
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum ruangan. Produk tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa UMS dalam mengembangkan gagasan yang berangkat dari permasalahan sehari-hari menjadi inovasi yang memiliki potensi manfaat bagi masyarakat.
Ketua Tim Citroguard 3in1 sekaligus mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UMS, Tri Astuti Rejeki Handayani, memaparkan Citroguard 3in1 mengusung konsep tiga manfaat dalam satu produk, yakni sebagai pengusir nyamuk berbahan alami, aromaterapi, dan pengharum ruangan.
“Konsep tersebut memadukan bahan-bahan nabati yang memiliki kandungan minyak atsiri dan senyawa volatil, sehingga menghasilkan aroma citrus dan herbal yang segar serta nyaman digunakan di dalam ruangan,” ungkapnya, Sabtu, (12/9/2026). Ia menjelaskan pada produk tersebut memanfaatkan kulit jeruk, serai, dan cengkeh sebagai bahan utama. Kulit jeruk mengandung limonene, serai kaya akan senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol, sedangkan cengkeh mengandung eugenol. Perpaduan berbagai senyawa tersebut menjadi bagian penting dalam karakteristik aroma Citroguard 3in1 sekaligus mendukung potensi aktivitas penolak serangga.
Pemanfaatan bahan nabati menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan Citroguard 3in1. Selain membantu menghadirkan alternatif produk pengusir nyamuk, Tri Astuti menerangkan bahwa kombinasi bahan tersebut memberikan pengalaman aromatik yang lebih nyaman melalui perpaduan aroma citrus dan herbal. Konsep multifungsi ini menjadi upaya tim untuk menghadirkan produk yang memiliki nilai guna sekaligus potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
Sebuah Inovasi
Tri Astuti mengatakan pengembangan produk tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim dalam mengubah gagasan menjadi sebuah inovasi yang dapat diwujudkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur memperoleh pendanaan dari Kemdiktisaintek. Terlebih, proses ini kami jalani bersama teman-teman yang telah berjuang untuk merealisasikan produk ini. Harapan kami, Citroguard 3in1 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menghadirkan alternatif produk pengusir nyamuk berbahan alami yang nyaman digunakan,” ujar Tri Astuti.
Menurutnya, proses pengembangan Citroguard 3in1 tidak hanya berfokus pada menghasilkan sebuah produk, tetapi juga melalui berbagai tahapan mulai dari mengidentifikasi permasalahan, menentukan ide, menyusun konsep inovasi, mengembangkan produk, hingga mengikuti proses seleksi pendanaan PKM. “Bagi kami, prosesnya tidak berhenti ketika proposal mendapatkan pendanaan. Justru setelah itu kami belajar bagaimana mengembangkan produk, melakukan evaluasi, dan melihat bagaimana inovasi ini bisa terus diperbaiki agar memiliki manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Dosen pembimbing dari Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMS, Endang Setyaningsih, mengapresiasi proses yang telah dilakukan tim dalam mengembangkan Citroguard 3in1. Menurutnya, kolaborasi lintas bidang menjadi salah satu kekuatan dalam proses pengembangan inovasi mahasiswa.
“Saya melihat teman-teman memiliki semangat yang baik untuk mengembangkan ide menjadi sebuah produk. Proses ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar melakukan penelitian, mengembangkan inovasi, sekaligus mengevaluasi produk secara berkelanjutan. Harapannya, Citroguard 3in1 dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Endang.
Pengembangan Citroguard 3in1 merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang memperoleh dukungan pendanaan dari Belmawa, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, serta UMS. Tim pengembang terdiri atas Tri Astuti Rejeki Handayani sebagai ketua, bersama Fatimah Amalia, Saniya Zulfa Riani Sari, Zahra Lu’lu’a Salsabila, dan Dinda Cahya Maghfirah dari Program Studi Pendidikan Biologi UMS.
Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...
Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...
AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas
PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...
Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...
Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...
725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...
Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...
Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...
Pondok Shabran UMS Perkuat Literasi untuk Cetak Kader Ulama Adaptif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 186 mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengawali perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 melalui Stadium General di Aula...
Seboto Smart Farming UMS Masuk Tahap Monev, Teknologi IoT Pertanian Ditinjau
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani Monitoring dan...
Bukan Sekadar Ziarah, Ini yang Dipetik Mahasiswa UMS dari Jejak Prof. R. Soeharso
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengikuti upacara...
UMS Dampingi Pekerja Migran di Korsel Kelola Keuangan dan Persiapkan Masa Depan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan mendapat pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan kesehatan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) Universitas...






