Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 28 April 2026 16:58 WIB
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai kesehatan jiwa yang optimal. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai kesehatan jiwa yang optimal.

Hal itu disampaikan dalam jumpa pers pengukuhan guru besar, Senin (27/4/2026), di Dapur Solo. Arum akan dikukuhkan bersama Prof. Kussudyarsana pada Rabu (29/4/2026) di Auditorium Moh. Djazman UMS.

Dalam pemaparannya, Arum menekankan revitalisasi bukan sekadar mengisi ulang energi seperti konsep recharge, melainkan proses memperbaiki sekaligus meningkatkan fungsi otak. Otak manusia, menurutnya, memiliki sistem energi internal yang terus diperbarui melalui metabolisme berbasis glukosa dan oksigen, yang kemudian diubah menjadi energi untuk aktivitas neuron.

“Energi otak yang optimal sangat menentukan bagaimana seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Ketika energi ini terganggu, maka fungsi kognitif dan emosional juga ikut terdampak,” jelas Guru Besar bidang Ilmu Keperawatan Jiwa Fakultas Ilmu Kesehatan UMS itu.

Fungsi otak dalam mengelola emosi, lanjutnya, melibatkan berbagai struktur penting seperti amigdala, hippocampus, dan prefrontal cortex. Ketidakseimbangan pada sistem ini dapat memicu berbagai respons seperti kecemasan, ketakutan, hingga gangguan jiwa yang lebih berat.

Arum menjelaskan kesehatan mental tidak bersifat statis, melainkan berada dalam sebuah spektrum, mulai dari kondisi sehat, stres, gangguan penyesuaian, gangguan kecemasan, gangguan mood, hingga gangguan jiwa berat seperti skizofrenia. Setiap kondisi memiliki mekanisme aktivitas listrik dan kimia otak yang berbeda.

“Individu bisa bergerak dari satu kondisi ke kondisi lain tergantung pada tingkat stres dan kemampuan adaptasi. Di sinilah pentingnya intervensi yang tepat, termasuk terapi untuk merevitalisasi fungsi otak,” ujarnya.

Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai kesehatan jiwa yang optimal.

Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai kesehatan jiwa yang optimal. (Humas)

Salah satu pendekatan yang ditawarkan adalah terapi kognitif sebagai strategi revitalisasi energi kejiwaan. Terapi ini berfokus pada perubahan pola pikir negatif menjadi positif melalui stimulasi berulang yang dapat memperkuat koneksi antarneuron.

Proses tersebut, menurutnya, tidak hanya melibatkan aspek biologis, tetapi juga psikologis, sosial, dan spiritual. Dalam perspektif Islam, ia mengutip makna Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 216 yang menekankan pentingnya berpikir positif terhadap setiap ketetapan Allah.

“Kalbu yang baik akan menghasilkan perilaku yang baik. Maka revitalisasi energi otak harus selaras dengan kebersihan hati dan kekuatan spiritual,” imbuhnya, merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya hati sebagai pusat kendali perilaku manusia.

Dalam praktiknya, terapi kognitif dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain identifikasi pikiran negatif, reframing atau mengubah sudut pandang, serta teknik relaksasi seperti meditasi, murotal, dan musik yang merangsang gelombang otak.

Arum juga memaparkan berbagai hasil riset dalam lima tahun terakhir, mulai dari studi pada pasien psikosis, penderita tuberkulosis dengan stigma sosial, hingga keluarga pasien gangguan jiwa. Penelitian tersebut menunjukkan intervensi berbasis manajemen stres dan pendekatan spiritual mampu membantu meningkatkan kondisi psikososial pasien.

Ia mengingatkan tidak semua kondisi dapat sepenuhnya dipulihkan, khususnya pada kasus degenerasi otak akibat penuaan atau penyakit neurodegeneratif. Upaya revitalisasi dalam kondisi ini lebih difokuskan pada peningkatan fungsi optimal dan kualitas hidup pasien.

“Tidak ada cara untuk membalikkan proses penuaan, tetapi kita tetap bisa mengoptimalkan fungsi otak yang ada melalui pendekatan yang tepat,” jelasnya. “Revitalisasi energi otak bukan hanya konsep ilmiah, tetapi juga ikhtiar holistik untuk menjaga keseimbangan antara pikiran, emosi, dan spiritualitas,” ucapnya.

Berita Terbaru

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...

Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...

Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...

Bukan Sekadar Ziarah, Ini yang Dipetik Mahasiswa UMS dari Jejak Prof. R. Soeharso

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengikuti upacara...