Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

FEB UMS Jajaki Kolaborasi dengan PPI Jepang, Promosikan Batik Ecoprint

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 10 Juni 2026 15:13 WIB
FEB UMS Jajaki Kolaborasi dengan PPI Jepang, Promosikan Batik Ecoprint
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke Jepang. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke Jepang.

Selain berdiskusi dengan akademisi Nagoya University, delegasi FEB UMS juga bertemu dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang untuk membahas peluang kerja sama yang mendukung internasionalisasi kampus dan promosi budaya Indonesia di tingkat global.

Dekan FEB UMS, Muzakar Isa, mengatakan pertemuan dengan PPI Jepang membahas berbagai peluang kolaborasi, termasuk strategi memperkenalkan destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat internasional, khususnya di Jepang.

“Pertemuan berlangsung dinamis dengan membahas peran mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di luar negeri sebagai duta budaya sekaligus agen promosi potensi daerah Indonesia. Selain promosi pariwisata, diskusi juga menyoroti berbagai peluang beasiswa dan program internasional yang tersedia di Nagoya University bagi mahasiswa Indonesia,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membuka akses internasional yang lebih luas bagi mahasiswa UMS sekaligus memperkuat jejaring global di bidang pendidikan, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam kesempatan yang sama, FEB UMS juga memperkenalkan hasil kajian mengenai UMKM batik Indonesia kepada akademisi Nagoya University. Kajian tersebut mendapat perhatian karena mengangkat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kreatif berbasis budaya.

Muzakar menjelaskan, forum akademik internasional menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil penelitian dan praktik pemberdayaan masyarakat yang telah dikembangkan di Indonesia.

“Batik tidak hanya merupakan warisan budaya bangsa, tetapi juga memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif. Kami ingin menunjukkan bagaimana inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kewirausahaan berbasis budaya dapat menjadi model pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke Jepang.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki peluang kolaborasi internasional sekaligus memperkenalkan kajian UMKM batik dalam kunjungan akademik ke Jepang. (Humas)

Melalui diskusi tersebut, FEB UMS memperoleh berbagai masukan terkait pembangunan ekonomi berkelanjutan dan pengembangan UMKM di era global. Pertemuan itu juga membuka peluang kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan program akademik berstandar internasional.

“Ke depan, sejumlah peluang kerja sama menjadi fokus tindak lanjut kedua institusi. Di antaranya kolaborasi penelitian mengenai pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan pembangunan berkelanjutan, penyusunan publikasi ilmiah internasional, penyelenggaraan seminar maupun guest lecture bersama, serta eksplorasi program pertukaran akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I FEB UMS, Aflit Nuryulia Praswati, mengungkapkan salah satu kajian yang mendapat perhatian dalam forum tersebut adalah pengembangan Batik Ecoprint. Menurutnya, penelitian tersebut mencerminkan komitmen UMS dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan bahan alami dan proses produksi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pewarna sintetis.

“Kajian UMKM batik yang dikembangkan FEB UMS berfokus pada peningkatan daya saing pelaku usaha melalui inovasi produk, pemasaran digital, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan model bisnis yang berkelanjutan. Hasil penelitian tersebut tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga menghasilkan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM,” ujarnya.

Program pemberdayaan masyarakat berbasis Batik Ecoprint tersebut memperoleh dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Hibah Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD).

Dalam pelaksanaannya, FEB UMS berkolaborasi dengan dosen dari berbagai bidang keilmuan, meliputi bisnis digital, manajemen, teknik mesin, dan pendidikan biologi. Aflit berharap pendekatan multidisiplin tersebut mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Dengan terjalinnya komunikasi bersama akademisi Nagoya University dan PPI Jepang, FEB UMS optimistis dapat memperluas kolaborasi internasional yang berdampak bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.

Berita Terbaru

Inovasi SafeTKI Antar Mahasiswa UMS Raih Silver Medal JDIE 2026 di Jepang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Tim mahasiswa UMS meraih Silver Medal pada ajang Japan Design, Idea, &...

Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perluas Jejaring Internasional hingga Afrika Selatan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan University...

Sambut Tahun Pelajaran Baru, SMP Muliska Perkuat Profesionalisme Guru

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah 5 Surakarta (Muliska) menggelar Workshop Pembelajaran sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di...

Pandangan Muhammadiyah tentang Tahlilan dan Esensi Takziah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Perbincangan mengenai tradisi tahlilan kembali mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial menampilkan keluhan keluarga yang sedang berduka karena merasa terbebani menyediakan...

Kader IMM Didorong Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong...

Benchmarking ke Kampus Malaysia UKM, Rektor UMS Perkuat Kolaborasi Internasional

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat daya saing global melalui pengembangan jejaring internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan benchmarking Rektor...

BURT DPR RI Apresiasi Layanan Personalized Treatment RS PKU Muhammadiyah Surakarta

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI untuk meninjau pelayanan kesehatan bagi peserta Program Jamkestama...

Berbagi di Australia, Dosen UMS Soroti Pentingnya Aksi Lokal Berbasis Pengetahuan Global

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Hardika Dwi Hermawan, menjadi pembicara dalam forum diskusi bertajuk From Global Insight...

Satpam UMS Diapresiasi Polda Jateng atas Kontribusi Ungkap Kasus Curanmor

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dedikasi Satuan Keamanan (Satpam) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam menjaga keamanan kampus mendapat apresiasi dari jajaran kepolisian. Berkat koordinasi yang solid, respons...

PKM UMS Hadirkan Smart Body Care untuk Proteksi Diri Siswa Tunagrahita

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Edukasi proteksi diri bagi anak berkebutuhan khusus menjadi perhatian penting di tengah masih minimnya pemahaman tentang batasan tubuh dan interaksi sosial yang...

Dosen FKIP UMS Bandingkan KKN dan Service Learning lewat Riset di Singapura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Obby Taufik Hidayat, menyelesaikan program international fieldwork selama enam pekan di...

KKN Tematik FIK UMS Edukasi Hipertensi dan Cek Kesehatan Lansia di Bakipandeyan

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 41 menggelar pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan hipertensi...