
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Solo nomor urut 1, Teguh Prakosa-Bambang Nugroho (Gage), berjanji mewujudkan Solo sebagai kota yang maju, nyaman, sejahtera, dan berbudaya jika terpilih pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 27 November mendatang. Pihaknya juga berambisi membangun kemandirian Kota Solo dengan penguatan di bidang ekonomi.
Visi dan misi Kota Solo ke depan tersebut mereka sampaikan saat mengikuti Uji Publik Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Surakarta Periode 2025-2030 di Auditorium M. Djazman Al-Kindi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Senin (14/10/2024) mulai pukul 09.00-12.30 WIB. Malam ini pukul 19.00-22.00 WIB, uji publik giliran mengundang paslon nomor 2: Respati Ardi-Astrid Widayani. Acara ini diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Solo bersama kampus UMS. Pada uji publik ini, pasangan nomor urut 1 berhadapan dengan para panelis yang terdiri dari Rektor UMS, Prof. Sofyan Anif, guru besar hukum Tata Negara UMS, Prof. Aidul Fitriciada Azhari, guru besar Ilmu Manjemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, Prof. M. Farid Wajdi, dan budayawan Kiai Kusen (Cepu). Para panelis ini menguji masing-masing untuk tema “Pendidikan Inklusif”; “Demokrasi dan Pemerintahan Daerah”; Pemberdayaan Ekonomi Lokal”; serta tema “Kebudayaan”.
Di depan ratusan partisipan yang memenuhi auditorium, Teguh menjelaskan, untuk bisa mewujudkan visi-misinya, pihaknya akan melakukan langkah-langkah strategis. Di bidang ekonomi, pasangan nomor urut 1 ini akan melakukan penguatan UMKM. “Salah satu penopang ekonomi Kota Solo saat pandemi Covid-19 adalah UMKM. Ini yang akan kita perkuat,” janjinya. Apalagi saat ini UMKM di Kota Solo berkembang pesat. Mereka sudah melek teknologi digital dalam bekerja.
Kota Solo yang tidak punya sumber daya alam ini, Pemkot harus kreatif mengelolanya. Selama ini, Kota Solo mengandalkan sebagai kota jasa dan perdagangan. Ada potensi lainnya, yakni aspek budaya. Namun, kata Teguh, budaya selama ini belum bisa mengangkat Kota Solo secara ekonomi. Padahal Solo punya Pura Mangkunegaran dan Keraton Surakarta. Hal ini yang menjadi pekerjaan kepemimpinan Kota Solo ke depan. “Ke depan event budaya harus bisa mendatangkan uang,” janji calon Walikota dari PDI Perjuangan ini.
Tanggung Jawab Pemkot
Dari sisi pendidikan, untuk tingkat SD-SMP yang menjadi tanggungjawab Pemkot Kota Solo bisa dikatakan selesai. Pendidikan di level itu di Kota Solo mampu melayani semua masyarakat secara inklusif tanpa membeda-bedakan. Hanya saja, kata Teguh, untuk tingkat SMA/SMK yang berada di bawah kewenangan pemerintah Provinsi Jateng, Teguh mengkritik kebijakan zonasi saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dinilainya tidak tepat. Pasalnya pemerintah pusat membuat regulasi tanpa melihat kesiapan infrastruktur, seperti keberadaan SMA/SMK di Kota Solo yang tidak merata di setiap Kecamatan. Misalnya SMAN 1 dan SMAN 2 yang ada di Kecamatan Banjarsari, kemudian SMK Negeri yang menumpuk di Manahan. Realitas ini yang menjadi problem bersama untuk diselesaikan.
Dalam pembangunan di bidang pendidikan, Teguh-Bambang akan memulai dari pendidikan di keluarga. Hal ini penting karena pendidikan juga menyangkut pendidikan karakter, pendidikan lingkungan dan pendidikan mental spiritual. Menurut Teguh, anak didik tidak hanya maju di bidang teknologi, namun menggunakan teknologi itu untuk saling olok dan bahkan mengejek sesama. Di bidang teknologi digital, Pemkot Kota Solo bersama Indosat telah membangun AI Experience Centre di Solo Techno Park sebagai pusat pembelajaran digital bagi anak muda. “Tinggal bagaimana mengubah mindset anak muda untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan mau belajar di sana,” jelas Teguh. Teknologi berbasis AI (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan, menjadi sangat penting untuk meningkatkan layanan ke masyarakat. Penggunannya nanti bisa perusahaan, rumah sakit maupun pusat-pusat layanan lainnya.

Paslon Teguh-Bambang saat berada di ruang tunggu Auditorium Djazman Al Kindi UMS bersama para panelis dan pengurus PDPM Kota Solo. (PDPM).
