
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana pagi di Hotel Mercure Solo Baru terasa hangat dan penuh makna ketika seluruh peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial Region Jawa Tengah 3 mengikuti kegiatan Pesan Subuh yang disampaikan Ustaz Pujiono, Fasilitator TOT Pembelajaran Mendalam Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.
Dalam tausiyahnya yang bertema “Awas, Umur Habis di Ujung Jempol — Waktu Hilang di Ujung Jempol”, Ustaz Pujiono Yang Juga anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah Ini mengingatkan para peserta akan bahaya tersembunyi dari penggunaan media sosial yang berlebihan.
“Coba kita hitung, berapa jam waktu kita habis hanya untuk scrolling media sosial setiap hari? Kadang kita bilang sebentar saja, tapi tiba-tiba satu jam berlalu tanpa terasa. Inilah pencuri waktu modern yang sering kita abaikan,” ujarnya mengawali pesan subuh.
Pujiono kemudian mengutip firman Allah dalam Surat Al-‘Ashr yang menegaskan pentingnya menjaga waktu:
وَالْعَصْرِ، إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ، إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh.” (QS. Al-‘Ashr: 1–3)
Menurut Pujiono, ayat ini menjadi peringatan bahwa setiap detik kehidupan adalah amanah yang harus dijaga. “Media sosial bisa menjadi ladang pahala jika digunakan untuk dakwah, menebar inspirasi, atau menambah ilmu. Tapi bisa pula menjadi ladang dosa bila waktu dihabiskan hanya untuk hal yang sia-sia,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah ﷺ:
“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Suasana pagi di Hotel Mercure Solo Baru terasa hangat dan penuh makna ketika seluruh peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial Region Jawa Tengah 3 mengikuti kegiatan Pesan Subuh yang disampaikan Ustaz Pujiono, Fasilitator TOT Pembelajaran Mendalam Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah. (Humas)
Dalam kesempatan itu, Pujiono juga mengutip nasihat ulama besar Hasan Basri: “Wahai manusia, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari. Bila satu hari berlalu, maka hilanglah sebagian dari dirimu.”
Dari pesan ini, beliau menekankan waktu adalah kehidupan itu sendiri. Setiap hari yang berlalu tanpa amal kebaikan berarti berkurangnya bagian dari hidup yang tak bisa digantikan.
“Manfaatkan waktu, karena orang yang beruntung adalah orang yang mampu memanfaatkannya dengan baik untuk investasi akhirat. Dan profesi guru adalah profesi mulia, penuh dengan peluang investasi akhirat,” pesan Ustaz Pujiono.
Ia mengajak para guru dan peserta Bimtek untuk menunaikan profesinya dengan seksama dan penuh rasa syukur. “Sebagai tanda syukur, jangan zalimi profesi. Mari kita kembangkan profesi dengan niat ibadah dan ridha terhadap ketentuan-Nya. InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang beruntung,” tuturnya menutup pesan subuh.
Pesan spiritual yang disampaikan di tengah kegiatan pelatihan berbasis teknologi ini memberikan keseimbangan antara kecerdasan digital dan kecerdasan spiritual, mengingatkan para pendidik bahwa kemajuan teknologi harus diiringi dengan kesadaran waktu dan nilai amal yang kekal di sisi Allah.
Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an
Pendidikan kesabaran (ṣabr) sebagai salah satu nilai fundamental dalam Al-Qur’an sangat penting untuk pengembangan karakter manusia, terutama dalam konteks pendidikan. Pendidikan karakter sebaiknya diterapkan sejak ...
Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?
Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...
Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z
Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....
Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an
Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...
Memahami Al-Qur’an di Era Modern: Pentingnya Pendekatan Kontekstual dalam Kehidupan Kontemporer
Al-Qur’an merupakan hidup bagi umat Islam sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak mengatur hubungan manusia dengan tuhan-Nya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dalam...
Mengupas Bahasa Langit Secara Membumi: Sebuah Artikel tentang Ilmu Tafsir Al-Qur’an
Daftar IsiApa Itu Ilmu Tafsir?Sejarah Singkat: Dari Lisan Nabi hingga Era DigitalRagam Pendekatan TafsirTafsir di Era Kita: Relevansi di Tengah Laju ZamanTafsir sebagai Perjalanan SpiritualDaftar...
Relevansi Tafsir Kontemporer dalam Isu Kesetaraan Gender
Perkembangan wacana keislaman di era modern menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami Al-Qur’an secara lebih kontekstual. Hal ini terutama terlihat dalam pembahasan isu gender dan...
Membaca Tafsir Al-Qur’an di Era Teknologi: Adaptasi dan Relevansi
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara memahami ajaran agama. Salah satu perubahan yang paling signifikan terlihat...
Ketentuan Fidyah dan Qadha Puasa dalam Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan jauh, atau usia lanjut, Islam...
Orang Bertakwa Pasti Meyakini Kebenaran Al-Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Puasa Ramadan target utamanya adalah membentuk insan bertakwa. Hal itu disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko...
Mengapa Aku Berpuasa: Refeleksi Ramadan 1447 H
Puasa merupakan salah satu praktik spiritual paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Hampir semua tradisi agama mengenal bentuk pengendalian diri melalui pembatasan makan, minum, atau...
Tablig Akbar UMS Soroti Peran Masjid dalam Membangun Kehidupan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar tablig akbar di Masjid Sudalmiyah Rais, Senin (9/3/2026) sebagai rangkaian dari Gema Kampus Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut menghadirkan...





