Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Tabligh Akbar UMS Hadirkan Wamen PPMI, Dorong Mahasiswa Jadi Pemuda Berdaya untuk Bangsa

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 6 Maret 2026 14:02 WIB
Tabligh Akbar UMS Hadirkan Wamen PPMI, Dorong Mahasiswa Jadi Pemuda Berdaya untuk Bangsa
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Tabligh Akbar #2 dalam rangkaian Gema Kampus Ramadan 1447 H dengan menghadirkan narasumber Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Dzulfikar Ahmad Tawalla. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Tabligh Akbar #2 dalam rangkaian Gema Kampus Ramadan 1447 H dengan menghadirkan narasumber Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Kegiatan yang mengangkat tema “Muda Berdaya Menuju Kemakmuran Bangsa” ini berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di Masjid Sudalmiyah Rais Kampus II UMS. Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, dalam sambutannya mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki kualitas diri, baik dalam ibadah maupun dalam proses menuntut ilmu.

Ia menyampaikan Ramadan tidak hanya tentang memperbanyak ibadah secara kuantitas, tetapi juga meningkatkan kualitas spiritual dan intelektual. “Dulu mungkin kita menekankan kuantitas ibadah, tetapi sekarang harus kita tingkatkan menjadi kualitas. Kuantitas penting, tetapi kualitas jauh lebih penting,” ungkapnya.

Harun juga menegaskan Ramadan dapat dijadikan momentum untuk membersihkan pikiran dan hati agar mahasiswa memiliki kejernihan dalam belajar dan beramal. “Ramadan ini kita jadikan momentum pembersih pikiran agar jernih dalam menuntut ilmu. Kedua, sebagai gerakan pensuci hati dan pembersih diri. Ketiga, sebagai ikhtiar untuk mengikhlaskan setiap amal ibadah kita,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dzulfikar Ahmad Tawalla menyampaikan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, termasuk peluang karier di luar negeri. Menurutnya, ada tiga kemampuan utama yang perlu dimiliki oleh generasi muda. Pertama adalah kompetensi atau keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Kemampuan yang paling utama adalah kompetensi atau skill yang memang dibutuhkan oleh dunia kerja,” jelasnya yang juga Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Tabligh Akbar #2 dalam rangkaian Gema Kampus Ramadan 1447 H dengan menghadirkan narasumber Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Tabligh Akbar #2 dalam rangkaian Gema Kampus Ramadan 1447 H dengan menghadirkan narasumber Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Dzulfikar Ahmad Tawalla. (Humas)

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing, terutama bagi generasi muda yang ingin memanfaatkan peluang karier global. “Kalau kita ingin mengisi ruang-ruang karier di luar negeri, maka kemampuan bahasa harus memadai,” tambah Dzulfikar.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah soft skill, seperti kemampuan beradaptasi dengan budaya baru, berkomunikasi dengan masyarakat setempat, serta membawa nilai-nilai integritas dalam lingkungan kerja. Ia juga memberikan pesan kepada mahasiswa agar terus belajar dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan zaman. “Jangan lelah untuk belajar, karena belajar yang akan membuka pintu-pintu masa depan,” pesannya.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu mahasiswa UMS, Alfin Syaili Putra dari Program Studi Teknik Kimia, mendapatkan kesempatan mengikuti program kursus bahasa Jerman setelah mengikuti Tabligh Akbar tersebut yang diberikan oleh Wamen PPMI.

Mahasiswa asal Jambi yang kini berusia 22 tahun itu mengaku awalnya hanya datang untuk menghadiri kegiatan sekaligus memenuhi mata kuliah. Namun ia tidak menyangka mendapatkan peluang untuk mengembangkan diri hingga ke luar negeri.

“Awalnya saya hanya datang untuk mengikuti tabligh akbar saja. Namun setelah mendengar materi dari Pak Wakil Menteri, ternyata banyak kesempatan bagi pemuda Indonesia untuk berkarya di luar negeri. Alhamdulillah saya ditawari kesempatan kursus bahasa Jerman,” ungkapnya.

Alfin sendiri telah mulai mempelajari bahasa Jerman sejak 2023, meskipun sempat berhenti mengikuti kursus secara formal dan melanjutkan belajar secara mandiri melalui berbagai platform. Ia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk berkarya di Jerman sesuai dengan bidang studinya. “Harapannya nanti bisa meningkatkan kemampuan bahasa Jerman, dan kalau ada peluang kerja di sana sebagai teknik kimia tentu menjadi kesempatan besar bagi saya,” ujarnya.

Berita Terbaru

Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...

UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...

Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...

Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...

Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...

Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...

Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...

Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...

Mahasiswa UMS Belajar Filsafat Matematika dari Dosen Cavite State University

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan akademisi dari Filipina dalam program Visiting Lecturer...

LEPRIMA 2026, FK UMS Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Penyandang Kusta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Flora Ramona Sigit Prakoeswa menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach...