Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Hadirkan Busyro Muqoddas, UMS Konsisten Kawal Isu Kebangsaan lewat Kajian AIK

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 28 Juli 2025 23:58 WIB
Hadirkan Busyro Muqoddas, UMS Konsisten Kawal Isu Kebangsaan lewat Kajian AIK
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar Webinar Series Kajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang ke-50 pada Senin (28/7/2025). Acara ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Busyro Muqoddas, sebagai pembicara utama. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar Webinar Series Kajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang ke-50 pada Senin (28/7/2025).

Acara ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Busyro Muqoddas, sebagai pembicara utama.

Dalam sambutan pembukanya, Wakil Rektor IV UMS, Prof. Em Sutrisna, menyampaikan kajian AIK merupakan kegiatan rutin UMS yang ditujukan untuk memperkuat pemahaman keislaman dan kemuhammadiyahan bagi seluruh civitas academica.

“Kita punya kajian tarjih rutin tiap Selasa, tafsir setiap Kamis, qiyamul lail setiap Jumat dini hari, dan kajian bulanan seperti webinar ini. Harapannya, semangat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terus tumbuh di kalangan dosen dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Em menegaskan sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah, seluruh warga UMS merupakan kader persyarikatan yang harus menumbuhkan ghirah (semangat) ke-Muhammadiyahan, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya peran warga UMS dalam menghidupkan ranting dan cabang Muhammadiyah di daerah masing-masing.

Peran Historis Muhammadiyah

Mengangkat tema “Visi Hukum HAM Berkemajuan Perspektif Muhammadiyah”, Busyro membuka materi dengan refleksi terhadap peran historis Muhammadiyah dalam perjuangan bangsa. Ia menyinggung bagaimana pemuda Sudirman, seorang kader Muhammadiyah, menampilkan keteladanan spiritual dan perjuangan hingga diangkat sebagai Panglima Besar TNI.

Menurut Busyro, kontribusi Muhammadiyah bukan hanya dalam bentuk amal pendidikan dan kesehatan, namun juga dalam bentuk gagasan kebangsaan. Ia mengulas kembali peran Ki Bagus Hadikusumo dalam sidang BPUPKI, yang turut menyempurnakan rumusan sila pertama Pancasila menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai bentuk penghormatan terhadap prinsip tauhid.

Lebih lanjut, Busyro menyoroti pentingnya evaluasi pendidikan AIK di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah, termasuk UMS. “AIK harus mampu menjawab kebutuhan internal kampus dan eksternal masyarakat, serta menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi secara sosial, politik, dan kebangsaan,” tandasnya.

Dalam paparannya, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu juga mengkritisi melemahnya independensi KPK pascarevisi UU No. 19 Tahun 2019. Ia menyebut pelemahan lembaga antirasuah ini merupakan bagian dari gejala sistemik yang ditopang kekuatan politik dan ekonomi oligarkis.

Kejahatan Kemanusiaan

Ia menegaskan, berdasarkan data KPK yang “original”, korupsi paling banyak terjadi di tingkat pemerintah pusat, yang menunjukkan sumber masalah berada pada pengambil kebijakan tertinggi. “Korupsi ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi sudah menjadi kejahatan kemanusiaan karena berdampak langsung pada rakyat,” tegas Busyro.

Di akhir sesi, Busyro menyoroti pentingnya peran kampus, termasuk UMS, dalam membangun kesadaran kritis yang berbasis riset. Ia mendorong civitas academica untuk aktif menyuarakan keadilan dan kebenaran, serta menyusun konsep hukum profetik yang menggabungkan nilai-nilai ilahiah dan keadilan sosial.

Webinar ditutup dengan refleksi atas peran UMS dalam dakwah pencerahan. Sebagai institusi pendidikan, UMS dinilai mampu menjadi lokomotif perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara ideologis dalam semangat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Kegiatan ini menjadi penanda bahwa kajian ke-50 bukan sekadar angka, melainkan wujud konsistensi UMS dalam mengawal misi dakwah dan pemberdayaan umat di tengah tantangan zaman. BPSDM UMS akan terus menghadirkan tema-tema aktual yang relevan bagi pengembangan spiritual, intelektual, dan sosial warga UMS.

Berita Terbaru

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...

UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer

SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...

PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji

GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati  jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...

Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...

Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...

Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...

Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...