice. Disertasi tersebut, dia memperkenalkan model Restorative Justice dalam menanggulangi permasalahan pelanggaran pemilu.

Model Restorative Justice menekankan perbaikan yang tidak hanya berfokus pada pemidanaan, tetapi juga mengutamakan pemulihan korban dengan melibatkan pelaku, korban dan masyarakat dalam proses penyelesaian masalah.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meningkatkan kualitas pendidikan dengan melahirkan doktor-doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Mohammad Djazman UMS, Rabu (28/1/2026).

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meningkatkan kualitas pendidikan dengan melahirkan doktor-doktor baru melalui Sidang Terbuka Promosi dan Pengukuhan Doktor Program Studi Doktor Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP), yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Mohammad Djazman UMS, Rabu (28/1/2026). (Humas)

Mustofa menegaskan, melalui model tersebut pelaku dapat mendapatkan efek jera atas perbuatannya dan mengakui dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat luas. Menurutnya, penerapan model tersebut memerlukan program edukasi publik dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Doktor tersebut berharap, pelanggaran pada penyelenggaraan pemilu dapat berkurang di masa depan. “Harapannya, ke depan para terpidana kasus tindak pidana pemilu dapat diminimalkan,” harapnya. Rektor UMS Prof. Harun Joko Prayitno, selaku pimpinan sidang pada sesi wawancara menyampaikan harapan atas keberhasilan gelar yang telah diraih oleh para promovendus.

“Jadilah doktor yang mampu memberikan kemanfaatan dan jadilah dokter yang bukan hanya semata-mata pembebasan dari kuliah di kelas, pembebasan dari urusan disertasi. Tolong ditingkatkan menjadi dokter yang humanisasi dan transendensi,” tuturnya.

Selaras dalam transendensi Rektor UMS, Prof. Absori, selaku promotor mengungkapkan integrasi antara ilmu hukum dan nilai-nilai transendensi menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem hukum yang berkedaulatan. “Karena itu visi kami di program doktor itu adalah menciptakan doktor yang memang punya wawasan hukum yang berbasis pada transendensi, yaitu pada nilai-nilai spiritual, nilai-nilai kearifan lokal, dan nilai-nilai agama,” ujarnya.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...