
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menduduki peringkat pertama dengan guru besar terbanyak di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Hal ini disampaikan Prof. Bambang Setiaji, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat pada Sidang Senat Terbuka, di Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS, Selasa (20/1/2026).
Pada kesempatan kali ini, UMS mengukuhkan lima guru besar baru di antaranya: 1. Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si., 2. Prof. Ir. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D., 3. Prof Heru Supriyono, S.T., M.Sc., Ph.D., 4. Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, SST.FT., Ftr., M.Kes., 5. Prof. Andri Nirwana. AN, S.TH., M.Ag., Ph.D.
Bambang menyampaikan rasa bangga kepada guru besar yang dikukuhkan kali ini. Diketahui tiga di antaranya lulusan luar negeri. Ia juga mengapresiasi kepakaran riset lima guru besar yang bersifat keilmuan umum dan diintegrasikan dengan nilai-nilai agama “Walaupun semua kepakaran guru besar yang dikukuhkan pagi ini bersifat keilmuan umum, namun ada korelasi dan integrasi dengan nilai-nilai Islam”, terangnya.
Ia turut menyoroti gagasan riset yang diusung Prof. Andri Nirwana yang mengintegrasikan Ilmu Tafsir dengan nilai-nilai kebangsaan. Hal itu, menurut Bambang, menunjukkan ilmu-ilmu agama relevan dengan nila-nilai kebangsaan. “Riset Prof Andri menunjukan bahwa ilmu-ilmu agama, khususnya pada ilmu tafsir dapat relevan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menduduki peringkat pertama dengan guru besar terbanyak di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Hal ini disampaikan Prof. Bambang Setiaji, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat pada Sidang Senat Terbuka, di Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS, Selasa (20/1/2026). (Humas)
Menurut Bambang, dengan mengukuhkan lima guru besar baru menandakan UMS berupaya untuk terus berkontribusi dalam mencetak guru besar di persyarikatan Muhammadiyah. UMS menduduki peringkat pertama dengan guru besar terbanyak di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah & Aisyiyah. Persyarikatan Muhammadiyah memiliki 167 perguruan tinggi.
“Dikukuhkannya lima guru besar pagi ini, menjadikan UMS rangking pertama dengan guru besar terbanyak, disusul Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga Universitas Ahmad Dahlan (UAD)”, ujarnya.
Bambang menegaskan riset yang bagus adalah yang dapat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat, sehingga dapat mengongkong visi kampus “Berdampak pada Masyarakat”.“Riset yang bagus bukanlah yang muluk-muluk, tapi yang sederhana dan mampu membantu UMKM di sekitar kita”, tegasnya.
Mahasiswa UMS Tawarkan Terapi Hortikultura bagi Komunitas Disabilitas Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali rangkaian program pengabdian melalui kegiatan Sapa Mitra 1...
UMS Dorong 490 Penerima Beasiswa Kader Jadi Pemimpin Masa Depan Muhammadiyah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) menggelar kegiatan Silaturahmi, Pendampingan, dan Koordinasi Penerima Beasiswa Kader UMS,...
Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...
UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...
Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...
Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...
Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...
Olah Jelantah Jadi Bernilai, Program UMS Bantu UMKM Rumah Tangga di Wonogiri
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan...
Bahas Isu Lingkungan dan SDGs, UMS Libatkan IMM dan Ormawa Kampus
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar rapat koordinasi bersama Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-UMS dan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) lainnya untuk...
Lolos Pendanaan Nasional, Tim PPK Ormawa UMS Dapat Pembekalan Khusus
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pembekalan Internal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bagi tim...
Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...
Bangun PAUD Ramah Anak, UMS Perkuat Pendidikan Anti-Perundungan Sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru Pendidikan Anak Usia...






