Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Keutamaan Bulan Dzulhijjah yang Terlupakan

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 3 Juni 2025 14:36 WIB
Keutamaan Bulan Dzulhijjah yang Terlupakan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo, Dwi Jatmiko, saat menjadi pemateri Pengajian Besar di Ruang Aula Kampus 2 Universitas Aisyiyah Solo, Sabtu (31/5/2025). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kaum Muslimin mungkin sudah tidak asing lagi dengan keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadan. Namun demikian, belum banyak yang mengetahui keistimewaan bulan Dzulhijjah.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo, Dwi Jatmiko, saat menjadi pemateri Pengajian Besar di Ruang Aula Kampus 2 Universitas Aisyiyah Solo, Sabtu (31/5/2025).

Acara dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Sri Kustiyati. Beberapa ketua program studi juga hadir, seperti dari Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit, Asti Nurhayati, dan dari Prodi S1 Kebidanan, Istiqomah Risa Wahyuningsih.

Menurut Dwi Jatmiko, masih banyak yang belum mengetahui keistimewaan dan keutamaan bulan Dzulhijjah. “Padahal di samping bulan Ramadan, bulan Dzulhijjah menyimpan begitu banyak keistimewaan,” ujarnya.

Berlipat Ganda

Jatmiko menerangkan Rasulullah Saw. menggandengkan bulan Dzulhijjah dengan bulan Ramadan dan menyebutkan bahwa pahala amal di dua bulan ini tidak berkurang, artinya akan dilipatgandakan. Hal ini menunjukkan bulan Ramadan dan bulan Dzulhijjah sama-sama memiliki keistimewaan dan keutamaan.

“Oleh sebab itulah, ketika bulan Ramadan telah semakin jauh meninggalkan kita, maka saatnya kita bersiap untuk menyambut datangnya bulan Dzulhijjah yang juga menyimpan begitu banyak keistimewaan dan keutamaan,” ungkap Dai Champions Standardisasi MUI Pusat itu.

Dia pun menerangkan kemiripan Ramadan dan Dzulhijjah. “Ramadan ada Syahrul Mubarak, bulan puasa, 10 hari akhir yang utama, Lailatul Qadar, Idulfitri, zakat. Sedangkan Dzulhijjah ada Syahrul Haram, bulan haji, 10 hari awal yang utama, Hari Arafah, Iduladha dan Kurban,” ujarnya.

Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo, Dwi Jatmiko, saat menjadi pemateri Pengajian Besar di Ruang Aula Kampus 2 Universitas Aisyiyah Solo, Sabtu (31/5/2025).

Pimpinan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo, Dwi Jatmiko, saat menjadi pemateri Pengajian Besar di Ruang Aula Kampus 2 Universitas Aisyiyah Solo, Sabtu (31/5/2025). (Humas)

“Bahwa sepuluh hari terakhir Ramadan lebih utama ditinjau dari malamnya. Sedangkan sepuluh hari pertama Dzulhijah lebih utama ditinjau dari hari siangnya karena di dalamnya terdapat hari nahr atau kurban, hari Arafah dan terdapat hari tarwiyah yaitu 8 Dzulhijjah,” imbuh dia.

Ia menutup ceramahnya dengan mengingatkan bahwa seluruh kaum muslimin dan muslimat dianjurkan untuk menyaksikan kurban. Para laki-laki dewasa, anak-anak dan wanita yang tidak berhalangan melaksanakan salat Id secara berjemaah.

“Walaupun seorang perempuan yang sedang berhalangan karena haid ataupun yang lainnya, tetap dianjurkan untuk mendatanginya untuk menyebarkannya dan mendengarkan khutbah bersama dengan kaum muslimin yang lainnya. Tetapi dia tidak melaksanakan salat Id itu. Dalam Surat Al Kautsar Allah SWT berfirman: “Salatlah karena Tuhan-Mu dan sembelihlah,” ujarnya.

Berita Terbaru

Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...

Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...

Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an

Pendidikan  kesabaran  (ṣabr)  sebagai  salah  satu  nilai  fundamental  dalam  Al-Qur’an  sangat penting   untuk   pengembangan   karakter   manusia,   terutama   dalam   konteks   pendidikan. Pendidikan  karakter  sebaiknya  diterapkan  sejak ...

Berkomunikasi di Era Digital: Masihkah Kita Menjaga Etika Al-Qur’an?

Kondisi masyarakat Indonesia yang semakin modern menyebabkan berkembangnya pula teknologi digital. Bersamaan dengan itu teknologi kini bukan hanya menghasilkan sebuah kecanggihan informasi namun menjadi sarana...

Relevansi Tafsir Al-Qur’an dalam Menjawab Krisis Moral Generasi Z

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, khususnya bagi Generasi Z yang lahir dan tumbuh di tengah kemajuan tersebut....

Ketika Masalah Datang Bertubi-Tubi: Belajar Sabar dari Al-Qur’an

Setiap orang pasti pernah berada pada titik di mana masalah datang silih berganti. Terkadang satu masalah saja sudah cukup membuat seseorang merasa lelah, apalagi jika...

Memahami Al-Qur’an di Era Modern: Pentingnya Pendekatan Kontekstual dalam Kehidupan Kontemporer

Al-Qur’an merupakan hidup bagi umat Islam sepanjang zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak mengatur hubungan manusia dengan tuhan-Nya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dalam...

Mengupas Bahasa Langit Secara Membumi: Sebuah Artikel tentang Ilmu Tafsir Al-Qur’an

Daftar IsiApa Itu Ilmu Tafsir?Sejarah Singkat: Dari Lisan Nabi hingga Era DigitalRagam Pendekatan TafsirTafsir di Era Kita: Relevansi di Tengah Laju ZamanTafsir sebagai Perjalanan SpiritualDaftar...

Relevansi Tafsir Kontemporer dalam Isu Kesetaraan Gender

Perkembangan wacana keislaman di era modern menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memahami Al-Qur’an secara lebih kontekstual. Hal ini terutama terlihat dalam pembahasan isu gender dan...

Membaca Tafsir Al-Qur’an di Era Teknologi: Adaptasi dan Relevansi

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam cara memahami ajaran agama. Salah satu perubahan yang paling signifikan terlihat...

Ketentuan Fidyah dan Qadha Puasa dalam Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ibadah puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seperti sakit, perjalanan jauh, atau usia lanjut, Islam...

Orang Bertakwa Pasti Meyakini Kebenaran Al-Qur’an

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Puasa Ramadan target utamanya adalah membentuk insan bertakwa. Hal itu disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko...