
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Kajian Umum Ramadhan Mubarak (KURMA) dengan tema “Tren Healing vs Tazkiyah: Mengapa Ramadhan adalah Waktu Terbaik untuk Pulih”. Acara ini berlangsung pada Senin (3/3/2025) di Masjid Hj. Sudalmiyah Rais, Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gema Kampus Ramadhan (GKR) UMS yang bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam meningkatkan ibadah serta memperkuat nilai-nilai keislaman selama bulan suci Ramadan. KURMA dirancang sebagai kajian menjelang berbuka puasa dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya.
Acara menghadirkan pembicara, Isman, yang juga sebagai Kaprodi Magister Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. Dalam paparannya, ia menyoroti fenomena kelelahan mental yang banyak dialami oleh Generasi Z akibat tekanan sosial dan tuntutan produktivitas yang berlebihan.
Isman menjelaskan sistem ekonomi neoliberal telah mendorong persaingan tanpa henti dan individualisme ekstrem. Akibatnya, banyak individu mengalami depression dan burn out akibat tekanan untuk terus berprestasi tanpa batas yang jelas.
Positive Violence
Selain itu, ia mengangkat fenomena positive violence, yakni tuntutan untuk selalu berpikir positif dan berkembang secara terus-menerus. “Tekanan ini justru bisa menjadi kekerasan terselubung yang merusak mental individu karena mereka dipaksa menekan emosi negatif tanpa solusi yang tepat,” kata Isman di hadapan ratusan peserta kajian.
Konsep healing modern juga menjadi sorotan dalam kajian ini. Isman menyebut bahwa banyak orang yang terjebak dalam pola pemulihan instan, seperti liburan atau aktivitas self-care, yang hanya memberikan efek sementara tanpa mengubah pola pikir mendasar tentang kesuksesan dan ekspektasi sosial.
Ia mengutip QS. Ar-Ra’d (13:28) untuk menjelaskan bahwa ketenangan sejati hanya dapat diperoleh melalui pendekatan spiritual. “Healing yang bertumpu pada aktivitas duniawi sering kali gagal mengatasi akar permasalahan eksistensial dan spiritual,” lanjutnya.
Dalam kajian ini, Isman juga membahas konsep Tazkiyatun Nafs sebagai solusi yang lebih mendalam. Ia mencontohkan bagaimana Nabi Ibrahim AS menghadapi ujian berat yang justru meninggikan derajat spiritualnya. Keikhlasan dan keyakinannya kepada Allah membuatnya tetap tenang meskipun berada dalam situasi sulit.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Kajian Umum Ramadhan Mubarak (KURMA) dengan tema “Tren Healing vs Tazkiyah: Mengapa Ramadhan adalah Waktu Terbaik untuk Pulih”. Acara ini berlangsung pada Senin (3/3/2025) di Masjid Hj. Sudalmiyah Rais, Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). (Humas)
Ia juga menyinggung kisah Nabi Yunus yang disebut dalam Surah Ash-Shaffat (143-144). Menurutnya, Nabi Yunus menemukan ketenangan sejati bukan melalui pelarian, tetapi melalui taubat dan dzikir yang membuatnya lebih dekat dengan Allah.
Kajian ini tidak hanya memberikan wawasan keislaman, tetapi juga menggugah peserta untuk merefleksikan kembali cara mereka menghadapi tekanan hidup. Isman menegaskan bahwa Ramadan adalah momen terbaik untuk melakukan introspeksi dan kembali kepada Allah.
Setelah kajian, panitia menyediakan lebih dari 250 paket berbuka puasa gratis bagi peserta yang hadir di Masjid Hj. Sudalmiyah Rais. Selain itu, lebih dari 180 paket berbuka juga dibagikan di Masjid Fadlurahman.
Melalui program GKR, UMS berupaya menciptakan atmosfer yang kondusif bagi sivitas akademika untuk memperkuat nilai-nilai spiritual. Rangkaian kegiatan ini akan terus berlangsung sepanjang Ramadan dengan berbagai kajian, diskusi, serta program ibadah lainnya yang diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Orang Bertakwa Pasti Meyakini Kebenaran Al-Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Puasa Ramadan target utamanya adalah membentuk insan bertakwa. Hal itu disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko...
Mengapa Aku Berpuasa: Refeleksi Ramadan 1447 H
Puasa merupakan salah satu praktik spiritual paling tua dalam sejarah peradaban manusia. Hampir semua tradisi agama mengenal bentuk pengendalian diri melalui pembatasan makan, minum, atau...
Tablig Akbar UMS Soroti Peran Masjid dalam Membangun Kehidupan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar tablig akbar di Masjid Sudalmiyah Rais, Senin (9/3/2026) sebagai rangkaian dari Gema Kampus Ramadan 1447 H. Kegiatan tersebut menghadirkan...
Masjid Baiturrahman Nusukan Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Baiturrahman, Cangakan, Nusukan Banjarsari, menggelar Pengajian Nuzulul Qur’an pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan Nuzulul Quran...
Belajar Metode Pendidikan Islam Ala Luqman Al-Hakim dalam Surat Luqman Ayat 13
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dalam sejarah Islam terdapat sosok pendidik karakter inspiratif. Luqman Al-Hakim namanya, ceritanya dijelaskan secara komprehensif dalam Al-Qur’an pada surat Luqman. Dosen Ilmu Qur’an dan...
Puasa : Regulasi Diri dan Etika Digital
Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang tidak hanya berdimensi ritual, tetapi juga memiliki makna psikologis dan sosial yang mendalam. Di sisi lain,...
Di Meja Berbuka, Kita Menyulam Cinta dan Takwa
Ramadan di Indonesia selalu menghadirkan wajah yang khas. Ia bukan hanya bulan ibadah individual seperti puasa, tarawih, dan tilawah, tetapi juga ruang sosial yang hidup....
Meneropong Sejarah Perubahan Kiblat dan Konsep Umat Wasathan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sejarah perubahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah dijelaskan dalam QS Al-Baqarah. Dosen Ilmu Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah...
Ramadan Berdaya, Kuliah Subuh Desa Demangan Bangkitkan Spirit Kepedulian
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Subuh di Masjid Desa Demangan Sambi Boyolali terasa lebih hidup dan khidmat. Ratusan jamaah memadati saf untuk mengikuti Kuliah Subuh bertema “Ramadhan Berdaya,...
Tarhib Ramadan Masjid Al-Jannah Tegalgiri, Wayang Golek Pitutur Kupas Keutamaan Bulan Suci
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid Al-Jannah Dukuh Kajar, Tegalgiri, Nogosari menggelar kegiatan Tarhib Ramadan yang dikemas melalui pagelaran Wayang Golek Pitutur, Sabtu (14/2/2026) malam. Kegiatan dalam rangka menyambut...
Menyambut Ramadan 1447 H: Saatnya Kembali Menata Hati
Setiap kali bulan Ramadan mendekat, ada getaran batin yang berbeda dalam diri seorang Muslim. Seolah-olah jiwa ini dipanggil untuk pulang kepada kesadaran terdalam sebagai hamba...
Mencerahkan, Kajian AIK di PCM Grogol Kupas Thaharah dari Dimensi Akidah
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo menyelenggarakan Kajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang bertempat di MCC LKSA Muhammadiyah Cabang Grogol, Sukoharjo, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini...