Dari sisi hukum, paslon nomor 1 ini tetap berslogan “Berserti tanpa Korupsi”. Semua birokrasi dari atas hingga bawah punya tanggungjawab pada slogan ini. Termasuk organisasi di luar birokrasi harus bisa menyusun laporan keuangan yang baik sehingga tidak terjerat hukum.
Merangkul Semua
Saat menjawab panelis Aidul Fitriciada tentang jumlah kursi partai pendukung yang lebih sedikit dibandingkan paslon nomor 2, Teguh menegaskan jika terpilih pihaknya akan merangkul semuanya. Bahkan saat menjadi anggota DPRD sebelumnya, pihaknya menanggalkan identitas kepartaian agar bisa berbaur dengan semua elemen masyarakat. Pihaknya juga akan terus membangun kohesi sosial agar kasus insiden protes festival kuliner nonhalal beberapa waktu tidak terulang kembali. Semua pihak akan diayomi. Teguh juga menegaskan pendidikan inklusi di Solo sudah dia terapkan kebijakan pendidikan untuk semua. “Solo itu kota ramah untuk difabel,” jelasnya. Hal itu saat menjawab panelis Prof. Sofyan Anif. Hanya saja, lanjut Teguh, untuk anak berkebutuhan khusus dengan IQ di bawah 50 perlu penanganan khusus.
Teguh juga sepakat dengan panelis Prof. M. Farid Wajdi yang mempersoalkan wisata budaya di Solo yang kurang berkembang. Keraton Solo, lanjut Farid, kondisinya kumuh menurut wisatawan Malaysia yang pernah dia bawa ke Keraton. Kondisi Keraton Solo jauh beda dengan kondisi di Malaysia yang megah. Selama ini, jelas Teguh, pihaknya tidak bisa masuk ke keraton karena konflik internal. Pasangan Teguh-Bambang juga akan memikirkan “tantangan” Kiai Kusen yang meminta agar pasangan ini berani mendirikan sekolah filsafat Ranggawarsita. Ranggawarsita adalah filsuf Jawa yang luar biasa yang bisa menjadi identitas budaya Kota Solo. Teguh mengatakan bisa saja pihaknya bekerja sama dengan kampus seperti Institute Seni Indonesia (ISI) Solo untuk mewujudkan gagasan ini.
Di akhir sesi diskusi, calon Wakil Walikota, Bambang Nugroho (Gage), berjanji akan mengajak kalangan Muhammadiyah untuk ikut serta memajukan Kota Solo. Pihaknya akan bekerja sama dengan kampus UMS, termasuk para aktivis Pemuda Muhammadiyah Kota Solo.
Rektor UMS, Prof. Sofyan Anif, saat membuka uji publik mengatakan, acara ini penting untuk menguji gagasan maupun visi-misi para calon. Sehingga masyarakat Solo tidak seperti membeli kucing dalam karung pada pilkada mendatang.
FORSAKADA Tinjau RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Dukung Health Tourism Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja dan hospital tour dari pengurus dan anggota Forum Staf Ahli Kepala Daerah (FORSAKADA) Provinsi Jawa...
Pengurus Baru KM3 DPD IMM Jateng Dilantik, Fokus Rekonstruksi Arah Dakwah
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi melantik pengurus baru periode 2026–2028 di...
Sekolah Gender DPD IMM Jateng Dorong Kader Perempuan Aktif di Ruang Publik
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah menggelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi di Hotel Laras Asri,...
Ustaz Dwi Jatmiko: Setiap Manusia Beriman Pasti Pernah Terluka
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ustaz Dwi Jatmiko menyampaikan materi “Hati Bercahaya Melepas luka, Mengobati Hati” saat mengisi Kuliah Subuh Muhammadiyah Gajahan, Kota Solo, di TK ABA, Patang Puluhan,...
Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Wakil Dekan FKIP UMS Tekankan Adab Lebih dari Sekadar Prestasi
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah...
Inovasi SafeTKI Antar Mahasiswa UMS Raih Silver Medal JDIE 2026 di Jepang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Tim mahasiswa UMS meraih Silver Medal pada ajang Japan Design, Idea, &...
Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perluas Jejaring Internasional hingga Afrika Selatan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan University...
Sambut Tahun Pelajaran Baru, SMP Muliska Perkuat Profesionalisme Guru
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah 5 Surakarta (Muliska) menggelar Workshop Pembelajaran sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di...
Pandangan Muhammadiyah tentang Tahlilan dan Esensi Takziah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Perbincangan mengenai tradisi tahlilan kembali mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial menampilkan keluhan keluarga yang sedang berduka karena merasa terbebani menyediakan...
Kader IMM Didorong Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong...
Benchmarking ke Kampus Malaysia UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat daya saing global melalui pengembangan jejaring internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan benchmarking Rektor...
BURT DPR RI Apresiasi Layanan Personalized Treatment RS PKU Muhammadiyah Surakarta
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI untuk meninjau pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jamkestama...






