Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Hadiah Tahun Baru, M. Farid Wajdi jadi Guru Besar Ilmu Manajemen UMS

Maysali, Editor: Sholahuddin
Selasa, 2 Januari 2024 20:49 WIB
Hadiah Tahun Baru, M. Farid Wajdi jadi Guru Besar Ilmu Manajemen UMS
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Rektor UMS, Sofyan Anif (tengah) menyerahkan SK pengangkatan guru besar ilmu manajemen kepada M. Farid Wajdi (kiri), Selasa (02/01/2024). (Foto: Humas UMS).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah guru besar ilmu manajemen dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Penyerahan SK tersebut diserahkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Bhimo Widyo Andoko, kepada Rektor UMS Prof. Sofyan Anif, untuk kemudian diberikan kepada guru besar baru UMS yaitu M. Farid Wajdi.

Sofyan Anif mengatakan penyerahan SK guru besar untuk M. Farid Wajdi tersebut menjadi salah satu hadiah tahun baru. “Mudah-mudahan ini semua menjadi hadiah tahun baru yang kita syukuri dan mudah-mudahan akan disusul dengan SK-SK lainnya terkait dengan pengembangan kita,” ungkap Sofyan Anif, Selasa (02/01/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Anif di hadapan para dosen dan karyawannya mengutarakan keresahannya mengenai rencana Peraturan Menteri terkait dengan persyaratan untuk menjadi guru besar.

Peraturan Menteri yang disebutkan sebelumnya, menurut Sofyan Anif menjadi salah satu beban yang cukup berat bagi sebuah Perguruan Tinggi Swasta meskipun di sisi lain menjadi kemajuan dalam tata kelola perguruan tinggi. Beban yang dimaksud oleh Rektor UMS adalah syarat untuk menjadi guru besar yaitu dengan memiliki golongan 4C.

Bhimo Widyo Andoko juga berpesan kepada para dosen yang saat ini sedang dalam proses mengejar gelar akademik tertinggi tersebut untuk tetap meneruskan gerakannya. “Saya minta Bapak-Ibu ini mengejar guru besar, bukan berhenti di situ tapi tetap berperan juga bagaimana mengembangkan institusi. Itu untuk Pak Farid,” tutur Bhimo.

Selain itu, Bhimo juga berpesan kepada Farid Wajdi agar dapat menularkan kiat-kiat dalam mengejar guru besar ke dosen lainnya. Proses untuk mendapatkan gelar profesor ternyata cukup lama. Farid Wajdi mengungkapkan dirinya mengajukan diri sejak tahun 2020. Tetapi pengajuan menjadi guru besar dinilai masih ada kekurangan sehingga perlu diperbaiki.

“Dengan (SK) sekarang sudah turun, senanglah. Artinya tanggung jawab kita terhadap universitas juga saya ikut berkontribusi ataupun terpenuhi ini sudah lega,” tutur Farid yang kini menjabat Direktur Sekolah Pascasarjana UMS ini. Guru besar baru UMS itu juga menekankan kerja sama tim sangat penting. Selain itu perlu digalakkan peer group baik peer teaching ataupun peer research.

Farid Wajid diangkat menjadi guru besar ilmu manajemen berdasarkan SK Nomor 71939/M/07/2023 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen. Farid berhasil mengumpulkan angka kredit sebesar 922. Sedangkan syarat angkat kredit menjadi guru besar 850.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI juga menyerahkan SK Prodi baru yaitu Prodi program sarjana Sistem Informasi, serta penyerahan SK perubahan nama Prodi Magister Psikologi Profesi menjadi Pendidikan Profesi Psikologi Program Profesi

Berita Terbaru

Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...

Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...

Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....

BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...

Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UMS Skrining Keseimbangan Lansia

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk...

118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7,...

Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...

Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...

UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...

Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...

Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...

UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...