
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Subuh di Masjid Desa Demangan Sambi Boyolali terasa lebih hidup dan khidmat. Ratusan jamaah memadati saf untuk mengikuti Kuliah Subuh bertema “Ramadhan Berdaya, Tidak Hanya Wacana.”
Hadir sebagai pemateri, Ustaz Pujiono, Mudir PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, yang menyampaikan tausiyah inspiratif tentang pentingnya menjadikan Ramadan sebagai gerakan nyata, bukan sekadar wacana tahunan.
Dalam ceramahnya, dia menegaskan puasa harus melahirkan kekuatan empati dan aksi sosial. “Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum membangun kepedulian. Jika setelah Ramadan kita masih abai pada tetangga yang kesulitan, berarti ada yang belum selesai dengan puasa kita,” ungkapnya di hadapan jemaah.
Pujiyono juga mendorong agar masjid-masjid di Desa Demangan menjadi pusat pemberdayaan umat — menggerakkan sedekah, memperkuat zakat, serta membangun solidaritas sosial. Dia mendorong jemaah mulai dari hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya sebagai Implementasi perintah tidak berbuat kerusakan di muka bumi.

Suasana Subuh di Masjid Desa Demangan Sambi Boyolali terasa lebih hidup dan khidmat. Ratusan jamaah memadati saf untuk mengikuti Kuliah Subuh bertema “Ramadhan Berdaya, Tidak Hanya Wacana.” (Humas)
Hal itu sebagaimana amanah Qs. al- Araf Ayat : 56, “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (Allah) memperbaikinya. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik”.
“Dari ayat ini mari kita sebagai umat Islam Bisa menunaikan dengan membuang sampah pada tempatnya” ujarnya. Kegiatan berlangsung tertib dan komunikatif dipandu moderator Abdul Fatah, yang dengan hangat mengarahkan jalannya acara dari awal hingga penutup.
Kuliah Subuh ini merupakan sinergi Takmir Masjid se-Desa Demangan dengan Koordinator Muh. Abdul Jalil dan Sekretaris Suyamto. Adapun narahubung kegiatan adalah Andri Nugroho. Turut hadir dalam kegiatan Kaur Kesra Sarjono, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya seperti Rosyidi, Slamet, dan Uswatun Hasanah.
Kehadiran para tokoh desa menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan Ramadaan yang lebih membumi dan berdampak. Acara ditutup dengan Harapan bersama, memohon agar Ramadaan 1447 H benar-benar menjadi bulan kebangkitan kepedulian sosial di Desa Demangan — tidak berhenti pada retorika, tetapi bergerak dalam aksi nyata.
Semangat Subuh itu menjadi tanda bahwa Ramadaan di Desa Demangan Sambi siap berdaya, bukan sekadar wacana.
Bukan Hanya Berdoa, Kekeringan Perlu Dijawab dengan Ikhtiar
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi juga penopang kehidupan petani. Ketika hujan tak kunjung turun, sawah mengering, tanaman merana, dan penghasilan warga terancam....
Pengajian RRI Surakarta Ajak Pegawai Tingkatkan Etos Kerja
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Masjid As-Syiar Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menggelar pengajian untuk mensyukuri selesainya renovasi masjid pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan bertema “Memakmurkan Masjid, Meningkatkan Kinerja,...
9 Kebiasaan Emas Muslim agar Rutinitas Bernilai Ibadah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kebiasaan baik perlu dilatih secara konsisten agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sejumlah rutinitas, mulai dari menjaga salat hingga membangun sikap positif dan...
Imron Rosyadi: Pentingnya Ilmu Faraidh untuk Pembagian Harta Waris
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pembagian harta peninggalan orang meninggal atau yang disebut dengan harta waris seringkali menimbulkan konflik horizontal dalam keluarga. Pertikaian, tidak tegur sapa, bahkan hingga saling...
Kajian Maulid Nabi, Pesan Cinta Rasulullah untuk Generasi Z
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta menggelar kajian dan doa bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa...
Pengajian Ahad Pagi Masjid An Nuur Tekankan Keteladanan Rasulullah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Masjid An Nuur di Jalan Biak Gang II Nomor 15, Kepatihan Wetan, Jebres, Solo, menggelar pengajian Ahad pagi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad...
Mensyukuri Kemerdekaan dengan Amal Saleh, Ini Pesan Dai MUI di Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan melalui penguatan iman, ketakwaan, dan amal...
Pengajian Kauman Bahas Makna Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Doa bukan sekadar bacaan yang dilafalkan setelah Salat, tetapi menjadi wujud penghambaan sekaligus pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan Allah Swt....
Kajian Ahad Subuh Barokah Masjid Sidodadi Perkuat Iman dan Ukhuwah Jemaah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pajang bersama Pengurus Takmir Masjid Sidodadi Pajang, Laweyan, kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Subuh Barokah, Ahad (26/7/2026). Kegiatan...
Kupas Tafsir Al-Baqarah 155-157, Dosen UMS Jelaskan Makna Ujian Hidup
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ujian hidup kerap dipahami sebagai tanda ketidaksukaan Tuhan kepada manusia. Padahal, dalam perspektif Islam, ujian justru dapat menjadi bentuk kasih sayang Allah...
Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...
Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...






