Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Kultum Subuh: Jadi Guru Sekali Harus Buat Prasasti

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 10 Desember 2025 10:51 WIB
Kultum Subuh: Jadi Guru Sekali Harus Buat Prasasti
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ustaz Pujiono, Pimpinan PonpesMu Manafiul Ulum Sambi Boyolali dalam Tausiyah Subuh Bagi Peserta Bimtek Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial Region Papua Barat Daya menyampaikan tausiyah mendalam. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ustaz Pujiono, Pimpinan PonpesMu Manafiul Ulum Sambi Boyolali dalam Tausiyah Subuh Bagi Peserta Bimtek Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial Region Papua Barat Daya menyampaikan tausiyah mendalam.

Suasana hening Subuh di Ballroom Hotel Aimas Sorong menjadi saksi terselenggaranya kultum pembuka rangkaian kegiatan Bimtek Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial Region Papua Barat Daya, Ahad (7/12/2025). Kegiatan ini dibuka  Sutomo, Ketua FGM Pusat, didampingi Ketua Majelis Dikdasmen Papua, Bapak Sanmas.

Dalam tausiyahnya, Pujiono, narasumber Tim Fasilitator Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial, menyampaikan pesan penuh makna bagi para guru peserta bimtek. Dengan gaya tutur yang lembut namun tegas, ia mengangkat tema “Jadi Guru Sekali Harus Buat Prasasti”.

Prasasti Itu Peninggalan, Prestasi, dan Amal Jariyah

Pujiono menjelaskan seorang guru tidak hanya mengajar dan menyampaikan materi, tetapi juga harus meninggalkan jejak kebaikan yang terus mengalir manfaatnya. “Prasasti itu bisa berupa prestasi, bisa juga berupa amal jariyah,” ujarnya di hadapan seratus lebih peserta bimtek.

Ia menegaskan prasasti tidak harus monumental, tetapi harus berdampak. Bentuknya bisa berupa mengajarkan ilmu yang terus diamalkan murid-murid, mewariskan sistem yang baik di sekolah serta menanam pohon yang tumbuh memberi manfaat.

Dapat pula dengan mencetak generasi yang berakhlak dan cerdas, atau karya-karya pembelajaran yang terus digunakan oleh guru lain. “Guru itu sekali mengabdi, harus menorehkan sesuatu yang dikenang. Yang ketika kita sudah tidak lagi mengajar, manfaatnya tetap hidup,” lanjutnya.

Guru dan Jejak Peradaban

Menurut Pujiono, guru adalah penentu arah peradaban. Di era kecerdasan artifisial dan koding, guru harus semakin kreatif, visioner, dan siap meninggalkan warisan yang membawa sekolah pada kemajuan. “Bimtek ini bukan sekadar pelatihan, tetapi titik awal perubahan. Di sini para guru menyiapkan prasasti baru: literasi digital, pembelajaran mendalam, dan kompetensi masa depan,” tuturnya.

Kultum Subuh ini menjadi penguat semangat bagi para peserta yang datang dari berbagai daerah Papua Barat Daya. Para guru tampak antusias menyimak, sesekali mencatat poin penting dari pesan inspiratif tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi materi inti bimtek, membawa harapan bahwa para guru akan kembali ke sekolah masing-masing dengan tekad baru: meninggalkan prasasti terbaik bagi generasi mereka.

Berita Terbaru

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...

UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer

SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...

PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji

GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati  jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...