Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

Yusuf Humas UMS, Editor: Sholahuddin
Minggu, 13 September 2026 08:41 WIB
Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa UMS memamerkan produk Citroguard 3in1 aromaterapi pengusir nyamuk alami. [Humas].

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum ruangan. Produk tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas mahasiswa UMS dalam mengembangkan gagasan yang berangkat dari permasalahan sehari-hari menjadi inovasi yang memiliki potensi manfaat bagi masyarakat.

Ketua Tim Citroguard 3in1 sekaligus mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UMS, Tri Astuti Rejeki Handayani, memaparkan Citroguard 3in1 mengusung konsep tiga manfaat dalam satu produk, yakni sebagai pengusir nyamuk berbahan alami, aromaterapi, dan pengharum ruangan.

“Konsep tersebut memadukan bahan-bahan nabati yang memiliki kandungan minyak atsiri dan senyawa volatil, sehingga menghasilkan aroma citrus dan herbal yang segar serta nyaman digunakan di dalam ruangan,” ungkapnya, Sabtu, (12/9/2026).  Ia menjelaskan pada produk tersebut memanfaatkan kulit jeruk, serai, dan cengkeh sebagai bahan utama. Kulit jeruk mengandung limonene, serai kaya akan senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol, sedangkan cengkeh mengandung eugenol. Perpaduan berbagai senyawa tersebut menjadi bagian penting dalam karakteristik aroma Citroguard 3in1 sekaligus mendukung potensi aktivitas penolak serangga.

Pemanfaatan bahan nabati menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan Citroguard 3in1. Selain membantu menghadirkan alternatif produk pengusir nyamuk, Tri Astuti menerangkan bahwa kombinasi bahan tersebut memberikan pengalaman aromatik yang lebih nyaman melalui perpaduan aroma citrus dan herbal. Konsep multifungsi ini menjadi upaya tim untuk menghadirkan produk yang memiliki nilai guna sekaligus potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Sebuah Inovasi

Tri Astuti mengatakan pengembangan produk tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim dalam mengubah gagasan menjadi sebuah inovasi yang dapat diwujudkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). “Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur memperoleh pendanaan dari Kemdiktisaintek. Terlebih, proses ini kami jalani bersama teman-teman yang telah berjuang untuk merealisasikan produk ini. Harapan kami, Citroguard 3in1 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menghadirkan alternatif produk pengusir nyamuk berbahan alami yang nyaman digunakan,” ujar Tri Astuti.

Menurutnya, proses pengembangan Citroguard 3in1 tidak hanya berfokus pada menghasilkan sebuah produk, tetapi juga melalui berbagai tahapan mulai dari mengidentifikasi permasalahan, menentukan ide, menyusun konsep inovasi, mengembangkan produk, hingga mengikuti proses seleksi pendanaan PKM. “Bagi kami, prosesnya tidak berhenti ketika proposal mendapatkan pendanaan. Justru setelah itu kami belajar bagaimana mengembangkan produk, melakukan evaluasi, dan melihat bagaimana inovasi ini bisa terus diperbaiki agar memiliki manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Dosen pembimbing dari Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMS, Endang Setyaningsih, mengapresiasi proses yang telah dilakukan tim dalam mengembangkan Citroguard 3in1. Menurutnya, kolaborasi lintas bidang menjadi salah satu kekuatan dalam proses pengembangan inovasi mahasiswa.

“Saya melihat teman-teman memiliki semangat yang baik untuk mengembangkan ide menjadi sebuah produk. Proses ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar melakukan penelitian, mengembangkan inovasi, sekaligus mengevaluasi produk secara berkelanjutan. Harapannya, Citroguard 3in1 dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Endang.

Pengembangan Citroguard 3in1 merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang memperoleh dukungan pendanaan dari Belmawa, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, serta UMS. Tim pengembang terdiri atas Tri Astuti Rejeki Handayani sebagai ketua, bersama Fatimah Amalia, Saniya Zulfa Riani Sari, Zahra Lu’lu’a Salsabila, dan Dinda Cahya Maghfirah dari Program Studi Pendidikan Biologi UMS.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...