Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 28 Juli 2026 13:45 WIB
Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ilustrasi industri nasional.

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan, menilai capaian tersebut menunjukkan Indonesia masih menjadi tujuan investasi yang menarik bagi investor domestik maupun asing.

Anton menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, realisasi investasi tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp510 triliun atau 50,4 persen dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp500 triliun atau 49,6 persen.

Investasi tersebut juga menyerap sekitar 1.448.862 tenaga kerja langsung atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, peningkatan investasi didorong sektor hilirisasi industri, terutama pengolahan mineral, bioenergi, bioetanol, serta industri manufaktur berorientasi ekspor. Singapura masih menjadi investor asing terbesar, disusul Hong Kong, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia.

“Ini menunjukkan bahwa dari perspektif daya saing, Indonesia masih menarik bagi investor asing. Sektor-sektor yang berkembang merupakan sektor yang memang menjadi keunggulan Indonesia, seperti pengolahan mineral, bioenergi, hingga bahan baku baterai kendaraan listrik,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (27/7/2026).

Ia menilai daya tarik Indonesia tidak hanya bersumber dari kekayaan sumber daya alam, tetapi juga didukung percepatan hilirisasi, pengembangan bioenergi berbasis kelapa sawit dan bioetanol, penyederhanaan perizinan melalui OSS-RBA, stabilitas ekonomi dan politik, pembangunan kawasan industri, serta semakin beragamnya negara asal investor.

Efisiensi Investasi

Meski demikian, Anton mengingatkan pemerintah masih perlu meningkatkan efisiensi investasi melalui perbaikan Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Menurutnya, nilai ICOR Indonesia yang masih berada di kisaran tujuh menunjukkan kebutuhan modal yang relatif besar untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dibandingkan beberapa negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam.

Perbaikan ICOR, lanjutnya, dapat ditempuh melalui inovasi, transformasi digital, serta pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan maupun dunia usaha. Digitalisasi layanan perizinan dan perpajakan dinilai mampu mempercepat proses administrasi, meningkatkan transparansi, sekaligus menekan praktik korupsi dan pungutan liar yang selama ini menjadi sumber inefisiensi investasi.

Anton juga menilai kebijakan hilirisasi yang dijalankan pemerintah sudah berada pada jalur yang tepat. Ia mengapresiasi upaya mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri untuk menghasilkan riset terapan yang mendukung hilirisasi.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah mempercepat proses hilirisasi dari tahap prototipe menuju produksi massal agar mampu meningkatkan nilai tambah ekspor sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.

Sebagai perguruan tinggi, UMS memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan. Anton menegaskan dunia usaha kini membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai kompetensi sesuai bidangnya, tetapi juga memiliki kemampuan bahasa asing, literasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta kemampuan lintas disiplin.

“Perguruan tinggi, terutama UMS, perlu terus melakukan transformasi agar mampu menghasilkan lulusan yang multiskill sesuai kebutuhan industri. Dunia bisnis berubah sangat cepat sehingga kurikulum juga perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi,” katanya.

Selain menyiapkan SDM unggul, Anton mendorong perusahaan nasional memperkuat kegiatan riset dan pengembangan (Research and Development/R&D), meningkatkan inovasi produk, serta memanfaatkan kehadiran investor asing sebagai bagian dari rantai pasok global. Menurutnya, langkah tersebut dapat melahirkan lebih banyak merek lokal yang mampu bersaing di pasar internasional.

Ia optimistis prospek investasi Indonesia tetap menjanjikan di tengah ketidakpastian geopolitik dunia apabila didukung kepastian hukum, infrastruktur yang berkualitas, ketersediaan energi bersih, tenaga kerja terampil, hubungan industrial yang kondusif, serta kebijakan yang mendorong investasi di sektor padat karya. Sinergi pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia sekaligus menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...