
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dalam upaya mewujudkan masjid dan musala yang lebih inklusif, Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten serta Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) menggelar workshop pengembangan standar aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tempat ibadah dapat diakses dengan nyaman dan mandiri oleh semua jamaah, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Didukung oleh tim pendamping yang terdiri dari Dyah Widi Astuti, Fadhilla Tri Nugrahaini, dan Alfia Magfirona, workshop ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan solusi terbaik dalam meningkatkan aksesibilitas masjid dan musala di Klaten.
Ketua Tim Pendamping, Dyah Widi Astuti, mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini adalah pendampingan pengembangan standar aksesibilitas pada masjid atau musala di Kabupaten Klaten.
”Peserta workshop ini adalah PCM seluruh Kawedanan Klaten dan takmir-takmir masjid yang dikelola oleh Muhammadiyah Klaten. Latar belakang kegiatan ini adalah keresahan dalam keterbatasan akses penyandang disabilitas dalam menjalankan ibadah di masjid atau musala,” ungkap Dosen Arsitektur UMS itu, Senin (17/3/2025).

Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten serta Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) menggelar workshop pengembangan standar aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. (Humas)
Dyah menyampaikan standar fasilitas difabel merujuk pada desain universal yang bertujuan agar masjid dan musala bisa digunakan untuk penyandang disabilitas beraktivitas secara mandiri. Sehingga, mereka bisa melakukan kegiatan dengan nyaman tanpa bantuan orang lain. “Beberapa orang banyak yang mengkhawatirkan terkait najis yang bisa terbawa oleh alat bantu penyandang disabilitas ketika beribadah misalnya dari kursi roda atau tongkat jalan,” terangnya.
Auli Septa Arini, Subkoordinator Rehapsos Anak& Penyandang Disabilitas Dinsos P3AKB menjelaskan Pemerintah Klaten menaruh perhatian terhadap penyandang disabilitas. “Mempersiapkan fasilitas disabilitas berarti menyiapkan fasilitas untuk Kita dimasa mendatang, karena semua orang akan menua dan akan mengalami keterbatasan fisik,” tuturnya.
Menurut Qoriek Asmawati selaku narasumber dari Paguyuban Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) menyampaikan bahwa saat ini banyak masjid dengan desain tidak inklusif. “Fasilitas yang disediakan untuk penyandang disabilitas tidak aksesibel. Pelayanan terhadap penyandang disabilitas terdiri dari pelayanan fisik (fasilitas di bangunan yang aksesibel) dan non fisik (sikap dan interaksi yang mendukung). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas untuk kegiatan keagamaan,” paparnya.
Dari perspektif tarjih, Alifiyatul Azizah dari Majelis Tarjih PWM Jawa Tengah menjelaskan pada dasarnya kursi roda dan tongkat tidak dihukumi najis. Kecuali yang nyata-nyata ada barang najis menempel pada barang tersebut, sehingga tidak perlu khawatir yang berlebihan.
Acara yang dilaksanakan pada Minggu (16/3/2025) di SMA Muhammadiyah Klaten itu diakhiri dengan sesi diskusi kelompok untuk menentukan masjid dan musala yang akan dijadikan percontohan di tiap Kawedanan Klaten serta menjaring aspirasi dan masukan dari peserta workshop. Kegiatan ini akan berlanjut dengan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) yang bisa diimplementasikan sebagai bentuk panduan pelayanan terhadap penyandang disabilitas di Masjid/Musala
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...
Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...
UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer
SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...
PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji
GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...
Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...
Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...
Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...






