
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ramadan merupakan bulan istimewa bagi umat Islam. Keberadaannya disebut sebagai bulan istighfar.
Ustaz Dwi Jatmiko mengemukakan hal itu saat mengisi tausiah bertajuk “Nuansa Ramadan” di Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 dan Pro 4 Surakarta dengan host Riandani Surya pukul 16.45 hingga 17.35 WIB, Minggu (7/4/2024).
Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo, itu mengatakan istighfar mendatangkan keberkahan langit, misal dalam bentuk hujan. “Jika kamu memohon ampun atau istighfar niscaya Dia Allah akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu. Rasulullah yang kita tahu suci dari dosa, sehari minimal istighfar 70,” pesannya melalui siaran pers yang diterima muhammadiyahsolo.com, Minggu (07/04/2024).
Ustaz Jatmiko kemudian membeberkan dengan mengutip hadist yang diriwayatkan oleh HR al-Bukhari), “Demi Allah, sesunguhnya aku beristigfar (memohon ampun) kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.”
“Jadi, Ramadan bulan Istighfar. Mari memperbanyak istighfar di akhir Ramadan,” tutur Ustaz pemegang sertifikat Standardisasi Da’i Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat itu.
Mubalig yang juga anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo itu kemudian mengutip ayat terkait istighfar amalan paling ringan, dahsyat keutamaannya, yakni termaktub dalam QS An-Nisa: 110.
Pasti Punya Kesalahan
“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Manusia, lanjut Jatmiko, pasti punya kesalahan baik dosa kecil maupun besar, sengaja maupun tidak sengaja. “Mengapa kita harus mengucapkan istighfar, rahasia besarnya ada pada Al-Qur’an surat Nuh (71): 9 – 13. Dalam surat ini dijelaskan, apa yang Nabi Nuh sampaikan selama 950 tahun, adalah beristighfar kepada Allah. Insya Allah, dapat keturunan yang banyak.
Dalam penutup tausiahnya, tak lupa Ustaz Jatmiko mengingatkan sebagaimana sabda Rasulullah, bahwa setiap penyakit itu ada obatnya dan obat-obatnya dosa adalah istighfar/meminta ampunan. Perbanyaklah beristighfar, siapa yang memperbanyaknya maka Allah memberikan kelapangan untuknya dari setiap kesedihan dan kegundahan, dan Allah akan memberikan rezeki untuknya dari arah yang tidak terkira.
“Pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadan, mari kita tergerak, bergerak dan menggerakkan membaca ‘Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī. Insya Allah segala do’a dikabulkan. Amin,” pungkasnya.
Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...
Buka Manasik Haji 2027, KBIHU Zamzam Colomadu Perkenalkan Website dan Paket Bimbingan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — KBIHU Zamzam Cabang Colomadu meluncurkan website resmi (kbihuzamzam.com) bersamaan dengan pembukaan Bimbingan Manasik Haji, Ahad (26/4/2026), di Ruang Seminar lantai 5 Gedung...
Aset Dana Pensiun Nasional Tembus Rp1.700 T, ADPI Kumpul di UMS Bahas Strategi Investasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan menyelenggarakan Seminar dan Rapat Anggota I 2026 Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun...
Hari Bumi, Akademisi UMS: Kenaikan Harga Plastik Bukan Sekadar Isu Lingkungan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Bumi Sedunia tahun ini menyoroti isu yang kian kompleks seperti kenaikan harga plastik yang dampaknya tidak berhenti pada lingkungan, tetapi merambah...
Ustaz Dwi Jatmiko: Dua Kunci Bahagia Dunia dan Akhirat…
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Anggota Korps Mubalig Muhammadiyah Kota Solo, Ustaz Dwi Jatmiko hadir sebagai pembicara pada acara Pengajian Halal bihalal TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Joyosuran, Jl. Cikarang...
Menyelami Tradisi Berbagi THR saat Lebaran
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari...
Lapangan Ngasem Dipadati Ratusan Umat Islam saat Salat Idulfitri
NGASEM, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngasem, Colomadu, Karanganyar serta DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Baiturrahman mengadakan salat Idulfitri 1447 H yang dihadiri sekitar 750 umat Islam...
Salat Idulfitri di Gedung Juang Desa Degungan, Penuh Khidmat dan Pesan Ramadan
BANYUDONO, MUHAMMADIYAH.COM-Ribuan umat Islam memadati Gedung Juang Desa Degungan, Banyudono, Boyolali dalam pelaksanaan salat Idulfitri 1447 H yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, Jumat...
Ribuan Umat Islam Padati Lapangan Kottabarat, Prof. Andri Nirwana Ajak Istikamah Usai Ramadan
KOTTABARAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ribuan umat Islam memadati Lapangan Kottabarat untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026) pagi. Bertindak sebagai imam dan khatib, Prof. Andri Nirwana, Guru...
Regulasi Medsos Anak Disorot, Literasi Digital Jadi Kunci
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menerbitkan Kebijakan yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun dinilai sebagai langkah preventif dalam...
Zakat Fitrah dan Dampak Sosialnya pada Masyarakat
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idulfitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk...
Tak Hanya Ibadah, Dosen UMS Dorong Masjid Jadi Pusat Dakwah dan Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai pusat layanan umat yang mengintegrasikan dakwah, kesehatan komunitas, dan pendidikan Islam....





