Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

LPM Farmasi UMS Diajak Ciptakan Brand Jurnalistik yang Relevan dengan Medsos

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 10 Juni 2025 16:16 WIB
LPM Farmasi UMS Diajak Ciptakan Brand Jurnalistik yang Relevan dengan Medsos
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi media sosial.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di era digital, membangun brand tidak cukup dengan tampilan visual menarik. Nilai, diferensiasi, dan strategi komunikasi yang tepat menjadi ragam cara untuk membangun brand.

Hal ini menjadi inti diskusi dalam Kelas Digital bertema “Membangun Brand Melalui Media Sosial”, bersama Rasuli, Koordinator Media Sosial Biro Humas dan Pemeringkatan (BHP) UMS, Minggu (8/6/2025). Pada kegiatan yang digagas Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Natural Farmasi UMS, Rasuli mengangkat tema “Membangun Brand Melalui Media Sosial”.

Tema ini secara khusus mengajak peserta untuk memahami branding lebih dari sekadar logo dan tampilan media sosial. “Kita sering keliru. Fokusnya bukan membangun brand media sosial, tapi bagaimana membangun brand melalui media sosial,” terang Rasuli, Selasa (10/6/2025).

Ia menekankan media sosial hanya sebagai alat (tools) dalam proses branding. Nilai utama dari brand justru terletak pada identitas, persepsi, dan nilai yang dibangun dan ditanamkan kepada publik. Menurutnya, branding adalah proses yang membutuhkan strategi jangka panjang, bukan sekadar membuat logo atau memilih nama yang menarik.

“Brand itu persepsi. Sedangkan branding adalah upaya membentuk persepsi itu. Jadi kalau kalian hanya punya logo, itu belum mencukupi sebagai brand,” tegasnya. Pada sesi interaktif, peserta diajak untuk memahami perbedaan antara brand, branding, dan merek. Rasuli menggunakan analogi sederhana: nama di KTP adalah merek, sedangkan brand adalah bagaimana orang lain memandang kita.

“Seringkali yang keliru adalah ketika kita lebih sibuk mengelola tampilan media sosial, tetapi lupa bahwa yang utama adalah membangun value dan citra dari organisasi atau produk kita melalui media sosial itu sendiri,” imbuh Rasuli.

Perilaku Audiens

Selain itu, ia juga menjelaskan strategi membangun brand melalui tiga tahapan: memahami produk (product insight), mengenal perilaku target audiens (target behavior), dan mengetahui tipe adopsi pasar (adoption category).

Ia bahkan mengklasifikasikan pasar ke dalam lima kelompok: inovator, early adopter, early majority, late majority, dan laggard. “Setiap brand akan menemukan pasarnya masing-masing. Tapi perlu strategi agar brand itu diterima sesuai karakter audiensnya,” terang Rasuli.

Dalam sesi pemaparan, Rasuli menekankan proses membangun brand dimulai dari memahami kebutuhan pasar, menetapkan core value, serta menciptakan brand DNA dan positioning yang kuat. “Banyak yang salah kaprah. Langsung bikin nama dan logo dulu. Padahal yang harus dimulai adalah memahami produk, target pasar, dan nilai apa yang ingin kita tawarkan,” tegasnya.

Diskusi dalam Kelas Digital bertema “Membangun Brand Melalui Media Sosial”, bersama Rasuli, Koordinator Media Sosial Biro Humas dan Pemeringkatan (BHP) UMS, Minggu (8/6/2025). (Humas)

Diskusi dalam Kelas Digital bertema “Membangun Brand Melalui Media Sosial”, bersama Rasuli, Koordinator Media Sosial Biro Humas dan Pemeringkatan (BHP) UMS, Minggu (8/6/2025). (Humas)

Brand yang kuat, menurut Rasuli, adalah brand yang memiliki value dan call to action (CTA). “Jika tidak ada CTA, bisa diperkuat dengan tagline yang memperkuat value atau brand itu,” ujarnya. Tak kalah penting, menurut Rasuli, brand yang baik harus memiliki personality. “Brand yang kuat punya kepribadian. Apakah dia hangat, profesional, ramah, atau inspiratif. Semua harus bisa terlihat di media sosial maupun produk yang dihasilkan.”

Di akhir sesi, ia mengajak peserta untuk tidak terpaku pada tampilan luar brand saja, tetapi fokus pada pesan, nilai, dan pengalaman yang dibangun bersama audiens. “Brand yang hebat bukan hanya dikenal, tapi juga dikenang. Dan itu hanya bisa dicapai jika kita benar-benar tahu siapa kita, siapa audiens kita, dan apa yang ingin kita sampaikan,” tegasnya.

Kegiatan Kelas Digital ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, yang sebagian besar berasal dari lingkungan Lembaga Pers Mahasiswa dan organisasi mahasiswa di FKIP UMS. Para peserta tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif berdiskusi melalui sesi tanya-jawab.

Rasuli menutup sesi dengan mengingatkan peserta untuk konsisten dalam proses membangun brand organisasi. Media sosial, katanya, bisa menjadi ruang strategis asalkan digunakan dengan arah dan nilai yang tepat. “Brand yang kuat tidak lahir dari konten viral sesaat, tapi dari proses panjang membangun nilai dan reputasi yang konsisten,” ujarnya.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...