Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Dwi Jatmiko: Saat Ramadan, Setan Terbatasi Ruang Geraknya…

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Rabu, 20 Maret 2024 21:59 WIB
Dwi Jatmiko: Saat Ramadan, Setan Terbatasi Ruang Geraknya…
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Wakil Kepala bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo, Dwi Jatmiko (kiri), saat ceramah di Radio RRI, Rabu (20/3/2024). (Istimewa).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Setan terbelenggu dan terbatasi ruang geraknya oleh orang-orang yang berpuasa Ramadan. Tentu dengan syarat puasa itu dijalankan senantiasa memenuhi syarat, rukun, dan adabnya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo, Dwi Jatmiko, menyampaikan hal itu saat acara istimewa bertajuk “Nuansa Ramadhan 1445/2024 Hijriyah Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta live Pro 1 AM 972 KHz, FM 101 MHz, dan Pro 4 95,2 FM” Rabu (20/3/2024) pukul 16.45 WIB hingga17.40 WIB. Sebagai host pada acara ini adalah Nana Hardant Santoso.

Melalui rilis yang diterima muhammadiyahsolo.com, Jatmiko menyampaikan, bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. “Maka ketika kita membaca Al-Qur’an hendaklah kita meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk, hal ini sesuai Al-Qur’an surat An-Nahl: Ayat 98,” katanya.

Kebiasaan seperti ini, sambungnya, insya Allah setan kabur ketika dibacakan ta’awudz atau doa untuk meminta perlindungan Allah SWT dari godaan setan. Membuat lisan semakin suci. Dekat dengan para malaikat. Menunjukkan pribadi seseorang dekat dengan Al-Qur’an. Dan setan paling marah jika seseorang dekat dengan hal yang baik. Menurut Jatmiko, bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. “Maka tidak ada salahnya kita semarakkan bulan Ramadan dengan membaca Al-Qur’an diawali dengan doa ta’awudz,” jelasnya.

Al-Qurán ibarat obat bagi penyakit yang ditanam setan di hati manusia, berupa was-was, syahwat, atau berbagai keinginan yang buruk. Sebelum membaca Al-Qurán, Allah perintahkan agar pembaca membersihkan hatinya dari penyakit yang disebarkan setan, hingga hatinya menjadi bersih, agar memungkinkan untuk mendapatkan hikmah dari tadabbur Al-Qur’an.

Nutrisi Hati

Dia menambahkan, Al-Qur’an merupakan nutrisi bagi hati yang berisi petunjuk, ilmu, dan kebaikan, sebagaimana air merupakan nutrisi bagi tanaman. Sementara setan adalah api yang akan membakar tanaman itu, setahap demi setahap. Ketika tanaman ini tumbuh subur, setan akan berusaha merusaknya dan membakarnya. “Oleh karena itu, Allah perintahkan membaca isti’adzah, supaya perusak ini terusir, agar tidak merusak tanaman subur setelah mendapatkan siraman dari Al-Qur’an,” urainya.

Dia menyampaikan bagaimana kata ta’awwudz terambil dari kata adza-ya’udzu yang dibentuk oleh ketiga huruf ‘ain, wauw, dan dzal yang mengandung makna dasar “perlindungan kepada sesuatu”.

Berita Terbaru

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...

Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...

Leave a comment