Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 25 Maret 2026 15:02 WIB
Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi THR Lebaran.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dalam amplop-amplop kecil yang penuh makna.

Di balik tradisi tersebut, tersimpan nilai spiritual yang tidak sekadar tentang memberi materi, tetapi juga tentang melanjutkan kebiasaan baik yang telah dilatih selama Ramadan. Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mahasri Shobahiya, tradisi berbagi saat Lebaran merupakan kebiasaan baik dan sarat makna.

“Kebiasaan bersedekah kemudian di hari lebaran menyiapkan amplop-amplop yang dibagi untuk anak-anak atau saudara-saudara, itu bagus karena bisa membahagiakan orang lain. Dengan kita membahagiakan orang lain, lebaran terasa lebih menyenangkan,” ujar Mahasri, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan Ramadan menjadi momen pembelajaran untuk meningkatkan kualitas ibadah dan melatih diri menjadi lebih dermawan. Sementara itu, bulan Syawal dimaknai sebagai fase peningkatan dari hasil latihan tersebut. Tradisi berbagi yang dilakukan saat Lebaran, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk nyata dari kelanjutan nilai-nilai Ramadan. Kebahagiaan pun terasa semakin lengkap ketika dapat dirasakan bersama orang lain.

Pemandangan anak-anak yang antusias menghitung uang THR di siang hari Lebaran juga menjadi bagian dari cerita khas yang berulang setiap tahun. Momen ini, menurut Mahasri, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bagi anak untuk belajar berbagi.

Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mahasri Shobahiya.

Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Mahasri Shobahiya.

Orang tua dapat mengingatkan anak agar tidak hanya menerima, tetapi juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain, baik melalui infak maupun berbagi kepada teman sebaya. Selain itu, tradisi berbagi THR juga memiliki peran penting dalam menjaga dan mempererat hubungan sosial.

“Apapun yang diberikan biasanya tetap membuat senang. Bahkan kalau dibandingkan dengan yang lain diberi tetapi kita tidak diberi, kadang muncul pertanyaan kenapa kita tidak diberi. Maka dengan berbagi itu bisa memperkuat silaturahmi,” jelasnya.

Dalam budaya Jawa, semangat berbagi ini dikenal melalui ungkapan “pager mangkuk lebih kuat daripada pager tembok”. Filosofi tersebut menggambarkan bahwa hubungan baik antarwarga yang dibangun melalui kebiasaan berbagi akan menciptakan kedekatan yang lebih kuat dibandingkan sekadar batas fisik.

Kebiasaan sederhana seperti membagikan makanan kepada tetangga, misalnya, dapat mempererat hubungan sosial. Ketika hubungan itu terjalin dengan baik, kepedulian antarwarga pun akan tumbuh secara alami, terutama saat ada yang membutuhkan bantuan.

Meskipun demikian, Mahasri juga menekankan pentingnya menanamkan nilai keikhlasan dalam berbagi. Ia mengakui bahwa sikap ikhlas tidak selalu muncul secara instan, tetapi bisa dilatih melalui kebiasaan. “Jadi ikhlas itu kadang dimulai dari pemaksaan. Lama-lama akan menjadi kebiasaan. Kalau sudah menjadi kebiasaan, rasanya ringan dan tidak lagi menjadi beban. Bahkan kalau lama tidak berbagi, kita justru merasa kangen untuk melakukannya lagi,” ungkapnya.

Berita Terbaru

Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri

NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...

Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan

BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...

Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan

KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...

Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...

Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...

Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....