Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 29 Juli 2026 14:32 WIB
UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata Jarum, Kabupaten Klaten. (Humas)

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata Jarum, Kabupaten Klaten.

Program ini menjadi bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Masyarakat–Usaha Produktif Unggulan Daerah (PM-UPUD) yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Kegiatan yang juga didukung Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten itu bertujuan meningkatkan efisiensi produksi, menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman, serta meningkatkan kualitas produk batik Desa Wisata Jarum.

Ketua Tim PM-UPUD UMS, Aflit Nuryulia Praswati, mengatakan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pelaku industri kreatif.

“Penerapan teknologi tepat guna merupakan salah satu bentuk komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Melalui inovasi ini, kami berharap produktivitas dan daya saing batik Desa Wisata Jarum semakin meningkat,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Ekonomi Kreatif

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudporapar Kabupaten Klaten, Dwi Murwanti, mengapresiasi kolaborasi UMS, Kemdiktisaintek, dan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Jarum sebagai destinasi wisata berbasis ekonomi kreatif.

Menurutnya, dukungan teknologi tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat keberlanjutan industri batik lokal.

Dalam sesi diskusi, para perajin menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi, mulai dari tungku produksi yang kurang efisien dan berisiko terhadap keselamatan kerja, tempat duduk yang belum ergonomis, hingga proses pelorotan malam batik yang masih dilakukan secara konvensional sehingga memerlukan waktu dan tenaga lebih besar.

Menjawab kebutuhan tersebut, Tim PM-UPUD UMS menyerahkan sejumlah peralatan teknologi tepat guna, antara lain melting wax untuk melunturkan malam pada kain batik serta tungku pengukus batik ecoprint. Penyerahan alat dilakukan secara simbolis oleh Aflit Nuryulia Praswati.

Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, memperbaiki aspek keselamatan dan kenyamanan kerja, serta menghasilkan produk batik yang lebih berkualitas.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata Jarum, Kabupaten Klaten.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata Jarum, Kabupaten Klaten. (Humas)

Usai penyerahan alat, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik penggunaan teknologi. Tim pengabdian mendampingi para perajin mulai dari cara pengoperasian hingga perawatan alat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi praktik. Mereka aktif berdiskusi dan mencoba langsung penggunaan peralatan baru untuk memastikan teknologi tersebut dapat diterapkan secara maksimal. Dwi Murwanti menilai bantuan teknologi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan para perajin batik di Desa Wisata Jarum.

“Teknologi yang kami terima sangat sesuai dengan kebutuhan para perajin. Kami optimistis alat-alat ini akan membuat proses produksi menjadi lebih cepat, lebih aman, lebih nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas batik yang kami hasilkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemdiktisaintek, UMS, serta seluruh tim PM-UPUD atas perhatian dan pendampingannya,” ujarnya.

Melalui program ini, UMS berharap produktivitas pelaku usaha batik di Desa Wisata Jarum terus meningkat sehingga mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Program PM-UPUD juga menjadi wujud komitmen UMS dalam menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha lokal.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...