Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Ustaz Dwi Jatmiko: Lima Fase Manusia, Momentum Memperbanyak Bekal Takwa

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Senin, 3 Agustus 2026 14:48 WIB
Ustaz Dwi Jatmiko: Lima Fase Manusia, Momentum Memperbanyak Bekal Takwa
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ustaz Dwi Jatmiko [Dok.pribadi]

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tema tentang lima fase manusia dan momentum perbanyak bekal takwa menjadi tema ceramah yang disampaikan Ustaz Dwi Jatmiko pada acara pengajian Subuh Barokah di Masjid Al-Mukarromah, Ahad (2/8/2026).

Kegiatan diawali dengan doa memohon kepada Allah agar diberikan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, serta kesembuhan dari segala penyakit.  Doa tersebut menjadi pembuka sebelum jemaah diajak merenungkan perjalanan hidup manusia berdasarkan tuntunan Islam.

“Lima fase manusia, momentum perbanyak bekal takwa,” ujar Jatmiko, melalui siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, Ahad.   Dalam tausiyahnya, dia menyampaikan bahwa manusia akan melewati lima fase kehidupan. Fase bayi, kemudian fase anak-anak, dilanjutkan fase pemuda yang identik dengan semangat dan produktivitas.

“Setelah itu manusia memasuki fase dewasa sekitar usia 40 tahun, yang menuntut kematangan berpikir, bertindak, dan mengambil Keputusan,” urainya.  Adapun fase terakhir adalah usia lanjut di atas 60 tahun, ketika seseorang diharapkan semakin memperbanyak amal saleh sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.

Bukan Sekadar Tambah Umur

Pembagian fase usia tersebut bukan sekadar penanda bertambahnya umur. Lebih dari itu, setiap tahapan merupakan pengingat agar manusia terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dalam keimanan, akhlak, dan tanggung jawab.  “Semakin bertambah usia, semakin besar pula kewajiban untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kematian,” ucapnya.

Menurutnya, manusia sering kali terlena oleh gemerlap dunia. Kesibukan mengejar harta, jabatan, dan berbagai urusan duniawi membuat seseorang merasa memiliki waktu yang panjang.  Padahal, setiap manusia memiliki batas usia yang telah ditetapkan Allah Swt. dan tidak seorang pun mengetahui kapan ajal akan datang.

Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Allah dalam Surah Al-A’raf ayat 34 yang menjelaskan bahwa setiap umat memiliki batas waktu kehidupan.  Ketika ajal telah tiba, tidak ada seorang pun yang mampu menundanya ataupun mempercepatnya walau hanya sesaat.

Karena itu, jemaah diajak menjadikan setiap fase kehidupan sebagai kesempatan memperbanyak amal kebajikan. Dipertegas melalui Surah Al-Baqarah ayat 197 yang mengingatkan bahwa sebaik-baik bekal dalam perjalanan hidup adalah ketakwaan.  “Dengan bekal itulah seorang Muslim diharapkan mampu menjalani kehidupan dunia secara bijaksana sekaligus mempersiapkan diri menyongsong kehidupan yang kekal di akhirat,” pungkasnya.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...