PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dalam amplop-amplop kecil yang penuh makna.
Di balik tradisi tersebut, tersimpan nilai spiritual yang tidak sekadar tentang memberi materi, tetapi juga tentang melanjutkan kebiasaan baik yang telah dilatih selama Ramadan. Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mahasri Shobahiya, tradisi berbagi saat Lebaran merupakan kebiasaan baik dan sarat makna.
“Kebiasaan bersedekah kemudian di hari lebaran menyiapkan amplop-amplop yang dibagi untuk anak-anak atau saudara-saudara, itu bagus karena bisa membahagiakan orang lain. Dengan kita membahagiakan orang lain, lebaran terasa lebih menyenangkan,” ujar Mahasri, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan Ramadan menjadi momen pembelajaran untuk meningkatkan kualitas ibadah dan melatih diri menjadi lebih dermawan. Sementara itu, bulan Syawal dimaknai sebagai fase peningkatan dari hasil latihan tersebut. Tradisi berbagi yang dilakukan saat Lebaran, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk nyata dari kelanjutan nilai-nilai Ramadan. Kebahagiaan pun terasa semakin lengkap ketika dapat dirasakan bersama orang lain.
Pemandangan anak-anak yang antusias menghitung uang THR di siang hari Lebaran juga menjadi bagian dari cerita khas yang berulang setiap tahun. Momen ini, menurut Mahasri, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bagi anak untuk belajar berbagi.

Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mahasri Shobahiya.
Orang tua dapat mengingatkan anak agar tidak hanya menerima, tetapi juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain, baik melalui infak maupun berbagi kepada teman sebaya. Selain itu, tradisi berbagi THR juga memiliki peran penting dalam menjaga dan mempererat hubungan sosial.
“Apapun yang diberikan biasanya tetap membuat senang. Bahkan kalau dibandingkan dengan yang lain diberi tetapi kita tidak diberi, kadang muncul pertanyaan kenapa kita tidak diberi. Maka dengan berbagi itu bisa memperkuat silaturahmi,” jelasnya.
Dalam budaya Jawa, semangat berbagi ini dikenal melalui ungkapan “pager mangkuk lebih kuat daripada pager tembok”. Filosofi tersebut menggambarkan bahwa hubungan baik antarwarga yang dibangun melalui kebiasaan berbagi akan menciptakan kedekatan yang lebih kuat dibandingkan sekadar batas fisik.
Kebiasaan sederhana seperti membagikan makanan kepada tetangga, misalnya, dapat mempererat hubungan sosial. Ketika hubungan itu terjalin dengan baik, kepedulian antarwarga pun akan tumbuh secara alami, terutama saat ada yang membutuhkan bantuan.
Meskipun demikian, Mahasri juga menekankan pentingnya menanamkan nilai keikhlasan dalam berbagi. Ia mengakui bahwa sikap ikhlas tidak selalu muncul secara instan, tetapi bisa dilatih melalui kebiasaan. “Jadi ikhlas itu kadang dimulai dari pemaksaan. Lama-lama akan menjadi kebiasaan. Kalau sudah menjadi kebiasaan, rasanya ringan dan tidak lagi menjadi beban. Bahkan kalau lama tidak berbagi, kita justru merasa kangen untuk melakukannya lagi,” ungkapnya.
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...
Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...
UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer
SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...
PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji
GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...
Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...
Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...
Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...







