
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNas bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0” di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 itu menghadirkan Ketua DPRD Surakarta Fraksi PDI Perjuangan Budi Prasetyo dan Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta Suyanto sebagai pemantik diskusi. Diskusi dimoderatori Eky Mu’amar.
Dalam pengantarnya, Eky mengatakan disrupsi masyarakat urban 5.0 tidak hanya berbicara tentang kemajuan teknologi dan modernisasi kota, tetapi juga bagaimana manusia tetap menjadi pusat pembangunan.
“Kota maju tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga sejauh mana kebijakan publik mampu menjawab persoalan sosial masyarakat secara nyata,” jelasnya saat dimintai keterangan, Selasa (26/5/2026).
Ia menyoroti dinamika urban di Solo yang semakin kompleks, mulai dari tingginya mobilitas masyarakat, pertumbuhan aktivitas ekonomi, hingga persoalan lingkungan seperti sampah. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi lintas elemen masyarakat.
Jangan Hanya Menonton
Eky menegaskan mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan sosial. Mahasiswa, khususnya kader IMM, harus hadir sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah. “Peran kritis mahasiswa bukan sekadar mengkritik, tetapi juga menghadirkan solusi dan gagasan alternatif yang konstruktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, disrupsi di era masyarakat 5.0 berpotensi menimbulkan krisis kepekaan sosial di tengah masyarakat urban. Karena itu, kader IMM diharapkan tetap menjaga nilai humanitas, kepedulian lingkungan, serta keberpihakan terhadap masyarakat kecil di tengah arus modernisasi kota.
Sementara itu, Budi mengatakan DPRD bersama Pemerintah Kota Solo terus menyusun strategi untuk menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan. Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam tata kelola kota. “Kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan agar stabilitas dan kesejahteraan dapat terwujud serta dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia mencontohkan persoalan pengelolaan sampah yang saat ini menjadi tantangan di Solo. Beberapa waktu lalu, DPRD menerima audiensi dari berbagai pemangku kepentingan terkait penanganan sampah.
“Pengelolaan sampah tentu menjadi tantangan bagi kami, namun kami terus berusaha mencari solusi terbaik. Salah satunya bagaimana sampah dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai manfaat dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNas bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0” di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Rabu (20/5/2026). Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 itu menghadirkan Ketua DPRD Surakarta Fraksi PDI Perjuangan Budi Prasetyo dan Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta Suyanto sebagai pemantik diskusi. (Humas)
Budi berharap mahasiswa, khususnya kader IMM, dapat memberikan kontribusi gagasan dan terlibat langsung dalam pembangunan kota bersama pemerintah maupun DPRD. Ia juga menyoroti tingginya aktivitas ekonomi di Solo yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pendatang dari luar daerah.
“Hari ini aktivitas Kota Surakarta siang dan malam sangat berbeda. Itu menandakan banyak masyarakat luar kota yang menjalankan aktivitas ekonominya di sini,” tambahnya.
Suyanto menegaskan mahasiswa, khususnya aktivis IMM, memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan dan perubahan sosial. Menurutnya, identitas mahasiswa sebagai kaum intelektual harus dibarengi tanggung jawab sosial yang besar. “Jika mahasiswa disebut sebagai agent of change, maka berbagai persoalan yang disampaikan tadi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk ikut berkontribusi secara langsung,” ungkapnya.
Ia juga menekankan fungsi mahasiswa sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan DPRD. “Pemerintah juga harus memahami bahwa kritik bukan berarti membenci, tetapi bentuk kepedulian agar kebijakan dan program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Selain itu, Suyanto mengingatkan pentingnya literasi politik bagi kader IMM. Menurutnya, politik menjadi jembatan penting dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Kepekaan dan kemelekan politik menjadi hal yang sangat krusial bagi mahasiswa, khususnya kader IMM. Jangan sampai kita anti terhadap politik,” ujarnya.
Yayah Khisbiyah Kupas Psikologi Sosial dan Political Stress di Acara IMM Jateng-DIY
MAGELANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Kader dan peserta IMM Jawa Tengah dan DIY mengikuti sesi materi umum hari kedua dengan tema “Peran Psikologi Sosial dalam Mengawal Kebijakan...
Pemuda Muhammadiyah Solo Diajak Aktif Cari Solusi Persoalan Sampah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Surakarta menggelar puncak peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah melalui sarasehan kader lintas generasi di Loji Gandrung, rumah...
Mahasiswa Komunikasi UMS Dominasi Ajang Student Mobility di Malaysia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui program...
IMM Surakarta Buka DAMNas 2026, Bahas Disrupsi Masyarakat Urban 5.0
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Darul Arqam Madya Nasional (DAMNas) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta resmi dibuka di Gedung Pimpinan Daerah...
Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Status Quo dalam Gerakan Pada Milad ke-109 ‘Aisyiyah
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan pentingnya pembaruan cara berpikir dan penguatan daya juang organisasi dalam menghadapi perubahan zaman. Haedar menyampaikan...
Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah: Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah menyelenggarakan Pidato Refleksi Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Selasa (19/5/2026), di Convention Hall Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta. Dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan...
Apresiasi Disiplin dan Kebersihan, SD Muhammadiyah PK Banyudono Umumkan Guru dan Kelas Terbaik
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Upacara bendera di SD Muhammadiyah PK Banyudono, Senin (18/5/2026), berlangsung berbeda dari biasanya. Kepala Sekolah Pujiono memberikan penghargaan kepada guru dan kelas...
Tabligh Akbar Milad ke-94, Pemuda Muhammadiyah Solo Ajak Anak Muda Kembali ke Al-Qur’an
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Pemuda Muhammadiyah Surakarta menggelar Tabligh Akbar dalam rangka Milad ke-94 di Masjid Al Wustho Mangkunegaran, Ahad (17/5/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 300 peserta dari...
Milad ke-109 ‘Aisyiyah, IGABA Boyolali Gelar Festival Tahfiz dan Tari Tembang Dolanan
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Boyolali menggelar Festival Anak dan Guru dalam rangka Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Sabtu (16/5/2026), di SD Muhammadiyah Program...
Teladani KH Ahmad Dahlan, Penceramah di Kajian Rutin MIM Kismoyoso Ajak Guru Buat Sejarah
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kismoyoso Ngemplak Boyolali menggelar Kajian Rutin Guru di Kantin Rumah Kismoyoso, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan diawali tadarus Al-Qur’an yang...
Borong 7 Medali, SD Muhammadiyah 8 Jagalan Juara Umum POPDA Cabor Pencak Silat 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 8 Jagalan (SD Mapan) meraih juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Surakarta 2026 Cabang Olahraga Pencak Silat yang...
Riset Kolaboratif UMS-Telkom University, Aplikasi IMB Berbasis AR Diuji pada 21 Siswa di Boyolali
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim kolaborasi riset Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Telkom University melaksanakan uji coba aplikasi Informasi Makanan Bergizi (IMB) berbasis Augmented Reality (AR)...





